
Seno memegang bucket mawar itu...
"tunggu kamu jangan pergi dulu..siapa yang mengirim ini?" tanya Seno
"saya tidak tau tuan..mungkin ada kartu nama di dalamnya" ucap kurir
Seno mencari cari kartu dan menemukannya..
dari yang SELALU MENCINTAIMU UNTUKMU SOTONGKU...itu tulisan dalam surat itu
'em.. sotong..' pikir Seno
"kamu bawa bunga ini pergi terserah mau kamu apakan" perintah seno
"tapi tuan..."
"kalau kamu tidak membawa pergi bunga ini, akan aku ubah toko bunga ini menjadi toko sepatu" ucap Seno asal mengancam
'heh..toko sepatu toko sandal kek terserah.. emang orang kaya itu ngancemnya gak pakai o***k apa..' gerutu kurir itu didalam hati karena mendengar ancaman Seno yang terdengar aneh
"iya tuan baik saya akan pergi, selamat malam" ucap kurir itu sopan dan meninggalkan rumah Seno
senopun berjalan kedalam lagi...
"siapa, kok lama banget?" tanya Zoya
"orang nyasar, tapi ngotot banget kalau ini rumah di alamatnya" jawab Seno ngeles..
"heh, ada orang seperti itu.. semakin aneh aja dunia ini.." sahut Zoya sambil memakan keripik dan terus menatap tv menanti film horor yang ditunggu.
Seno melihat kelakuan Zoya, Zoya menarik kursi itu menjadi bedsofa dan di depannya sudah ada setumpuk camilan..
"heh,wanita ini memang sungguh sungguh tidak feminim, tapi bagaimanapun juga aku ingin mengikutinya" gumam Seno tersenyum sambil menggeleng gelengkan kepalanya
Seno berjalan kedapur,mengambil minuman ringan dan membawa ke depan tv dan ikut berbaring di bedsofa untuk nonton tv bersama istri tercintanya itu.
'oh iya aku ingat' suara hati Seno
"tong,sotong sebenarnya apa yang mau kamu tonton sih" ucap Seno mengetes nama itu
"aku lagi nungguin film horor nih, kayaknya bakal seru banget.. aku udah bawa bantal ini buat sembunyi juga selimut buat tidur disini, cemilan pokoknya semua aman.." ucap Zoya nyerocos tanpa koma.
'ternyata benar itu kamu' batin seno
suasana hening sesaat, Zoya tersadar siapa yang mengajaknya bicara barusan
"kamu darimana kok tau panggilan itu?"
"kamu kan tau aku ini hebat,untuk mencari hal seperti masalah kecil untukku.."
"oh gitu.."ucap Zoya setengah percaya pada Seno
"kenapa kamu di panggil sotong?" tanya Seno
__ADS_1
"itu karena alex yang pertama memanggilku seperti itu..katanya karena sotong itu makanan kesukaannya" jawab Zoya sambil mengingat ingat..
"apa hidupmu selalu berhubungan dengan yang namanya Alex?" Seno memasang wajah cemburu
"sejak aku bertemu dia, dia selalu ada bersamaku jadi setiap kejadian selalu ada dia." ucap Zoya ringan tidak peduli dengan wajah Seno
"sepertinya aku harus membuat memori yang lebih banyak denganmu supaya bisa mengalahkan alexmu itu" ucap Seno dengan senyum menyeringai nya yang seperti tatapan ingin memakan Zoya
"pakkk.." Zoya menempelkan dengan keras minuman dingin kekening Seno
"pakai itu, kompres o**k kamu dan isinya sekalian biar gak panas" ucap Zoya sambil beralih memperhatikan tv lagi
"haisss... kamu wanita apa bukan sih, kok gak ada lemah lembutnya sama sekali..takut apa gimana gitu.." ucap seno
"wanita bukan kamu juga udah tau sendiri, kalau untuk takut emang aku kelihatan wanita yang akan takut sama ucapan kamu.." ucap Zoya tanpa memandang Seno
"em..untuk wanita bukannya aku belum begitu jelas" ucap Seno mencoba menggoda zoya
"nih pakai satu lagi biar dingin itu kepala" ucap Zoya memberikan 1 lagi minuman kaleng dingin
"kamu zoo..zo..."ucap Seno sambil geleng geleng
"husss... husss.. filmnya mau mulai nih.." ucap Zoya sambil menutup mulut Seno
"iya iya. ." seno mulai ikut menonton film itu dengan Zoya..
15menit kemudian saat adegan menyeramkan..
"kamu ini ngapain?" tanya Seno yang dari tadi melihat tingkah Zoya yang sudah seperti adegan sirkus
"itu...serem..seremmm...."ucap Zoya yang meringkuk di dalam selimut
"kamu ini, menembak orang melihat darah biasa aja.. tapi melihat film takut, kenapa ada orang seperti kamu" ucap Seno heran.
"tapi.. itu itu... wajahnya rata.." ucap Zoya sambil tangannya yang nongol dari dalam selimut menunjuk ke arah tv.
"kamu itu ada ada saja, kalau Felix dan semua orang yang takut pada kamu melihat ini pasti mereka akan tertawa sampai mati hahahhaa" ucap Seno sambil tertawa
"kamu jangan menertawakan aku" ucap Zoya sambil tangannya mencubit Seno..
"haiss.. kamu berani.." Seno membuka selimut Zoya...
"jangan buka jangan buka" ucap Zoya menarik selimut tersebut.
tiba tiba...
AAAAAAAAAAA....AMPUUUNNNNNNN.. suara di adegan film itu...
"AAAAAAAAA" Zoya spontan berteriak dan menenggelamkan wajahnya pada bantal yang ada
"hahahaha...."Seno menertawakan Zoya sampai terpingkal pingkal
"kamu menyebalkan.." teriak Zoya menendang Seno.
__ADS_1
"bugggggghhhhhhhh.." suara Seno terjatuh dari sofa..
"hahaha.. syukurin.. syukurin.." ucap Zoya meledek Seno
"kamu...!!!!" Seno kembali keatas bedsof dan menggelitiki Zoya...
mereka terlihat seperti 2 anak kecil yang sedang bermain bersama melupakan sejenak semua hal sampai ....
"hahahaha... ampun..ampun..." Zoya terus tertawa sampai minta ampun.. air matanya sampai menetes saking gelinya
"kamu ngaku salah nggak?" ucap Seno merasa menang
"iya iya aku salah.. maaf maaf..." ucap Zoya
akhirnya Zoya dan Seno berbaring diatas bedsofa yang sudah tidak karuan lagi bentuknya.
"zo..kamu tau nggak kamu ini wanita yang paling tangguh yang pernah aku temui, aku rasa tidak salah sedikit pun jika aku menyukai kamu dan memaksa kamu untuk menikah dengan ku, dan aku pasti akan sangat bodoh jika waktu itu aku melepasmu begitu saja.." ucap Seno panjang lebar mencoba membangun suasana romantis
tapi tidak ada jawaban dari Zoya, Seno menoleh..dan dilihatnya Zoya sedang tidur nyenyak mungkin karena kecapekan habis tertawa terbahak bahak tadi...
"haisss.. wanita ini sungguh tidak punya rasa romantis pun.."ucap Seno memegang keningnya..
Seno pun ikut tidur di samping Zoya..memeluk Zoya seperti guling kesayangan..
*****************************
keesokan harinya di kantor Seno
Seno mengeluh sakit di pinggang nya..
"lix, panggilkan dokter kesini, sepertinya pinggangku terkilir.." ucap Seno menahan sakit di pinggang nya
"kamu mangkanya walaupun masih pengantin baru, tapi keinginan seperti itu harus dikontrol juga.." ucap Felix sok ceramah sambil menahan tawa.
"keinginan yang mana... asal kamu tau tadi malam dia menendangku dengan keras sampai aku terjatuh" ucap Seno
"ha.. tuan Seno di tendang istrinya?? sepertinya berita ini akan firal.. hahahah" ucap Felix sambil tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi wajah Seno yang menahan sakit.
"Felix...!!!!!!!!!!!!!" teriak Seno.
"iya iya aku panggilkan dokter"
15 menit kemudian dokter datang dan memeriksa Seno...yang terlihat menahan sakit...
"hal ini seringkali terjadi pada pasangan pengantin baru, walaupun masih sangat bersemangat tapi harus tetap menjaga kesehatan" ucap dokter sambil memberikan obat pada Seno..
"dengerin tuh boss..." ucap Felix menambahi. sambil menahan tawa
"iya dok baik," ucap Seno
"dan ini.....
bersambung 🍁
__ADS_1