Memilih Menikahi Janda

Memilih Menikahi Janda
25 merasa kecewa


__ADS_3

sepulang dari pertemuannya dengan Joe Farrel merasa frustasi dia duduk di balkon apartemennya sambil menuangkan segelas alkohol sesekali dia terlihat melamun sesekali dia memijat keningnya


mau berusaha setenang apapun tidak bisa dipungkiri kalo kejadian kali ini mempengaruhi mentalnya


padahal selama 7 tahun berpacaran Farrel dan Natasya belum pernah berprilaku sampai sejauh itu, ada rasa kecewa dari diri Farrel namun di satu sisi Farrel harus berpikir dewasa jika perbuatan seperti itu di dunia dengan kehidupan modern merupakan hal yang biasa, Farrel menarik panjang napasnya, dia menyalakan rokoknya lalu setelah itu meminum alkoholnya pikiran Farrel benar2 kacau saat ini


sementara Natasya sedang berada dikamarnya dia sangat menyesali perbuatannya dia mengutuk Joe habis habisan, Natasya menjambak rambutnya membayangkan seberapa bencinya Farrel terhadapnya, selama seumur hidup dia mengenal Farrel baru kali itu dia melihat tatapan dingin Farrel yang menunjukan kekecewaan


keesokkan harinya Farrel terlihat habis mandi dia meminum teh jahenya sambil memeriksa desain buatannya sepertinya dia sudah bisa mengendalikan diri dari kegalauannya setelah menambahkan beberapa detail dia kemudian bersiap untuk berangkat ke kantor


saat Farrel akan memasuki mobil tiba tiba


"Farrel " seseorang berteriak memanggil namanya


Farrel melirik ke arah suara yang memanggilnya, ternyata yang memanggilnya adalah Amanda


Amanda langsung berlari ke arah Farrel kemudian dia memberikan bungkusan paper bag yang berisi makanan bergizi


Farrel yang melihat bungkusan itu hanya diam dan tak menerimanya


"itu untuk balasan traktiran waktu itu jadi tolong diterima ya" ucap Amanda


"kamu tau gak kalo akhir akhir ini kita masuk berita gosip.."

__ADS_1


"aku tau kok" ucap Amanda memotong ucapan Farrel


"ini hanya untuk balasan traktiran waktu itu" lanjut Amanda


Farrel mengusap wajahnya


"baiklah terima kasih" ucap Farrel akhirnya


lalu saat Farrel membuka pintu mobilnya


"dan ya jika ada infotainment yang menanyakan kedekatan kita langsung saja katakan kalo kita tidak sedekat seperti yang mereka pikirkan jangan buat mereka salah faham" ucap Farrel lalu masuk ke dalam mobil


"apa ini artinya aku ditolak sebelum berperang" batin Amanda


kemudian Amanda mengetuk kaca mobil Farrel, dan Farrel pun membukanya


Farrel terdiam mendengar ucapan Amanda dia tidak menyangka Amanda akan berbicara seperti itu


"apa karena dia artis bicaranya pandai sekali" ucap Farrel dengan muka kesal sambil menutup kaca mobilnya


@@@@@


saat sampai dikantornya Farrel dihampiri seorang resepsionis

__ADS_1


"maaf pak Farrel ada titipan barang" ucapnya


"dari siapa?" jawab Farrel


"dari seorang perempuan yang bernama starla"


Farrel Tampak terdiam seperti berpikir


"oke" jawab Farrel akhirnya


didalam ruangannya Farrel membuka paper bag dari resepsionis tadi ternyata isinya sebuah dasi kantoran yang sangat bagus dan pasti mahal, dan dalam suratnya tertulis


'anggap saja ini hadiah dari teman lama semoga harimu menyenangkan


dari temanmu


starla'


lalu dia membuka paper bag satu lagi yang dari Amanda isinya roti bergizi ala eropa yang sudah pasti mahal juga


Farrel tampak berpikir sambil merapatkan kedua tangannya dan didekatkan ke wajah


"apa aku ke GRran ya kok aku merasa mereka lagi ngedeketin aku tapi masa sih,,kalo gak sih syukur, tapi kalo iya gimana bisa berabe urusannya" keluh Farrel kemudian mengusap wajahnya

__ADS_1


@@@@@@


 


__ADS_2