
"haciuuuuuuuuuu"zoya bersin..
"nona sepertinya kondisi anda tidak begitu baik, mungkin anda bisa beristirahat saja" ucap Guno
"ah tidak usah, nanti juga segera sembuh setelah minum obat" jawab Zoya
"baiklah kalau begitu nanti pukul 10 anda ada temu janji" ucap Guno
"baiklah apa ini penting?" tanya Zoya
"sepertinya cukup penting" jawab Guno
"iya.. baiklah" ucap zenda
"kalau begitu saya kembali ke tempat saya nona" ucap Guno
"ya"
Guno pun meninggalkan ruangan itu
"em.. Guno kenapa seperti kita pernah kenal lama" ucap Zoya sambil terus memandangi pintu yang baru dilewati Guno.
"ah, mungkin aku hanya terlalu banyak berfikir" ucap Zoya
Zoya pun langsung berkonsentrasi lagi dengan laptop di depannya.
**************
dikantor Seno
Seno pun juga sedang konsentrasi dengan laktopnya
"tok tok tok"
"ya masuk." ucap Seno
"tuan ini kopi anda" ucap asistennya
"ya letakkan disini" ucap Seno
sekertaris pun meletakkan kopinya.
"ehm.. tuan pukul 10 nanti anda ada temu janji dengan perusahaan ze"
"baiklah.." ucap Seno dengan senyum.
"nanti kita akan bertemu di restoran xx" ucap sekertaris
"iya kamu atur yang terbaik untuk acara ini."
"baik tuan" ucap asisten
asisten tersebut pergi meninggalkan ruangan Seno.
"heh..Zoya" ucap Seno sambil menatap langit langit kantornya dan tersenyum tidak jelas
tiba tiba Felix masuk ruangan Seno..
melihat Seno yang senyum senyum sendiri Felix hanya geleng geleng
"ehm... baru 2jam berpisah apakah sudah sekangen itu" ucap Felix menyindir
Seno pun kaget
"sejak kapan kamu disini?" tanya Seno
"aku perhatikan kamu semakin lama semakin tidak benar" ucap Felix
"maksudnya?" tanya Seno sambil mengerutkan keningnya
__ADS_1
"ya. lama lama kamu bisa benar benar gila karena wanita mengerikan itu" ucap Felix
"ya mungkin benar juga kamu lix"
"mungkin Kamu butuh refreshing, melihat barang bagus lainnya" ucap Felix sambil memberi isyarat
"mungkin jika itu aku lakukan dan Zoya mendengar ini semua adalah rencana kamu, dia pasti akan mentraktir kamu makan" ucap Seno sambil terus menatap langit langit.
"jangan. aku hanya bercanda, lagian kamu sebagai seorang CEO tidak pantas melakukan hal itu"
"benarkah?" tanya Seno bercanda
"apa kamu ingin membunuh teman baikmu ini" ucap Felix
"kalau aku tentu tidak tapi kalau istriku aku tidak tau" ucap Seno Santai
"kamu.."ucap Felix
"kringgg🎶" hp Felix berbunyi
Felix pun mengangkat telpon...
"ya.. apa?"
"keadaan sudah mulai stabil bos.." ucap di telpon
"ya.. sekarang kita lanjutkan rencana ke tahap ke 2"
"baik bos"
Tut... Felix mematikan telponnya
"semua sudah berjalan lancar lagi sen.."
"bagus"
"apa semua ini juga untuk mengejar wanitamu?"
"ya.. alasan yang tidak bisa dibantah.." ucap Felix
"em.." gumam Seno
"jadi.. siang ini kamu mau bertemu istrimu lagi?" tanya Felix
"tentu"
"haiss... dasar orang suka pamer kemesraan" gerutu Felix
"daripada kamu, yang tidak bisa pamer apapun"ucap Seno
"jlebbb.. hatiku.. hatiku... rasanya berdarah darah" canda Felix konyol..
"em.. kalau kamu udah pensiun dari sini, mungkin kamu cocok jadi pelawak" ucap Seno dingin
"hey, es batu.. aku ini sedikit tidak percaya kalau Zoya bisa suka padamu" ucap Felix
"ya..jika ucapan dan tatapanmu sedingin es gitu, hati dia gak akan cair malah makin membatu kaya kamu"ucap Felix sambil menyeruput kopi Seno
'kamu gak tau aja lix, gimana bisa aku sedingin es. setiap melihat wanita itu semua masalah dipikiranku langsung hilang, yang ada aku akan sehangat musim semi'. batin Seno
"hey.. nah.. melamun lagi... astaga"ucap Felix
"kenapa kamu masih disini, udah kerja sana aku ada urusan." ucap Seno berdiri
"hey tuan muda ini masih jam setengah 10, jangan bilang kamu mau kerestoran" ucap Felix
"jangan ikut campur" ucap Seno tegas
"ya.. ya.. cinta memang gila.." Felix
__ADS_1
Felix pun pergi dari ruangan
"tit... heny kamu segera bawa berkas kita pergi bertemu klien sekarang" ucap Seno di telpon kantor
"haiss... apa dunia sudah mau kiamat, gimana bisa Presdir berangkat 1 jam lebih awal..?" sekertaris Seno geleng geleng
merekapun berangkat menuju restoran..
15menit akhirnya Seno sampai Disana..diapun masuk ke restoran menunggu Zoya
**********
dikantor Zoya
"nona jadi kita berangkat sekarang?" tanya Guno
"iya"
"baik saya akan menyuruh orang menyiapkan mobil sekarang" ucap Guno
"baiklah agak cepat ya, aku takut kita terlambat" ucap Zoya
Guno pun pergi memesan mobil pada supir, tapi mobilnya sedang dalam perbaikan
5menit kemudian Guno kembali pada Zoya
"maaf nona, mobilnya sedang di perbaiki apakah anda bersedia naik taksi, atau saya sewakan saja" tanya Guno
"kamu bisa mengendarai motor?" tanya Zoya
"bisa" ucap Guno
"baik, kita naik motor saja. motorku ada diparkiran" ucap Zoya
'heh, motor.. wanita ini tidak berubah' batin Guno
'ah.. seharusnya tidak akan masalah jika Seno tidak tau aku boncengan sama dia, lagian diakan asistenku dan kondisinya juga begini.. ah, jangan banyak berfikir Zoya.. positif aja' batin Zoya
******
DI RESTORAN XXX
"tuan masih seperempat jam lagi apa saya perlu pesankan sesuatu dulu untuk anda?" tanya asisten
"ya,kamu pesan kopi" ucap Seno
asisten itu memesankan kopi kesukaan Seno..
'mending aku pesan kopi daripada terus sama bos, bisa aja dia ngamuk gara gara kesal' pikir asisten nya pergi memesan kopi sambil menunggu kopi tersebut
10 menit kemudian kopi sudah siap dan asisten itu menyerahkannya..
Seno melihat keluar menantikan kedatangan istrinya tersebut..
dia terus menatap jendela restoran itu,,
Seno sengaja memilih restoran santai karena tau kesukaan Zoya
tiba tiba dia melihat motor sport Zoya datang, Zoya duduk dibelakang
'kurang ajar,siapa laki laki yang menggandennya, dasar wanita itu berani beraninya bermain dengan laki laki lain tunggu saja nanti apa yang akan aku lakukan padamu' batin Seno sambil mengepalkan tangannya,kemarahannya sudah mau meledak
'hais.. ada apa lagi ini, kenapa perasaanku aneh..kenapa tiba tiba seperti ada hawa yang menyeramkan dari bos' batin asisten Seno karena tiba tiba merinding
"maaf tuan apa anda sudah lama menunggu?" ucap Zoya dari belakang Seno yang tidak tau kalau yang akan di temuinya Seno.
Zoya pun langsung duduk di kursi depan seno bersama dengan Guno, kemudian dia menatap seno
"duuuuuuaaaarrrrrr"
__ADS_1
bersambung 🍁