
memakan cimol bersama teman teman membuat senyum Farrel yang dulu hilang datang kembali
Farrel sudah mulai berbaur dengan teman teman disana meski hanya dengan teman teman perempuan
suatu hari Farrel sedang bermain sondah dengan para anak perempuan sementara Andi dan para teman lelakinya bermain kelereng
"hei anak jakarta" ucap Andi mencibir
"namaku Farrel " Farrel kesal tak suka dicibir
"oh Farrel,,sini dong main disini masa anak laki laki mainnya sama anak perempuan" ucap Andi mencibir lagi
"biarin aja masalah buat kamu" salah satu anak perempuan membela
"apaan sih Andi gak jelas" ucap anak perempuan lainnya
"yang gak jelas itu si Farrel,, kulitnya aja lebih putih daripada anak perempuan jangan jangan sebenarnya si Farrel itu perempuan wkwkwk" Andi meledek habis habisan
Farrel menghampiri dengan kesal
"aku bukan perempuan aku tuh laki laki jangan ngomong sembarangan kamu" Farrel marah gak terima
"masa sih" Andi nyebelin
"kamu" Farrel mendorong badan Andi sampai Andi terjatuh
__ADS_1
"aduh" pekik Andi lalu dengan cepat berdiri kemudian mencubit serta memukul ringan tangan Farrel
seketika tangan Farrel yang dicubit Andi memerah
Farrel pun langsung menangis
"masa laki laki kulitnya putih di cubit dikit aja merah kayak anak perempuan wkwk hahaha " ucap Andi lagi
saat itu Mona yang baru pulang sekolah melihat kejadian itu langsung menghimpit kepala Andi dan menjitakinya
"apa aku mengajarimu bicara buruk ,belajar darimana kamu bicara begitu" ucap Mona
"ampun kak ampun" Andi merintih
"gak aku kasih uang jajan tau rasa kamu" ucap Mona sambil melepas himpitannya
"kalo gitu cepat minta maaf" Mona tegas
Andi ragu ragu untuk minta maaf karena Farrel belum berhenti menangis, melihat hal itu Mona langsung menghampiri Farrel
"hei anak baik" sapa mona
Farrel mendengar seseorang menyapanya namun karena terlanjur kesal Farrel memilih terus menangis
tiba tiba Farrel merasakan ada seseorang yang memeluknya tercium wangi sabun dan sampo dari orang yang memeluknya Farrel pun tersentak
__ADS_1
"anak baik jangan menangis ya, Andi sudah menyesal dia mau minta maaf tuh" ucap Mona kemudian melepas pelukannya
"iya" ucap Farrel yang langsung berhenti dari tangisnya dan memandang kagum pada Mona
"dan kamu cepat minta maaf" ucap Mona sambil menghimpit Andi lagi
"iya iya tapi kalo di cekik begini gimana mau minta maaf" Andi meronta
"cepat" Mona tegas sambil melepas himpitannya
"maaf ya Farrel aku janji bakalan baik mulai sekarang" ucap Andi sambil mengulurkan jari kelingking
Farrel memicingkan matanya seolah tak percaya
"kalo dia menganggumu lagi bilang padaku maka aku gak akan memberi Andi uang jajan selamanya" Mona memastikan
kata "selamanya" terngiang ngiang di telinga Andi sampai membuat Andi shok
"tidakk" teriak Andi "hei Farrel cepat maafkan aku, aku gak mau gak dapat uang jajan selamanya" Andi panik
"kalo gitu kamu beneran janji gak bakal ganggu aku lagi dan gak bakal ledekin aku lagi" Farrel memastikan
"iya iya" ucap Andi terburu buru
Farrel pun membalas jari kelingking Andi
__ADS_1
sejak saat itu mereka sedikit demi sedikit mulai akrab, Andi selalu mengajak Farrel bermain dan mengajarinya di luar dugaan ternyata farrel sangat cepat menguasai permainan dia ternyata sangat jago bila sudah diajari
------""""""