
"wah... akhir nya kamu tau cara memberikan kejutan ke mama..."dia tersenyum bahagia
"dan ini pasti kamu yang membuat dia melakukan ini?" ucap mama kepada Zoya
"ah... ma..."Zoya tersipu malu
"sudah ayo kita kedalam.. keluarga besar sudah datang..." ucap mama
semua masuk kedalam..
"semuanya .. perkenalkan ini menantuku... istri dari Seno" ucap mama
"perkenalkan dia istriku Zoya Al Faruq" ucap Seno.
"wah ... ternyata pintar juga kamu memilih istri" ucap paman dari Seno sambil memandangi Zoya
"terimakasih paman" ucap Zoya tidak nyaman.
"iya.. iya... cocok juga mereka berdua" semua orang berkomentar
kemudian pelayan masuk menghidangkan makanan yang di buat oleh Zoya.
"maaf semua... ini tadi saya mencoba memasak, ini hanya sekedar masakan rumahan..."ucap Zoya
"uh..kamu seorang nyonya. kenapa kamu memasak? apa kamu dulu seorang pelayan"ucap bibi Seno
"sudahlah dia hanya mencoba memasak.." bela mama
"pantas saja menantumu seperti itu... dulu kamu juga hanya seorang pembantu..." ucap bibi
mama hanya diam mendengarkan ucapan bibi itu ..
Seno sudah mengepalkan tangannya menahan emosi . tapi Zoya memegang tangan Seno
"wah.. bibi memang benar...aku dulu memang mencoba menjadi pelayan.. tapi setidaknya setelah aku menjadi pelayan aku belajar banyak hal .. tidak hanya jadi orang bodoh yang bahkan tidak tau cara mengupas bawang" ucap Zoya membalas bibi
"baik.. aku akan coba masakan mu.. apakah seenak seperti perkataan mu..." bibi
"silahkan semuanya mencicipi..tapi maaf jika tidak sesuai selera semua"ucap Zoya
semua mencicipi..
"bagaimana bi?" Zoya
"ini biasa saja ."ucap bibi.
"apa nya yang biasa.. ini enak sekali seperti di masak koki .."ucap nenek Seno
"terimakasih nek ..." Zoya
semua orang tenang mereka makan bersama dengan santai
akhirnya acara di rumah keluarga Seno berakhir.. mereka pun pulang..
"sen.. kenapa bibi mu seperti tidak suka dengan ibumu?"
"aku tidak tahu.. itu terjadi sejak dulu.." jawab Seno
"oh gitu.." ucap Zoya sambil menatap keluar yang sedang hujan
"memang kenapa?"
"gakpapa cuma ya heran aja.. padahal mama kamu itu baik banget orang nya kenapa juga mereka gak suka.."
"kamu itu jangan berpikir an polos.. gak cocok"
"apa maksudnya kata katamu itu?" Zoya
"gakpapa.. cuma wanita yang bisa membuat banyak orang berlutut sangat aneh jika bisa berfikir seperti itu"
"aku rasa kamu ini sengaja mau bikin aku emosi ya.." ucap Zoya santai
"gak juga.. kenapa juga aku mau buat istriku marah"
"kamu jangan panggil begitu.."
"kenapa....kamu kan emang istri ku.."
"ah.. sudahlah terserah kamu" wajah Zoya memerah malu
seno tersenyum melihat Zoya tersipu.
"ciiiiiiitttttttttt...."Seno mengerem mobil mendadak
__ADS_1
"ada apa?" Zoya kaget
"sepertinya ada teman yang datang.."
"siapa?"Zoya melihat didepan sudah ada beberapa orang menghadang mobil Seno.
"keluar nona.." salah satu dari mereka mengetuk kaca mobil.
"sepertinya mereka datang untuk ku" ucap Zoya.
"ah. kenapa selalu saja banyak laki laki menjemputmu" gerutu Seno sambil menepuk jidatnya.
"bukankah ini waktu nya kamu buktikan kalau kamu emang pantas jadi suamiku..." ucap Zoya.
"iya iya...ratuku.."canda Seno.
Seno pun keluar mobil...
"kenapa kamu mencari istriku?"
"istrimu..? hahahaha" tawa musuh itu
"mawar hitam tidak mungkin punya lelaki seperti kamu.."ucap musuh.
Zoya tertawa di dalam mobil
"kita buktikan saja!" Seno
"kamu menantang kami?"musuh
mereka pun bertarung... Seno menghadapi 10 orang dengan cepat.. setengah jam kemudian pertarungan selesai tinggal 1orang.
"katakan siapa yang menyuruhmu.. aku akan membiarkan mu hidup"
"ampun.. ampun" musuh
"katakan!"bentak Seno
"dorrrrrrrr" ada peluru lain menembus badan musuh itu
"Al...ex...."ucap musuh itu kemudian dia mati
'alex...'batin Seno..
"kenapa sen?"zoya
"gakpapa ayo kita masuk mobil" ucap Seno
mereka masuk mobil.. Seno hanya diam saja di dalam mobil.
'apa dia marah.. karena aku menyuruhnya menghadapi orang orang itu sendiri an?' batin zoya
"kamu kenapa? apa ada yang terluka?" tanya Zoya
"gak ada."
"oh.. terus kamu kok diem aja kenapa?"
"gakpapa"ucap Seno singkat..
Zoya semakin bingung.. tapi dia hanya bisa diam saja...
**********"
akhirnya mereka sampai di rumah
Zoya yang dari tadi bingung kenapa tiba-tiba saja laki laki di samping nya jadi diam akhirnya menyerah..
"ah.. kamu mandi dulu sana.."ucap Zoya
"apa kamu gak mandi?"
"habis kamu aja"
"baiklah..."
Seno pun mandi.. 15 menit kemudian Seno keluar dari kamar mandi.. ganti Zoya yang mandi...setelah 20 menit Zoya keluar dari kamar mandi.
"ah...."Zoya berteriak.
Seno langsung lari menghampiri Zoya..
"kamu kenapa?dasar ceroboh.." ucap Seno melihat Zoya duduk dilantai karena terpeleset di depan kamar mandi
__ADS_1
"kamu menghadap sana dulu..." ucap Zoya
Seno membalikkan tubuhnya dan tepat di depannya adalah kaca besar .
di belakang Seno ,Zoya membetulkan handuknya yang sudah jatuh dan hanya di sangga oleh tangannya .. Zoya tidak menyadari jika Seno melihat semua itu dari cermin di depan Seno.
Seno merasakan ada yang salah dengan pikiran nya..
'ah.. sialan 'batin Seno
"udah... aku gak papa"ucap Zoya sambil pergi ..
Seno pun berjalan mengikuti Zoya dari Belakang. serasa ingin menerkam Zoya.
"kenapa kamu ikuti aku terus.. apa kamu sengaja mau ikut aku ganti baju" ucap Zoya
"kalau boleh kenapa nggak" ucap Seno
"nggak!"teriak Zoya.
Zoya pun sudah berganti baju bersiap untuk tidur .. mereka berdua tidur bersebelahan.
"zo..." panggil Seno
"iya.. kenapa?"
"aku mau tanya!"
"apa?"
"kenapa mantan kekasih kamu mati"
"dia jatuh ke jurang..Itu karena ayah"
"apa kamu sungguh menyukainya?"
"em...aku gak tau..."
"maksudnya?" Seno penasaran
" dulu dia nylametin aku dari kecelakaan, kakinya patah karena aku,terus aku ngerawat dia berbulan bulan..sampai dia sembuh..sampai akhirnya dia melamar aku.."
"kalau sekarang dia hidup kembali dan mengajak kamu pergi gimana?"
"itu gak mungkin"
"kamu jawab aja.."ucap Seno
"gak tau ya. . itu tergantung situasi.."ucap Zoya ringan.
"kamu berjanji lah.. jika kamu ingin pergi ninggalin aku .kamu harus kasih racun supaya aku lumpuh.."
"janji macam apa itu?"zoya mengerutkan keningnya
"berjanjilah!"
"aku gak mau janji konyol seperti itu.. atau jangan jangan kamu benar benar mencintai ku ya...hahahha"tawa Zoya
"iya.. aku sangat mencintaimu.."
"ini semua pasti karena felix iya kan?"
"kenapa dengan felix?"
"dia pasti yang buat kamu ngomong gombal kaya gitu.."
"ha?" Seno bingung
"iya.. kamu setahu ku tuh dingin.. kok jadi sok romantis gini.. itu kan gak mungkin banget..." ucap Zoya
"jadi kamu gak percaya dengan kata kata ku?"Seno
"sa-ma-se-ka-li..."
"cupppp..." Seno mencium bibir Zoya sangat lama.....
Zoya menggigit Seno..
"kamuu...." Zoya
Seno tersenyum penuh kemenangan.
Zoya pun berbalik badan dan masuk kedalam selimut untuk tidur..
__ADS_1
bersambung 🍁