Membeli Benih Mantan Kekasih

Membeli Benih Mantan Kekasih
Mulai Memancing Keributan


__ADS_3

Kimi menghela nafas dalam, ketika melihat Zeno pergi  meskipun dalam batinya  terus bertanya tanya, maksud dari ucapan Zeno itu apa. "*Selamat menikmati hari-hari yang suram?"


"Apa maksud Zeno yah*?" batin Kimi yang justru terus melamun memikirkan maksud ucapan dari Zeno.


"Nyonya, apa kita langsung pulang?" tanya sang sopir yang berhasil mengagetkan lamunan Kimi. Sekali lagi Kimi menghirup nafas dalam dan menghembuskanya perlahan. Berharap ia tidak lagi memikirkan apa yang seharusnya tidak ia pikiran.


"Jalan Pak, kita tidak jadi ke salon. Antarkan saya ke rumah saja. Saya berubah pikiran hanya ingin istirahat."


Mood-nya sudah hancur jangankan ke salon untuk menjemput anak-anaknya pun Kimi akan meminta pengasuhnya. Ia benar-benar butuh istirahat. Kimi berharap begitu suaminya pulang ia sudah kembali seperti biasa kembali ceria. Agar Xyan tidak curiga terus menerus dengan perubahan sikapnya. yang sangat mencolok. Bahkan bukan hanya Xyan, tetapi kedua anaknya pun curiga dengan perubahan ibunya.


Kimi pun pulang dengan diantarkan sopir pribadinya. Sedangkan Zeno yang sudah sakit hati dengan Kimi, dan lagi kini Zeno sudah semakin sulit mendapatkan uang-uang dari Kimi pun sudah yakin bahkan sangat yakin, ia akan mulai memberitahukan bocoran-bocoran yang membuat Xyan akan bertaanya-tanya tentang anak yang mereka besarkan.


Pertama-tama tentu Zeno butuh nomor ponsel yang baru dan memastikan mendaftar dengan identitas orang lain, jangan sampai Xyan tahu kalau yang mengirimkan pesan-pesan itu adalah dirinya. Setelah Zeno memiliki nomor cadangan yang tidak akan tahu kalau yang mengirim pesan adalah dirinya Zeno pun langsung mengirimkan pesan yang memancing kecurigaan Xyan.

__ADS_1


Berhubung Zeno dulu pernah bekerja di perusahaan Xyan, sehingga laki-laki itu masih menyimpan nomor mantan bosnya, dan untungnya lagi nomor Xyan tidak pernah ganti dari dulu.


[Apakah Anda tidak curiga Tuan, anak yang Anda besarkan bukan darah daging Anda?] Itu adalah pesan yang dikirimkan Zeno untuk memancing Xyan curiga dengan anak-anak yang mereka besarkan. Bisa saja sebenarnya Zeno memberikan bukti foto Kimi dan dirinya saat berada di puncak, Bogor. Yah sebenarnya diam-diam Zeno mengabadikan kebersamaan mereka saat berada di puncak. Foto-foto Kimi saat kelelahan ketika selesai bercinta. Diam-diam diabadikan oleh Zeno sebenarnya ia dulu mengambil poto-poto itu untuk konsumsi pribadi bukan untuk umum, tetapi lama-kelamaan Zeno justru bisa membuat foto itu untuk bukti-bukti kalau anak kembar yang Xyan dan Kimi besarkan adalah bukan darah daging Xyan.


Lagi pula kalau Zeno langsung gunakan foto-foto itu andai Kimi tahu akan langsung curiga pada Zeno. Meskipun dengan cara seperti ini pun Kimi akan langsung berpikir kalau Zeno yang melakukanya.


Namun setidaknya Zeno bisa mengelaknya.


*****


Xyan yang baru saja selesai meeting membuka ponselnya. Itu adalah kegiatan rutinya. Karena biasanya Kimi atau anak-anaknya akan berkirim pesan baik vidio atau pun foto. Namun justru Xyan tidak melihat ada pesan dari Kimi. Hal yang sangat berbeda, karena biasanya Kimi akan mengabarkan bagaimana kegiatan putra putrinya.


Xyan lebih tertarik pada pesan yang datangnya dari nomor yang tidak Xyan kenal. Ragu, pasti. Namun meskipun ragu, rasa penasaranya yang jauh lebih besar membuat Xyan langsung membuka pesan itu.

__ADS_1


Tidak hanya sekali Xyan membaca pesan dari nomor yang tidak ia kenal, tetapi ia mengulang untuk membaca sampai dengan tiga kali. Xyan masih tidak percaya, dia percaya seratus persen bahwa anak yang ia rawat adalah darah dagingnya.


Xyan pun mencoba mengabaikan pesan dari nomor yang tidak ia kenal itu. Satu jam masih bisa Xyan fokus pada pekerjaanya, dua jam sampai seterusnya. Xyan sudah mulai tidak bisa fokus. Laki-laki dengan penampilan rapih, dan kaca mata bertengger dihidungnya pun kembali membuka ponselnya. Namun lagi-lagi ia dikagetkan dengan pesan baru dari nomor yang tidak dia kenal.


[Dunia sekarang sudah canggih. Anda bisa melakukan tes DNA apakah anak yang Anda rawat adalah anak biologis Anda, atau justru hasil dari laki-laki lain yang istri Anda cintai.]


Deg!! Xyan pun langsung meradang membaca pesan itu. Laki-laki itu langsung berusaha menghubungi nomor yang mengirimkan pesan tidak semestinya. Namun, panggilan Xyan di tolak.


Dretttt ... pesan Xyan kembali bergetar.


[Jangan buang waku Anda untuk menelepon saya. Itu hanya akan membuang-buang waktu. Lebih baik gunakan waktu Anda untuk mulai menyelidiki perilaku istri Anda di belakang Anda. Anda bisa mulai dari mengecek mutasi rekening istri Anda.]


"Siapa orang ini sebenarnya? Kenapa dia berani sekali menuduh Kimi yang tidak-tidak."

__ADS_1


Bersambung....


...****************...


__ADS_2