
"tolong...tolong.." nyonya diana berteriak
"ada apa ada apa" teriak orang orang sekitar sambil berlarian
pak sopir pun masuk mencari nyonya diana karena melihat kekacauan. dan dia pun sampai di tempat kejadian
"pak cepat bawa zoya kerumah sakit" berkata dengan cemas
"baik "
merekapun bergegas ke rumah sakit
zoya pun masuk ruang oprasi.
setelah 2jam dokter pun keluar
"maaf. siapa anggota keluarga?" tanya dokter
"saya dok. ." jawab nyonya diana
"untung lah nona ini tidak apa apa. peluru nya sudah tidak mengancam nyawanya. tapi mungkin dia akan tidur dulu beberapa waktu."
jelas dokter
"iya dok .terima kasih dok..."jawab nyonya diana
"syukur lah anak itu tidak apa apa.."ucap nyonya diana
zoya pun dipindah keruangan VIP di rumah sakit.
setelah 1 hari dia pun sadar.
"ah ..dimana aku?" ucap zoya
"ruangan apa ini?"pikir zoya dia mulai mengingat kejadian sebelumnya.
"masak surga bentuknya gini" pikir zoya
"klak..." pintu terbuka
"em... sudah bangun kamu...?"ucap seno
"eh .. anda tuan?" jawab zoya
"iya.. terima kasih kemarin udah nyelametin mama"seno
"iya gakpapa tuan, itu memang udah tugas saya..."ucap zoya
"ini zo... aku bawain makan aku suapin"ucap seno
"ah.. gak usah tuan ... saya makan sendiri aja... " jawab zoya malu malu
"memang tangan kamu bisa di gerakin...?"tanya seno
zoya mencoba menggerakkan badannya
"eh... eh.. iya... gak bisa ya... hehehe" jawab zoya sambil ketawa
" mangkannya aku suapin..."seno
"ah.. saya maaf tuan merepotkan anda" ucap zoya.
"gak ada yang merepotkan"ucap seno
sambil menyuapai
"ngomong ngomong kamu kok punya beberapa bekas luka tembakan darimana?" tanya seno
"em... itu...."zoya bingung mau jawab
"kalau kamu gak mau jawab juga gak apa apa" seno
"iya maaf tuan saya gak bisa jawab"ucap zoya
"sekarang kamu jangan panggil saya tuan,panggil saya seno saja"ucap seno
"maaf tapi saya rasa itu kurang sopan" zoya
"ini perintah."
"baik tuan... eh seno"jawab zoya
__ADS_1
zoya pun selesai makan.
"bi...." seno memanggil pelayan untuk zoya
"kamu gantiin pakaian zoya" ucap seno
"baik tuan"ucap bibi
seno pun keluar meninggalkan ruangan tersebut
'em... ada bibi ini.. ngapain nyuapin aku tadi' pikir zoya
"mari nona saya lap"
"iya bi... makasih ya bantuannya" ucap zoya
"nona ini keluarganya tuan seno ya?"tanya bibi
"bukan bi... saya pelayan dirumah seno"jawab zoya. "memangnya kenapa bi?"tanya zoya lagi
"gak apa apa non... soalnya tadi malam tuan seno tidak tidur sampai nona bangun sekarang" ucap bibi
"masak sih bi...?"zoya kaget
"iya non mangkannya saya kira nona ini keluarganya tuan.."terang bibi.
zoya pun diam tidak ingin berkata apapun
TOK TOK TOK...krekkk...
"nyonya besar saya sudah selesai menggantikan pakaian nona ini" ucap bibi
"iya terima kasih bi..." ucap diana
"nak ,terimakasih kemarin sudah menyelamatkan saya" ucap diana
"iya .itu sudah menjadi kewajiban saya" ucap zoya
"syukurlah kamu sudah sadar.. saya sangat khawatir sekali..." ucap diana
"iya nyonya..."zoya
"kamu panggil tante jangan nyonya.."diana
"ini perintah..."diana
"baik nyonya tante.. "zoya.
'memang ibu dan anak' pikir zoya
"hehehe " diana tertawa
"oh iya.. kamu sudah makan zo..??" tanya diana
"sudah tante"jawab zoya
"baiklah kalau begitu kamu istirahat dulu.."ucap diana
"baik tante..."ucap zoya
nyonya diana pun keluar ruangan.
zoya terdiam dikamar... "haih.... kok bisa gini sih. .. kalau ayah dengar pasti dia ngamuk.. aku harus segera keluar dari rumah sakit ini"ucap zoya sendirian
zoya pun istirahat...
keesokan harinya
"bagaimana keadaan kamu zoya?" tanya dokter
"saya udah baikan dok. .. dok bisakah saya pulang hari ini..?"tanya zoya
"saya rasa itu tidak mungkin nona... walaupun nona begitu cepat pulih,tapi paling tidak 1 minggu baru boleh pulang..."ucap dokter
'1 minggu... keburu ayah angkat tau..."pikir zoya
"baiklah kalau begitu bisakah anda memanggil dokter roman kemari untuk saya"ucap zoya
"dokter roman siapa???"tanya dokter itu
"memang ada berapa dokter roman sih dok...?"ucap zoya
__ADS_1
"oh dokter roman kepala rumah sakit ini"ucap dokter
"iya baik"ucap dokter
"tolong dokter bilang zoya mau bertemu segera"ucap zoya
"baik nona"ucap dokter...
"wah gadis ini pasti orang penting "pikir dokter
setelah beberapa lama dokter roman pun muncul
"iya nona.. kenapa anda mencari saya?" tanya roman
"apa ayah sudah tau?"ucap zoya
"saya rasa tuan belum tau" ucap roman
*disaat yang bersamaan seno mendengar dari luar*
"untunglah dia belum dengar... jangan sampai dia dengar"ucap zoya
"baik nona" ucap roman.
"oh iya dokter saya hari ini mau keluar dari sini.."ucap zoya
"tapi ... ini bahaya untuk nona..."ucap dokter
"lebih bahaya lagi kalau saya terus disini..." ucap zoya
"baiklah kalau begitu"ucap roman
"dan ingat jangan sampai siapapun tau tentang saya"perintah zoya
"baik "jawab roman
TOK TOK TOK...KLAK...
"dokter bagaimana keadaan zoya?" tanya seno.
"oh anda sepertinya bukan dokter yang biasa bertugas?" imbuh seno
"oh iya ... saya kepala rumah sakit ini.. kenalkan saya dokter roman." ucap roman sambil berjabat tangan
"oh begitu..." ucap seno
'anak ini bukan orang biasa'pikit seno
"kalau begitu saya permisi dulu,mau mengecek pasien yg lain" ucap roman
" iya dok terimakasih " ucap zoya
"bagaimana keadaan kamu zo?"tanya seno
"saya rasa keadaan saya sudah cukup baik tuan... saya harap bisa segera keluar dari sini..."ucap zoya
"kenapa?apa kurang nyaman?"tanya seno
"ya gimana mau nyaman ...inikan rumah sakit..."ucap zoya
"baiklah akan aku urus semuanya..."ucap seno
"terimakasih tuan ..."ucap zoya
"ingat seno bukan tuan!" ucap seno
"iya kak seno,,"ucap zoya
"nah . begitukan lebih baik.."seno
seno pun keluar ruangan..menghubungi seseorang.
"fel... kamu cari data tentang zoya pelayan rumah ku"ucap seno
"baik" ucap orang di seberang telpon sana
'sebenarnya siapa kamu zoya.....'
..........
......
__ADS_1
bersambung