
keesokan paginya.....
"huuuuuaaaghhh...." zoya menguap...
" kamu sudah bangun?" seno
" ah... disini lagi..."
" kenapa apa kamu gak suka?"
" bukan begitu..."
"terus?"
" bisa gak sih... kamu anterin aku pulang aja.. kenapa selalu membawa ku kerumah mu...?"
" karena aku lupa dimana rumah mu..."
" alasan yang bodoh.. "
" iya... iya... aku memang bodoh..." ucap seno
'demi kamu zo... aku bisa jadi bodoh ' seno..
" oh... iya. . aku mandi dulu..."
" gak perlu aku bantu mandinya..?"
" dasar mesum!!!"
" hahaha..." tawa seno
setengah jam kemudian seno dan zoya turun dari kamar...
" pagi... tuan muda nona muda" sapa pelayan
" ah .. aku bukan nona muda kalian..." zoya
" apa kamu mau di panggil nyonya?"
" ah... tidak tidak...." zoya
" tuan sarapan sudah disiapkan..."
" baik... terimakasih..." seno
mereka pun duduk di meja makan...
" kak.. aku akan mengurus surat cuti... atau jika kamu tidak mengizinkan aku bisa mengundurkan diri..."
" apa kamu akan pergi lama?"
" aku belum tau. . ..ini tergantung pada racun ayah . .."
" apa dia ayah kandung mu?"
" mungkin ia... aku kecil di panti tapi saat aku berumur 10tahun aku di bawa pergi oleh ayah ini dan diajari banyak hal... setelah itu aku di kembalikan ke panti... "
" ini aneh..."
" ya... memang aneh...kalau kamu?"
" ayahku pergi meninggalkan kami sejak aku kecil... "
" pasti ada alasan ayahmu meninggalkan kalian..."
" kenapa kamu berfikir begitu?"
" karena waktu itu nyonya menceritakan sedikit tentang tuan besar... aku fikir nyonya masih sangat mencintai tuan... seharusnya jika ayahmu melakukan kesalahan. ibumu tidak mungkin masih begitu mencintainya. "
"emmmm...."seno melamun.
" sen... seno..."
" maaf.. jika aku banyak bicara. "
" gak kok... nanti aku anter kamu ke tempat ayahmu..."
" aku rasa nggak..."
" kenapa?"
" aku lihat hubungan kamu dan bonbon bermasalah... apa ini ada hubungan dengan grup elang dan frozz?"
" bisa di bilang kita bermusuhan...?"
" apa penyebabnya?"
" ayahmu membunuh ketua yang lama..."
" em... terus kamu... aku meneruskan dendam lama .."
" itu aneh.. "
" ya. . itu salah satu hal aneh lainnya..." seno
" emmm... mungkin itu benar.."
" apa aku perlu menyuruh pengawal menemanimu...?"
__ADS_1
" itu rumahku.. bukan kandang macan.." ucap zoya
" ya benar... aku rasa mereka pun tidak bisa menyakitimu... kalau tidak mungkin mereka akan keracunan oleh mu. .."
" benar .. tapi kak... kenapa kamu tidak takut aku meracuni mu?"
"aku yakin kamu tidak akan meracuniku... jika kamu mau aku rela kamu racuni..."
" kamu jangan bodoh untuk terlalu mencintaiku kak..."
" aku rasa kamu sudah tau aku orang bodoh tadi?"
" ah. . kamu gombal nya keterlaluan..." zoya tersipu
" aku gak akan menyerah zo..."
akhirnya zoya pergi meninggalkan rumah itu dan menuju grup frozz dengan mobil sport seno... dia pun sampai disana..
"nona muda .." semua orang membungkukkan badan tanda hormat.
" iya "
" nona.." ucap bonbon
" dimana ayah?"
" dia ada di kamar nya.. "
" bagaimana dengan racun yang aku berikan?"
" benar yang nona prediksi.. racun tuan berhenti.. menyebar ... tapi kaki tuan mulai membusuk.."
" heh...." zoya menghela nafas...
" baik aku periksa ayah .."
zoya pun kekamar ayahnya... dan mulai mengambil sempel racun dan darah ayahnya..
" ayah.. bagaimana perasaan mu?"
" dasar anak nakal... kenapa baru datang?"
" ayah... memang salahku ayah kena racun... "
" anak nakal..."
" aku kan anakmu..." ucap zoya penuh senyum
" kamu memang anak ku" mengelus kepala zoya...
" ayah berlibur dengan wanita mana?"
' seno? aku rasa ada yang salah' fikir zoya
"ayah jangan terlalu banyak berfikir. aku akan memeriksa dan menemukan penawarnya "
" iya anakku..."
zoya pun menuju lab nya di tempat itu...
" ternyata masih sama..." zoya
" tentu nona... tidak ada yanh di izinkan masuk tanpa pengawasan tuan..."
"bon... menurutmu apa dia benar ayah ku?"
" saya tidak tau nona... tapi saya rasa kasihsayang nya pada nona sudah cukup menjadikan nya ayah untuk nona..."
" benar juga..." " bon... dimana wanita yang memberikan racun pada ayah?"
" dia di ruang bawah tanan"
" datanya?"
" dia bernama reyna . ibu 1 anak ..."
" bawa anaknya kemari"
" baik nona.."
"1 lagi... aku akan di lab. jangan ganggu aku... terus awasi ayah... kalau ada apa apa kamu cukup telpon q..."
" baik nona..."
" sekarang kamu bisa pergi..."
zoya menelepon seno...
kringggggg....
" hallo.."
" ya... kenapa.. kamu kangen ya sama aku?"
" jangan bercanda"
" aku juga serius..."
" kak..." ucap zoya jengkel
__ADS_1
" iya... iya... aku serius nih...!!!"
" kak kamu cari tau soal anak buahmu bernama reyna.
" reyna...? sepertinya aku hanya sedikit punya anak buah perempuan..."
" coba saja kamu cari tau..."
" oke... terus kapan kamu kembali?"
" aku belum tau"
" baiklah..."
tut...tut.... zoya memutus telponnya
"ah... perempuan ini..." ucap seno
"lix . cari data tentang reyna..."
"reyna siapa?"
"kata zoya anak buah kita.."
" baik sen..."
zoya pun mulai meneliti tentang racun itu...
gak terasa 6 jam berlalu...
"kryyyuuuukkk... " perut zoya berbunyi...
" ah... ternyata cacingku protes.. untung aku bawa roti tadi ..." zoya pun makan di lab.
" em... roti ini sepertinya kebanyakan ragi nya.."
tiba tiba zoya teringat sesuatu.. dia menelepon bon bon.
kriiiiiinggggggghh
" bon ... "
" iya nona ..."
"kamu ke lab"
"baik"
bonbon pun masuk ke lab..
" bon belikan aku bahan dan obat ini.." zoya menyerahkan daftar.
" baik..."
" em... bon... daftar 1. cari di apotik yang ke 2. ke toko roti ... dan yang ke 3. cari di toko herbal..."
"baik nona..."
" dan kalau bisa cepat bawa kesini... "
"ba.."
" udah.. kamu pergi... aku sebel kamu dari tadi cuma jawab baik nona baik nona" gerutu zoya
" iya nona..."
setengah jam kemudian...
" nona bahan sudah sampai.."
"oke...letakkan di situ.. gimana tentang reyna.."
" anaknya sudah kami bawa"
" jangan sakiti anak itu..."
"baik..."
" kamu bisa pergi .."
kriiiiinggg... hp zoya berbunyi
"bagaimana?"
" orang itu tidak terdaftar di grup elang "
' berarti benar dugaanku... ada yang sengaja melakukan semuanya...' pikir zoya
" baiklah... apa kamu punya musuh selain kami...?"
" aku rasa gak ada musuh yang bisa menyaingi grup frozz... "
" mungkin kamu memang benar..."
" memang kenapa? kamu ada masalah?"
"gak... gakpapa... nanti saat kita bertemu aku akan menceritakan semuanya..."
"iya"
__ADS_1
bersambung !