Mawar Hitam Milik Zoya

Mawar Hitam Milik Zoya
3.nyonya besar


__ADS_3

"heeeeyyyyy"jawab deni


"kok kamu???" tanya zoya


" iya kok begitu banget kamu terkejutnya..?" tanya deni


" iya lah saya terkejut.. pak deni kesini ada apa ya pak..?" tanya zoya


" saya kesini cari luna.." jawab deni


"oh.. luna .. iya dia lagi bersiap siap.. pak deni silahkan masuk.." zoya mempersilahkan masuk


" lun... pak deni udah datang nih" teriak zoya


" iya iya... suruh nunggu bentar" jawab luna


" iya iya.. lo cepetan" zoya.


"oh iya bapak mau minum apa?" tanya zoya


"gak usah repot repot zo... kamu temenin sini aja.. " jawab pak deni


" iya udah kalau gitu..." jawab zoya


"kamu jangan panggil aku pak deni.. deni aja lah. . umur kita kan gak jauh bangêt bedanya..." deni.


"iya iya... aku panggil mas deni.."


"gitu dong bener... cewek manis" canda deni


"ahhh.. dasar kamu..." jawab zoya sambil tersipu


"eh iya ...kamu kok kenal ama luna mas??" tanya zoya


"ya kenal dong..." jawab deni


"oh..." jawab luna


"kenapa. penasaran ya." tanya deni


" ya pengen tau aja.. luna kok gak pernah cerita tentang kamu..."


"masak?" deni


"atau...kamu baru kenal ya..??" tanya zoya


"haha ha... sebenarnya..." jawab rendi nanggung


" sebenarnya dia itu kakak sepupu aku... gimana ganteng gak?"sahut luna yang baru keluar dari kamarnya


" he... kakak sepupu... duh dunia memang sempit ya..." jawab zoya


"ha ha ha ... gak nyangka juga ternyata kamu temen yang selalu luna ceritain..." deni


" he... dia cerita apa mas?"zoya


"gue ceritain kalao elo tidurnya ngorok dan jorok banget..." sahut luna


"ah... jangan didengerin mas.. dia itu jelek jelekin saya aja..." jawab zoya


" ha hahahaha " deni tertawa


"elo tuh lun ngerusak imej gue .." gerutu zoya


" biarin.. .wleeeekkkk..." goda luna


"ah... luna..." sambil nglempar bantal yang ada di kursi.


" ehm... lun... kaya nya paman sakitnya agak parah deh... " ucap deni serius.


"em... " jawab luna

__ADS_1


" iya.. kalau gitu gue balik aja mas" jawab luna


"zo.. kayaknya beberapa hari ini gue bakal pulang kampung deh .." luna


" iya lun... "


" ntar kalau ada orang cariin aku . bilang aja aku pulang kampung..." luna


"iya terus kerjaanmu.."zoya


" ntar aku telpon bos aja... " luna


"iya deh lun... emang ayah mu sakit apa lun..?"


tanya zoya


" biasa .. kangen anakk ..hahaha" jawab luna berbohong.


" ya udah... kamu udah siap lun?" tanya deni


"udah .yuk kita berangkat..."luna


" zo kita pergi dulu ya..." ucap deni


" iya .. jagain temen aku ya mas..." zoya


" siap!" deni


zoya pun mengantarkan mereka sampai di teras.


"yah sepi deh..." ucap zoya sendirian


"oh iya aku mau ke apotik sampek lupa... ngeliat orang ganteng lambung gue ikut tenang... hahaha"


setelah beberapa lama sampailah di apotik


" mas beli obat magh ..." ucap zoya


" iya mbak... tunggu sebentar"


kayaknya ada yang merhatiin gue deh... siapa ya...kok jadi merinding...'ucap zoya dalam hati


"ini mbak obatnya.."


"iya mas ini uangnya... " zoya sambil menyerahkan uang


zoyapun berjalan pulang


"kaya nya beneran deh gue di ikutin nih ..'


bahaya gak ya'.... pikir zoya


zoya pun mempercepat langkahnya. dia pun


sampai di rumah. 'ah. itu orang gak ngapa ngapain ... terus ngapain dia ngikutin gue.. siapa yang nyuruh... apa ayah angkat ya...'pikir zoya


"makin aneh aja hidup gue" ... ucap zoya


"minum obat dulu baru tidur"


zoya pun bersiap tidur


keesokan paginya di tempat kerja


"selamat pagi semua...."ucap zoya


"iya iya... cepet sana siap di barisan"


"iya iya... hehehhe.."zoya


ini peraturan pagi di villa ini .. setiap pagi ada kebiasaan kaya absensi...

__ADS_1


"zo... elo pagi ini kok cerah banget kesambet apa??"


"gue mah tiap hari cerah...tapi tadi malam gue mimpi ketemu pangeran gue... hhhhh"


"elo zo... emang umur berapa masih aja mimpi ketemu pangeran..."


" ah.. elo...sirik aja ama gue.. yang bisa mimpi indah" canda zoya


" itu disana kenapa berisik" tanya pak hendra tegas


" gak pak" jawab zoya


" hari ini nyonya besar akan berkunjung kesini.. di harapkan kalian semua bekerja dengan cermat untuk menyambut nyonya besar" intruksi dari pak herman


"baik" jawab pelayan serentak


" sekarang semua pelayan bekerja seperti biasa"perintah pak herman


"untuk bagian dapur ikut saya" pak herman


"baik"jawab pelayan


mereka pun bubar mengerjakan pekerjaan masing masing


sampai akhirnya nyonya besar datang


"pak herman " panggil nyonya


"iya nyonya.."


"dimana seno?"tanya nyonya


"tuan muda masih ada rapat di kantor.. mungkin sebentar lagi akan segera selesai dan pulang.."jawab herman


"baiklah..."jawab nyonya sambil menghela nafas


"oh ya kalau begitu aku mau belanja ke pasar sekitar sini aku mau bawa satu pelayan " ucap nyonya


"baik nyonya"jawab herman


" zoya... kamu temani nyonya ke pasar.."panggil pak herman


"baik pak..."jawab zoya


zoya pun mendekat kepada nyonya


"kamu siapa ??"tanya nyonya


"saya zoya nyonya..."jawab zoya


"baik nyonya... kamu pernah kepasar dekat sini"tanya nyonya


"pernah nyonya..."jawab zoya


"baik kalau begitu kita pergi.."


'wah... masak nyonya besar belanja ke pasar apa gak salah...' pikir zoya


merekapun berangkat ke pasar.


15menit kemudian sudah sampai.


"nyonya sudah sampai" ucap sopir sambil membuka pintu


"kamu tunggu disini ." ucap nyonya


"ayo zo... kita masuk.."


"baik nyonya..." jawab zoya.


saat mereka belanja .. nyonyapun asik memilih milih sayuran ... tiba tiba...

__ADS_1


DDDDOOOORRRRRRRRR!!!


AAAKHHHHHHH!!!!teriak zoya


__ADS_2