
Natasya mengirimkan alamatnya kepada Mona
Keesokan harinya Mona mengambil cuti selama 2 hari, karena ternyata Natasya ingin bertemu dijakarta perjalanan Garut Jakarta sangat jauh ditambah lagi badan yang akan kelelahan
Mona menaiki bis menuju Jakarta, saat dalam perjalanan pikiran Mona bercampur aduk "apa yang harus aku lakukan" batin Mona
saat Mona sudah sampai jakarta dia beristirahat sebentar di warung makan setelah merasa cukup, mona langsung mencari alamat pertemuannya dengan Natasya, ternyata Natasya mengajak bertemu di pantai Ancol yang terkenal dengan keindahannya
Mona sampai di pantai Ancol namun anehnya pantai itu terlihat sepi tidak ada pengunjungnya Waktu menunjukan pukul 3 sore ,saat itu hp Mona berdering itu adalah telepon dari Natasya Mona pun mengangkatnya , meski Mona mengangkatnya Mona tidak bicara begitupun dengan Natasya,
📞 kamu lihat jembatan yang menuju ke laut kan , datanglah ke sana
Akhirnya Natasya berbicara juga
📞iya
Natasya langsung menutup teleponnya
Mona berjalan diatas jembatan yang yang diminta Natasya ,dari kejauhan di ujung jembatan itu nampak Natasya yang berdiri menghadap laut
Mona berjalan mendekati Natasya
saat sudah dekat dengan Natasya Mona menghentikan langkahnya, Natasya yang menyadari Mona ada dibelakangnya membalikkan badan menghadap Mona ,saat Natasya membalikkan badannya rambut Natasya yang tersapu angin laut tampak begitu indah menyempurnakan wajah Natasya yang cantik
__ADS_1
"cantik sekali, dia terlihat seperti peri " batin Mona
Kini Mona dan Natasya saling berhadapan
Natasya memakai blezer berwarna krem membuat kulit putih cerahnya terlihat semakin bersinar aura mahal mewah dan fashionable seperti itulah Natasya terlihat
Mona memakai blezer berwarna abu kebiruan warna yang menyerupai laut terlihat cocok dengan kulit Mona yang putih bersih ,meskipun kulit Mona tidak secerah kulit Natasya namun tidak dipungkiri Mona terlihat menawan dan lebih muda dari usianya
"apa benar dia 9 tahun lebih tua dari Farrel" batin Natasya
kedua orang itu saling bertatapan seolah tenggelam dalam pikiran masing masing
"pasti kamu bertanya tanya kenapa tidak ada pengunjung lain di tempat ini kan" Natasya memulai pembicaraan
"aku menyewa tempat ini untuk berbicara denganmu supaya tidak diganggu orang yang mendengarkan pembicaraan kita" Natasya berkata seperti itu untuk menunjukkan kastanya
Mona menundukkan wajahnya
"sepertinya dia mengerti dimana posisi kastanya" batin Natasya senang
"tidak perlu bersedih aku sudah tau kondisimu yang kurang mampu" Natasya terang terangan
Mona menatap Natasya
__ADS_1
"padahal kamu sangat cantik tapi ucapanmu sangat buruk" ucap Mona
"lalu kenapa kamu tak suka" Natasya mendekati Mona dan memelototkan matanya
"padahal yang kukatakan adalah fakta tapi kamu tak terima" ucap Natasya lagi sambil menyilangkan tangannya
"apakah aku bilang aku tak terima, tidak kan aku hanya bilang wajahmu cantik tapi ucapanmu buruk bukankah itu juga fakta, tapi kelihatannya yang tidak suka dan tidak terima adalah dirimu" ucap Mona dengan santai
"ap,,apa" Natasya tampak kesal
"kini aku mengerti kenapa mamahnya Farrel sangat membencimu" ucap Natasya mengintimidasi
Mona mengerenyitkan dahinya
"baiklah langsung saja ke intinya, mamahnya Farrel Tante Ratna sudah tau kalo Farrel menikahimu untuk menyelamatkan imagemu pernikahanmu dan Farrel adalah sebuah kepura-puraan dan kamu tau Farrel anak siapa,,?" Natasya dengan penuh emosi dia lalu mengeluarkan sebuah foto majalah di tasnya
foto tuan Angga Pratama Wijaya pebisnis handal dengan aset miliaran rupiah
Mona kaget melihat foto tuan Angga yang di majalah itu tertulis tuan Angga masuk kedalam 10 pebisnis sukses yang berpengaruh
"ya ampun ternyata Farrel anak konglomerat" batin Mona sangat terkejut
...****************...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...