Membeli Benih Mantan Kekasih

Membeli Benih Mantan Kekasih
Kebahagiaan yang Sempurna


__ADS_3

Wanita cantik itu tidak henti-hentinya mengulas senyum, karena ia sangat yakin kalau suami dan mertuanya pasti akan sangat bahagia dengan kado yang diberikan oleh dirinya.


Xyan dan ke dua orang tuanya seolah tengah berlomba untuk membuka kado yang Kimi berikan. Kimi terus mengulas senyum kembali ketika diwajah sang suami menunjukkan kekecewaan sa’at membuka kado dan ternyata masih ada kotak lagi di dalam untuk membuat susana semakin tegang. Rupanya itu ide jahil Kimi untuk mengetes kesabaran sang sumi dan kedua mertuanya.


Xyan menghirup nafas dalam dan mencoba bersabar setelah tiga kali ia membuka kado yang dibungkus dengan sangat menarik, tetapi laki-laki itu belum tahu juga apa gerangan yang akan dia dapatkan dari sebuah kado yang menurut sang istri itu adalah kado paling istimewa.


“Sayang, apakah kamu sedang mencoba mengetes kesabaranku?” tanya Xyan sebelum laki-laki itu membuka bungkusan kado untuk kesekian kalinya. Begitu pun kedua mertua Kimi yang merasakan hal yang sama dengan putranya.


“Ayolah Sayang, ini hanya soal kesabaran, dan aku yakin kamu tidak akan menyesal setelah tahu isinya,” balas Kimi sembari memberikan semangat pada sang suami yang ia tahu kalau Xyan sudah tidak sabar ingin segera tahu apa yang ada di dalam kotak kado yang Kimi berikan.


“Baiklah demi kamu, aku akan melanjutkan membuka kotak kado ini hingga aku mungkin menemukan kado yang sangat spesial untuk aku.” Xyan pun kembali melanjutkan untuk membuka kado yang kesekian, tetapi masih juga belum menemukan jawabannya.

__ADS_1


Kedua bola mata Xyan langsung melebar sempurnya setelah dia akhirnya sampai di sebuah kotak terakhir, bahkan Xyan menggosok kelopak matanya untuk memastikan kalau yang dia lihat adalah sebuah jawaban atas sekian lama doa-doa yang dia langitkan. Harapan terbesar dari kedua orang tuanya.


“Sayang, aku sedang tidak bermimpi kan?” tanya Xyan dengan tangan kanan memegang benda pipih bergaris dua, dan tangan kiri memegang selembar amplop hasil pemeriksaan yang menyatakan bahwa sang istri tengah berbadan tiga. Yah, ini kabar yang sangat amat bahagia di mana Kimi bukan hanya mengandung satu anak untuk Xyan, tetapi mengantung dua anak sekaligus.


Nuna dan Piter yang belum berhasil membuka kotak kado itu pun langsung beranjak dari duduknya dan memilih untuk melihat kira-kira kado apa yang Kimi berikan untuk mereka.


“Oh ya Tuhan, Kimi apa ini benar.” Nuna langsung merebut apa yang sedang Xyan pegang.


“Tunggu Kimi, apa ini tandanya anak kalian kembar?” Kini bergantian Piter yang mengambil kertas yang menujukan hasil USG yang menujukan di sana ada dua kantung calon janin yang sedang Kimi kandung.


“Iya Pah, Tuhan sangat sayang dengan kita semua sehingga menitipkan bayi kembar pada Kimi, dan itu tandanya Papi dan Mami akan pun cucu dua sekaligus,” jawab Kimi dengan sangat antusias.

__ADS_1


Kebahagiaan yang luar biasa yang bahkan Xyan maupun Kimi tidak pernah membayangkannya, mengingat dari keturunan mereka tidak ada yang kembar.


“Selamat yah Sayang, Xyan akhirnya kalian bisa jadi orang tua juga. Kamu harus istirahat yang banyak Sayang, jangan terlalu cape. Kamu ingin apa pun katakan pada Papi dan Mami biar kita yang akan belikan,” ucap Nuna yang mulai posesif pada mantunya. Bahkan tidak henti-hentinya wanita paruh baya itu mengusap perut Kimi yang masih rata.


“Ternyata Tuhan maha adil, kamu dan Xyan diberikan cobaan yang cukup lama untuk mendapatkan keturunan, itu semua karena Tuhan memang ingin memberikan kepercayaan dua sekaligus pada kalian. Papi tidak menyangka kalau bakal punya anak kembar.” Piter pun terlihat sangat bahagia, karena rumahnya pasti akan sangat ramai dengan cucu-cucunya yang akan saling berebut mainan nantinya.


“Iya Mih, Pih, Kimi juga masih belum percaya, apalagi Mas Xyan kayaknya sampai bengung gitu,” balas Kimi sembari menunjuk sang suami yang masih melihat entah berapa kali test pack yang bergaris dua dan juga hasil print USG yang menujukan bukti kalau ada dua calon anak dalam istri sang istri.


Malam ini pun menjadi malam yang sangat istimewa untuk keluarga Kimi. Karena apa yang mereka tunggu selama lima tahun akhirnya terjawab juga. Mereka akan memiliki anak dan cucu, ini hanya soal waktu. Itu yang ada dalam pikiran Piter dan Nuna begitu pun Xyan.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2