
Sejak menerima pesan dari nomor yang tidak dikenal, Xyan pun jadi tidak fokus bekerja. Beberapa kali ia mencoba tetap fokus dalam pekerjaannya, tetapi pada kenyataanya, ia akan kembali teringat pesan dari nomor yang tidak ia kenal itu. Meskipun Xyan sudah berusaha percaya Kimi tidak mungkin menghianatinya, tetapi pikiran itu lagi-lagi datang. Membuat Xyan benar-benar tidak bisa fokus bekerja.
"Bagaimana kalau ternyata Xeva dan Xevi bukan anakku, apalagi dalam sil-silah keluargaku tidak ada keturunan anak kembar. Apakah aku harus melakukan tes DnA?" batin Xyan. Pikiranya benar-benar tidak bisa fokus bekerja. Yang justru terus terfikirkan pesan dari nomer gelas itu.
Laki-laki itu pun mencoba mengecek Kimi dengan menghubunginya. Namun, panggilanya tidak juga diangkat.
"Sebenarnya ada apa dengan Kimi, apakah mungkin Kimi memang ada main dengan laki-laki lain."
Pletakkk .... pena yang sedang Xyan mainkan pun langsung patah seketika, seolah patahan pena itu menggambarkan betapa marah dan kesalnya Xyan saat ini. Laki-laki itu menghirup nafas dalam, dan coba mengeluarkanya perlahan, berharap kalau ia bisa mengurangi kemarahanya. Tanpa pikir panjang Xyan pun langsung menyambar jas yang ia gantungkan di kursi dan langsung mengambil ponsel serta tasnya.
Demi ketenangan hatinya dan juga demi membuktikan pesan asing yang masuk ke ponselnya, Xyan sudah putuskan ia akan mencoba mencari tahu apa yang dikatakan oleh orang yang ia tidak kenal, apakah benar atau hanya ingin memancing keributan antara Xyan dan Kimi saja.
__ADS_1
"Tuan, Anda mau ke mana?" tanya Oka, sang asisten pribadi sekaligus tangan kanan dan orang kepercayaan Xyan.
Xyan yang sebenarnya tengah terburu-buru pun langsung menghentikan langkah kakinya dan menatap Oka dengan tatapan yang serius. "Aku ada kerjaan di luar, kamu tolong gantikan pekerjaan aku. Mungkin beberapa hari ini aku akan sangat sibuk kamu tetap bekerja seperti biasa dan kerjakan juga apa yang jadi kerjaan aku. Aku memberi wewenang untuk kamu, dan kalau kamu butuh persetujuan dari aku, kamu bisa hubungi aku. Aku percayakan pekerjaan aku pada kamu." Xyan pun langsung menepuk pundak Oka.
"Baik Tuan saya akan kerjakan apa yang Anda perintahkan. Dan semoga urusan Anda cepat selesai." Oka menundukan kepala dan sedikit membukukan badanya, memberi salam hormat pada Xyan, dan Xyan yang memang ramah dan baik pun membalas dengan senyuman terbaiknya.
Tanpa membuang waktu lagi Xyan langsung mengayunkan kakinya menuju loby kantornya, ia tidak sabar ingin segera sampai di rumah. Dan mencoba mencari tahu apa yang Kimi sembunyikan. Memang Xyan sebenarnya juga curiga kalau Kimi menyembunyikan sesuatu, karena Xyan juga bisa melihat kalau tingkah Kimi akhir-akhir ini sangat berbeda dengan Kimi yang dulu.
Setelah menempuh perjalanan hampir satu jam kini Xyan sudah sampai di rumah. Orang yang pertama dicari tentu Kimi. Namun, Xyan tidak melihat Kimi di rumahnya, dan di sekolah juga Kimi tidak ada. Yah, sebelum Xyan memutuskan pulang ke rumah ia memang lebih dulu mengecek ke sekolah putra dan putrinya.
"Bi, Kimi ada di rumah?" tanya Xyan pada asisten rumah tangganya yang kebetulan lewat di hadapanya.
__ADS_1
"Nyonya ada di dalam kamar Tuan. Tadi bilang tubuhnya sangat cape mungkin sekarang sedang istirahat," jawab sang asisten rumah tangga, dengan sopan. Xyan pun tidak banyak bertanya lagi, ia langsung menuju kamar pribadinya, dan benar saja Kimi sedang tidur pulas.
"Sebenarnya apa yang terjadi dengan kamu Kimi, apa mungkin kamu menghianati aku, diam-diam kamu bermain api di belakangku," gumam Xyan dengan suara yang sangat pelan, kedua tanganya mengepal ketika membayangkan wanita yang sangat ia cintai dan ia kenal sangat baik, menghianati dirinya dan bercinta dengan laki-laki lain. Mata merah Xyan terus menatap Kimi yang terlihat memang sangat pulas tertidur, bahkan wanita cantik itu tidak menyadari suaminya pulang dan sekarang sedang menatapnya dengan tatapan yang tajam
Kecurigaan Xyan pun semakin bertambah, dan ia yakin kalau pesan itu adalah benar. Kini Xyan pun mengambil ponsel milik Kimi yang sengaja di letakan di atas nakas. Dengan cekatan Xyan langsung mengecek M-Banking dan mengecek informasi mutasi rekening Kimi.
Deg!!! Betapa kagetnya Xyan ketika melihat transaksi keluar dari tabungan Kimi yang benar-benar fantastis.
"Aku tidak menyangka ternyata aku selama ini tertipu oleh kebaikan wanita ini."
Bersambung....
__ADS_1
...****************...