Meluluhkan Manusia Es

Meluluhkan Manusia Es
Kencan


__ADS_3

Di dalam mobil, Tiara terus menatap Aldi yang terlihat sedang fokus menyetir. Wajah dinginnya menatap fokus ke depan. Wajah yang selalu dia rindukan. Dia tidak pernah menyangka bisa melihat Aldi selama ini. Bahkan dia sekarang duduk di sampingnya. Dia tersenyum ketika membandingkan sikap Aldi yang dulu dan sekarang.


"Ra, jika kamu melihatku seperti itu, kita tidak akan sampai rumah dengan aman" Kata Aldi.


"Hehe, Maaf Al" Kata Tiara kemudian memperbaiki duduknya dan menatap lurus ke depan. Aldi sekilas menatap Tiara. Dia tersenyum karena Tiara begitu penurut. Dia mengambil tangan Tiara dan menggenggamnya. Tiara begitu terkejut karena sentuhan tangan Aldi ditangannya. Dia menatap Aldi yang sekarang sedang tersenyum sambil memandang lurus ke depan. Tiara pun memilih diam, namun hatinya begitu bahagia sekarang. Rasanya dia ingin berteriak. Namun dia mengingat jika ini tidak sedang di kamarnya.


Tiara terus memandang tangannya yang sekarang di genggam Aldi. Sesekali dia tersenyum sambil memandang Aldi.


"Al" Kata Tiara sambil menatap Aldi.


"Iya" Kata Aldi.


"Kita akan menonton apa nanti?" Tanya Tiara.


"Kamu mau menonton apa Ra?" Kata Aldi.


"Hehe, aku ingin menonton film komedi" Kata Tiara.


"Oke" Kata Aldi.


Setelahnya hanya keheningan. Sampai mobil mereka sampai di area mall.


Mereka memasuki Mall seperti sepasang kekasih karena Aldi bahkan tidak melepaskan tangan Tiara.


"Kamu mau makan es cream Ra?" Tanya Aldi. Tiara tersenyum dan mengangguk. Aldi pun mengajak Tiara membeli es cream. Aldi terlihat mengantri, sedangkan Tiara duduk di seberang karena Aldi yang memintanya. Tiara terus memandangi Aldi dengan kakinya yang terus berayun karena merasa begitu bahagia.


Aldi terlihat membawa satu es cream di tangannya kemudian menghampiri Tiara.


"Ini Ra" Kata Aldi sambil menyodorkan es cream ditangannya. Tiara mengambil es cream itu sambil mengeryit heran.


"Kenapa hanya satu Al?" Tanya Tiara.

__ADS_1


"Aku tidak suka es cream Ra, masak es makan es" Kata Aldi, Tiara terdiam sebentar mencerna perkataan Aldi.


"Hahaha, kamu melawak Al" Kata Tiara sambil tertawa.


"Sudah, habiskan es creamnya, nanti malah mencair lagi" Kata Aldi. Tiara hanya mengangguk. Dia menjilati es creamnya, sampai belepotan di wajahnya.


"Al kamu serius tidak mau?" Tanya Tiara sambil menyodorkan es cream di depan Aldi.


"Iya, buat kamu saja" Kata Aldi.


"Cobalah sedikit saja, aku tidak enak jika makan sendiri" Kata Tiara sambil menyodorkan es cream di depan Aldi. Sebenarnya Aldi malu jika memakan es cream. Menurutnya hanya seorang wanita yang memakan es cream. Tapi dia tidak ingin mengecewakan Tiara. Jadi mau tidak mau, Aldi membuka mulutnya.


"Bagaimana Al? enak kan" Tanya Tiara dan Aldi mengangguk. Tiara kembali menyodorkan es cream tersebut pada Aldi. Aldi memakannya.


"Al, sebentar" Kata Tiara kemudian mengambil tisyu di tasnya dan membersihkan sisa es cream di wajah Aldi. Aldi hanya terdiam diperlakukan seperti itu. Orang-orang yang berlalu lalang disana menatap mereka iri. Sungguh pasangan yang serasi, pikir mereka.


Setelah semua sisa es cream bersih, Tiara langsung tersenyum.


"Al, aku habiskan sendiri saja es creamnya ya" Kata Tiara.


"Aku malu, kita diliatin orang-orang" Kata Tiara. Aldi mengacak-acak rambut Tiara dengan gemas, kemudian mengangguk.


"Iya, aku juga membelikannya untukmu Ra" Kata Aldi.


Setelah es creamnya habis. Mereka langsung berjalan menuju ke bioskop. Aldi terlihat sedang mengantri untuk memesan tiket. Aldi memesankan tiket film horor saat itu. Karena tiba-tiba Tiara berubah pikiran. Sama seperti Aldo 8 tahun lalu. Aldi juga menanyakan beberapa kali. Apakah Tiara yakin ingin menonton film tersebut. Namun jawabannya tetap sama. Jadi mau tidak mau, Aldi mengiyakan.


"Kali ini, aku tidak akaan takut, karena sudah ada Aldi disampingku" Kata Tiara.


Beberapa lama menunggu, akhirnya Aldi sampai dengan 2 tiket ditangannya. Bahkan dia terlihat kesusahan karena ada dua minuman dan satu popcorn ditangannya. Tiara langsung menghampiri Aldi untuk membantunya.


"Terima kasih Ra" Kata Aldi.

__ADS_1


"Iya Al" kata Tiara.


Setelah beberapa lama, Tiara dan Aldi terlihat duduk berdampingan sambil melihat film di depannya. Tiara terlihat biasa saja. Bahkan disaat adegan terseram pun, dia terihat biasa saja. Aldi sesekali melirik Tiara. Sungguh dia tidak menyangka jika Tiara seberani ini sekarang.


"Ra" panggil Aldi.


"Hmmm" kata Tiara dengan mata lurus ke depan. Aldi hanya diam saja sambil menatap wajah Tiara yang begitu fokus menonton.


"Sungguh cantik" pikirnya.


Tiara yang merasa diperhatikan pun langsung menoleh. Namun dia tidak tahu jika Aldi sedang menatapnya dari jarak dekat sehingga wajah mereka hampir bersentuhan. Tiara begitu kaget, dia terdiam sesaat. Bahkan melupakan film yang dia tonton. Begitu pun Aldi. Bahkan dia bisa merasakan hembusan nafas Tiara yang mengenai wajahnya saat ini. Beberapa saat itu terjadi, mereka saling menatap dalam kebisuan. Entah mengapa, Tiara merasa wajah Aldi semakin dekat. Dia menutup matanya. Aldi tersenyum melihat Tiara. Dia pun langsung menjitak dahi Tiara.


"Apa yang kamu pikirkan Ra" Kata Aldi kemudian kembali ke posisinya.


"Ha? tidak ada" Kata Tiara sambil mengambil popcorn dan memakannya, berusaha menghilangkan rasa malunya. Aldi yang melihat Tiara salah tingkah, langsung menggenggam tangan Tiara. Tiara pun menoleh dan melihat Aldi. Aldi sedang tersenyum padanya.


"Aku tidak akan menciummu sampai kamu sah menjadi istriku" Kata Tiara.


Tiara begitu terkesiap mendengar ucapan Aldi.


"Apa aku tidak salah dengar, Aldi ingin aku menjadi istrinya" pikir Tiara.


Dia menatap Aldi kembali kemudian mengangguk padanya.


"Terima kasih Al" Kata Tiara.


Aldi tersenyum, kemudian mengacak rambut Tiara.


"Iya, sama-sama. Itu sudah tugasku sebagai seorang laki-laki untuk menjagamu Ra. Film nya sudah hampir habis itu" Kata Aldi yang membuat Tiara tersenyum kemudian mereka melanjutkan menonton film dengan tangan Tiara di genggaman Aldi.


-Bersambung-

__ADS_1


"Es batu sudah mencair"🤭


Happy reading🤗


__ADS_2