Memilih Menikahi Janda

Memilih Menikahi Janda
35 takut menyakiti


__ADS_3

setelah mendekati jam makan siang mereka berjalan menuju jalan yang dekat lapang agar memudahkan Abang grab putar balik kendaraan,selama keluarga itu berjalan para tetangga dan penghuni kampung tersebut khususnya kaum hawa secara sembunyi-sembunyi tak berhenti memperhatikan Farrel dalam hati mereka bertanya 'apa yang dimiliki Mona sampai bisa memikat pria setampan itu' terlebih sifat Farrel yang penuh kasih sayang terhadap anak sambungnya membuat orang orang disana semakin iri saja, ibu ibu yang sedari tadi nyinyir ke Mona hanya bisa tambah kesal melihat keakraban Farrel dan Mona ,melihat suaminya sendiri yang gak ganteng gak banyak duit tapi banyak tingkah suka caper ke cewe lain membuat ibu ibu tersebut tambah kesal iri dan dengki bersatu padu menjadi satu


Farrel berjalan sambil menggendong Nathan ,penampilan Farrel yang paripurna sangat kontras dengan jalan beralas beton semen di perkampungan tersebut ,namun seakan ada pemandangan indah dengan adanya Farrel disana


tak lama setelah mereka sampai di jalan dekat lapangan grabcar pun datang,mereka menaiki kendaraan tersebut menuju rumah makan MULIH KA DESA


"ternyata melepas Penat dengan bepergian seperti ini tidak buruk" batin Mona


saat sampai dirumah makan, Farrel dan Mona memesan makanan sedangkan Bu Risa memilih tempat untuk mereka makan nantinya


Farrel dan Mona memilih beberapa menu khas Sunda dari mulai sambal, tumisan, lalapan dan daging Farrel memesan ayam goreng lebih banyak karna sudah janji pada Nathan kan membelikan ayam goreng yang banyak saat nathan sembuh


mereka makan bersama penuh sukacita sambil memperhatikan pemandangan yang menyegarkan mata, Farrel agak kesulitan makan dengan tangan karena terbiasa menggunakan sendok dan garpu Mona mengajarinya memberi contoh dengan menyuapi Farrel sekali, orang yang melihat adegan itu menganggap so sweet padahal yang sebenarnya terjadi Farrel sedang dimarahi oleh Mona karena dianggap payah "makan pake tangan aja gak bisa", sementara Nathan sangat bahagia akhirnya bisa makan ayam goreng yang banyak tanpa harus takut gatal di bagian yang sudah disunat


setelah selesai makan Nathan nampak mengantuk Bu Risa gantian menggendong Nathan sambil beristirahat, sementara Farrel mengajak Mona untuk berjalan melihat pemandangan yang asri sambil mengobrol saat menemukan sudut pemandangan yang bagus Farrel dan Mona duduk bersama


"sebenarnya akhir akhir ini ada yang aku takutkan Mba" ucap Farrel

__ADS_1


"takut kenapa"


"aku takut menyakiti Mba"


Mona mengerenyitkan dahi


"apa dia kepikiran gosip yang sedang menimpanya" batin Mona


"aku menikahi Mba untuk melindungi Mba tapi yang aku takutkan malah akan menyakiti Mba aku..." Farrel tak melanjutkan kata katanya, matanya tampak berkaca kaca


"hei" ucap Mona sambil mengelus kepala Farrel


"maaf mba aku gak tau tindakanku ini benar atau salah aku hanya gak tega melihat mba dihina padahal suami mereka lah yang gak bermoral dan aku lebih gak tega melihat anak mba menjadi sasaran kebencian aku.." Farrel tidak berani meneruskan kata katanya


"aku mengerti terimakasih sudah mau melindungi kami" ucap Mona dengan sedih


"aku merasa bersalah menikahi mba tapi gak bisa cinta sama mba dan lagi..."wajah Farrel terlihat bersalah

__ADS_1


"tidak apa apa aku tidak akan menuntut apapun kamu mau melindungi anakku saja aku sudah sangat bersyukur dan berterimakasih, jadi jangan jadikan pernikahan ini beban untukmu dan jalanilah hidupmu seperti biasanya" ucap Mona menunjukkan ketulusan dihatinya


Farrel memandang Mona


"bagaimana seseorang bisa punya hati selapang itu" batin Farrel


Mona lalu kembali mengelus kepala Farrel


"anak baik kamu berhak bahagia" batin Mona


"orang yang baik akan selalu di jaga oleh tuhan dan kamu akan mendapatkan hal yang terbaik dalam hidupmu, kamu akan bahagia dan aku berjanji saat kita kembali ke jalan masing masing aku tidak akan terluka dan akan menemukan kebahagiaanku juga , karena itu jangan takut , jangan merasa bersalah, aku berjanji apapun yang terjadi nanti aku Nathan dan ibu pasti akan baik baik saja" ucap Mona


Farrel malah menangis mendengar ucapan Mona


"ya ampun kenapa air matamu malah tambah banyak apa aku ada salah kata" ucap Mona panik, niat hati ingin menenangkan tapi yang ditenangkan malah tambah jadi nangisnya


''''''------

__ADS_1


__ADS_2