Membeli Benih Mantan Kekasih

Membeli Benih Mantan Kekasih
Kecurigaan Xyan


__ADS_3

Xyan meletakan ponsel sang istri dengan hati-hati. Kini ia yakin apa yang dikatakan oleh pengirim pesan itu memang benar Kimi ada main dengan laki-laki lain. Darahnya mendidih laki-laki itu tidak menyangka Kimi yang ia kenal baik, lemah lembut, penyayang dan setia nyatanya hanya pela-cur yang menyamar menjadi wanita baik.


Xyan meletakan ponsel sang istri dengan hati-hati. Kini ia yakin apa yang dikatakan oleh pengirim pesan itu memang benar Kimi ada main dengan laki-laki lain. Darahnya mendidih laki-laki itu tidak menyangka Kimi yang ia kenal baik, lemah lembut, penyayang dan setia nyatanya hanya pela-cur yang menyamar menjadi wanita baik.


"Aku tidak menyangka ternyata aku selama ini tertipu oleh kebaikan wanita ini. Pantas saja saat malam pertama aku sudah tidak mendapatkan keperawananya, ternyata ini jawabanya," batin Xyan dengan menatap sinis pada Kimi yang nampaknya sangat pulas tidurnya.


Meskipun darah di otaknya rasanya mendidih tetapi Xyan masih harus mengumpulkan bukti hingga Kimi tidak bisa mengelak lagi kalau dirinya telah menghianati cintanya.


Xyan langsung meninggalkan kamarnya dan kali ini ia akan membuktikan apakah anak-anak yang selama ini memanggilnya ayah adalah bukan anaknya juga. Yah, kini Xyan pun langsung meninggalkan kamarnya dan menuju sekolahan putra dan putrinya, tidak ada tujuan lain selain ia yang ingin mengambil rambut anak-anaknya dan akan digunakan untuk kepentingan tes DnA.


Ini adalah cara terakhir sebelum ia nantinya akan tahu kebenaran apa yang Kimi sembunyikan. Xyan tidak akan membiarkan Kimi tetap hidup enak di rumahnya, ia akan mengusir Kimi dan tentu akan menceraikanya.


"Ayah ...." Xeva dan Xevi pun lari dengan sangat girang ketika melihat ayahnya menjemputnya. Anak-anak yang sangat lucu dan menggemaskan. Xyan tidak akan pernah menyangka anak-anak yang pandai, baik dan menggemaskan adalah bukan anaknya.


"Papah sengaja ingin jemput kalian untuk makan siang dulu, apa kalian mau?" tanya Xyan dengan lembut, ia  tidak akan menunjukan kemarahanya pada anak-anak yang tidak tahu apa-apa.

__ADS_1


"Heleh, Xeva mau ...." Xeva pun nampak sangat bahagia.


"Yes, Xevi juga mau." Tidak mau kalau adik Xevi pun berjingkrak bahagia, dan menggandeng tangan ayahnya masing-masing satu. Sedangkan di belakangnya sang pengasuh mengikuti kemana majikanya pergi. Untuk membuat semuanya berjalan dengan lancar. Xyan pun mengajak kedua anak kembarnya makan di luar dulu tanpa sepengetahuan putra putrinya Xyan pun mengambil rambut masing masing anaknya dan menyimpan di tisu.


*****


"Sekarang kan sudah Ayah traktir makan, sekarang Ayah mau kerja lagi, kalian pulang bareng Bibi dan supir yah," ucap Xyan setelah putra dan putrinya kenyang, dan misinya pun selesai.


"Ok Yah." Dengan kompak Xeva dan Xevi membalas dengan semangat. Setelah memastikan anak-anaknya pulang dengan aman. Kini Xyan pun langsung menuju rumah sakit ternama dan terlengkap. Ia akan melakukan tes DnA apakah anak-anaknya benar anak laki-laki lain atau bukan. Dia tidak akan bisa tidur nyenyak kalau belum tahu hasinya.


"Kira-kira untuk hasilnya berapa lama Dok?" tanya Xyan setelah laki-laki itu menyerahkan syarat-syarat untuk melakukan tes DnA pada dirinya dan kedua anak kembar yang selama ini ia anggap anaknya sendiri. Hanya dengan tes ini ia bisa tenang.


"Satu atau dua minggu Tuan, nanti kalau tesnya sudah ada hasilnya, pihak kami akan menghubungi Anda," jawab dokter dengan sopan.


"Hah, selama itu Dok?" Xyan nampak kaget karena ia pikir hasil tesnya bisa keluar satu atau dua jam. Satu sampai dua minggu tidak mungkin dia berpura-pura baik-baik saja dengan Kimi, sedangkan dia untuk melihat istrinya saja sudah sangat muak, apalagi tetap bersikap biasa saja.

__ADS_1


"Iya Tuan, memang waktu yang diperlukan untuk tes DnA cukup lama."


"Tapi hasilnya pasti akurat kan Dok?" tanya Xyan lagi.


"Bisa dikatakan sembilan puluh persen pasti akurat Tuan."


"Baiklah kalau begitu saya akan serahkan pada tim Dokter yang menangani, dan secepatnya kalau sudah ada hasilnya tolong kabari saya yah Dok," ucap Xyan seraya berpamitan.


"Siap Tuan, saya akan secepatnya menghubungi Anda apabila tes DnA-nya sudah selesai."


Xyan pun langsung pergi dari rumah sakit di mana ia melakukan tes DnA. Ia tidak ingin pulang ke rumah, tapi kira-kira alasanya apa. Xyan pun tidak langsung melajukan kendaraanya. Ia lebih dulu mencari ide bagaimana caranya agar dia tidak pulang ke rumah hingga hasil tes DnA ke luar. Dan tentunya tanpa lembuat Kimi curiga kalau sedang mencari tahu tentang dirinya dan anak-anaknya.


"Apa aku pura-pura, tugas luar negri yah, mungkin aku bisa gunakan waktu ini untuk mengecek pekerjaan yang di luar Negri. Ah, itu kayaknya ide bagus." Xyan mengembangkan senyum terbaiknya, dan dia pun langsung menginjak pedal gasnya dan melanjukan mobilnya menuju kantor. Biarkan urusan membereskan baju bisa ia minta tolong Oka, Xyan bisa gunakan alasan darurat. Sehingga Kimi tidak akan banyak tanya. Dan yang terpenting ia tidak akan bertemu Kimi.


Bersambung.....

__ADS_1


...****************...


__ADS_2