Memilih Menikahi Janda

Memilih Menikahi Janda
23 dingin


__ADS_3

Natasya tidak bisa mengendalikan perasaannya


"jelaskan padaku kenapa kamu mengkhianati aku" Natasya tak bisa membendung air matanya


"diantara kita sudah berakhir jadi mau dijelaskan pun tidak akan mengubah apapun" ucap Farrel tanpa melihat wajah Natasya yang terus melihatnya


Natasya terdiam mendengar ucapan Farrel tak percaya lelaki yang dulunya hangat kini bersikap dingin


"tidak kamu harus menjelaskannya aku tidak terima diperlakukan seperti ini tanpa mendapat penjelasan apapun" ucap Natasya kemudian


Farrel hanya terdiam


"hei,," paksa Natasya


"pulanglah" ucap Farrel tanpa bergeming


Natasya menatap lekat wajah Farrel yang seolah tak memperdulikannya


"dijelaskanpun percuma ada dinding pembatas diantara kita yang tidak bisa ditembus apa yang dikatakan dan dilakukan semuanya tidak akan ada artinya biarlah semua berakhir seperti ini" batin Farrel


"pulanglah dan mari jalani kehidupan masing masing" ucap Farrel lagi sambil membukakan pintu untuk Natasya

__ADS_1


"jadi kamu tidak mau menjelaskan apapun padaku" tanya Natasya lagi dengan emosional


"tidak mau menjelaskan,,tidak mau menjelaskan,,"Natasya emosi dia menarik narik baju Farrel sambil terkadang memukul dia terpukul karena diliputi rasa cemburu dan rasa marah karena dikhianati


"memangnya penjelasan seperti apa yang kamu inginkan" ucap Farrel melepaskan tangan Natasya


"benar atau salah tindakan yang kulakukan sekarang Dimatamu hanya akan menjadi kesalahan seperti halnya seberapa besar cintaku padamu semua tetap salah jika Tampa dukungan papahku benar kan" Farrel menjadi emosional membayangkan Natasya yang saat itu pergi menjauh disaat Farrel membutuhkan sedikit harapan


Natasya terdiam dia tersadar dirinya sudah bersalah menolak Farrel karena Farrel tidak bisa memberikan apa yang diinginkannya


"maaf,, maafkan aku " ucap Natasya melembut


"maafkan aku farrel" ucap Natasya lagi lalu pergi meninggalkan Farrel


sementara itu Natasya keluar dari kantor Farrel dengan mata sembab seseorang memperhatikannya dalam mobil


📞hallo ternyata benar yang kau katakan dia berada di kantor si Farrel


ucap Joe yang menelpon temannya


📞thanks ya

__ADS_1


ucapnya lagi lalu menutup telpon


"Natasya kamu pikir gertakanku main main hah,, beraninya kamu mendekati mantanmu itu,, kita lihat apa mantanmu akan punya simpati setelah mengetahui apa yang sudah kita lakukan" ucap Joe sambil mengepalkan tangannya


---------------'


Farrel sudah mengendalikan perasaannya dia mulai terlihat tenang,,


"memang benar harusnya aku memberi penjelasan pada Natasya karna pernikahan itu terjadi saat aku dan Natasya masih menjalin hubungan, harusnya aku bilang pernikahanku dengan Mona hanya pernikahan formalitas untuk membantunya saja setelah itu kami akan berpisah dan kembali pada kehidupan kami masing masing,,tapi dengan sifat Natasya yang seperti itu ditambah lagi hubungan kami sudah berakhir rasanya lelah jika berdebat untuk sesuatu yang sia sia" Farrel menarik napas panjang dia memijat kepalanya bagaimana pun dia harus fokus karena masih ada pekerjaan yang harus diselesaikannya


setelah berusaha fokus pada pekerjaannya tak terasa waktu menunjukan pukul 4 sore


tiba tiba ada notifikasi pesan masuk di hp Farrel


📩 aku Joe pacar Natasya ada yang harus kita bicarakan


📨gak tau dan gak mau tau,, lagi sibuk harap jangan ganggu


lalu Joe mengirimkan foto dirinya dan Natasya sedang berciuman dengan badan yang hanya ditutupi selimut


📩 yakin gak mau bertemu datanglah ke jalan XXXXXXX no XXX

__ADS_1


emosi meluap dibadan Farrel melihat foto tersebut


 


__ADS_2