
Setelah itu dalam waktu seminggu mereka melakukan pernikahan siri secara tertutup kemudian mereka mengadakan resepsi secara terbuka untuk mengundang orang-orang dikampung tersebut
@@@@@
Farrel termenung mengingat Mona yang hari ini harus dia tinggalkan
"kalo dipikir-pikir setelah menikah pun dia tidak pernah menuntut apapun dariku yang dia pikirkan selalu tentang kebaikanku, bagaimana aku bisa meninggalkan orang sebaik itu ,bahkan dia sampai berjanji tidak akan terluka jika aku meninggalkannya padahal dia pasti akan sangat kesulitan begitu orang-orang tau dia menjanda lagi, aku tidak akan pernah bisa meninggalkannya" hati Farrel terasa perih membayangkan Mona yang akan kesulitan
"maaf mah meski awalnya aku menikahi mba Mona hanya untuk melindunginya, tapi sepertinya aku akan melindungi Mba Mona untuk selamanya "batin Farrel yang bertekad tidak akan pernah meninggalkan Mona
@@@@@
Sementara Mona di kampungnya memutuskan untuk menjual rumahnya, Mona tampak akan memasang papan pengumuman
"apa kamu yakin?" tanya Bu Risa
"iya bu ini yang terbaik"
Bu Risa hanya bisa pasrah pada keputusan putrinya
"sebelum orang-orang tau aku akan menjanda lagi sebaiknya kita pergi dari sini"
"iya terserah kamu saja jika itu yang terbaik" Bu Risa meneteskan air mata, Bu Risa tidak menyangka kesedihan yang terlihat disaat Farrel pergi adalah karena mereka akan segera berpisah
"aku rasa ini sudah waktunya Bu, jika dulu kita keluar dari kampung ini saat masih beredar rumor buruk itu akan membuat image kita membenarkan rumor tersebut " ucap Mona
__ADS_1
"iya kamu benar bila kamu menjanda lagi pasti rumor itu akan datang lagi, jadi memang sebaiknya kita pergi sebelum hal itu terjadi" Bu Risa terisak
"maafkan aku Bu karena tidak bisa menjaga rumah warisan bapak ,padahal sebelum bapak meninggal dia berpesan agar rumah ini jangan sampai dijual tapi sepertinya kita tidak bisa tinggal disini lagi" Mona menahan tangis
"tidak apa-apa bapakmu pasti akan mengerti" Bu Risa memeluk Mona untuk menguatkannya
"semoga rumah ini cepat laku terjual supaya kami bisa segera pergi dari sini kasihan anakku" batin Bu Risa nyesek
@@@@@@
nyonya Ratna terkaget melihat Farrel bangun siang dan tidak ikut sarapan
"kenapa bangunmu siang sekali bukankah hari ini kamu akan pergi ke Garut kalo berangkat siang begini yang ada akan terkena macet dijalan" protes nyonya Ratna
Nyonya Ratna mengikuti Farrel ke dapur
"ya sudah kalo kamu ingin berangkat siang tidak apa apa bagaimana bila pakai supir untuk mengantarmu?"
Farrel tidak menjawab dia nampak berpikir
"kamu kenapa nak?" nyonya Ratna gelisah
"jadi pergi kesana kan?" tanya nyonya Ratna lagi
"tidak,, aku tidak akan pergi kesana aku akan pergi bekerja" jawab Farrel
__ADS_1
Nyonya Ratna tersentak
"apa magsudmu Farrel, kalo memang kamu malas untuk kesana kamu bisa memakai supir untuk mengantarmu" nyonya Ratna mulai emosi
"aku tidak bilang malas,, aku bilang aku tidak akan kesana" Farrel mempertegas ucapannya
"ap,,apa,,apa magsudmu tidak akan kesana bukankah hari ini kamu akan pergi kesana untuk memutuskan wanita itu" nyonya Ratna marah sampai gemetar
Farrel terdiam
"kamu sudah berkata pada mamah akan melakukannya Farrel" napas nyonya Ratna memburu terbawa emosi
cukup lama Farrel terdiam
"maaf mah aku tidak bisa meninggalkannya" ucap Farrel
"apa magsud ucapanmu" nyonya Ratna tersentak
"aku ingin terus berada disampingnya dan melindunginya, aku memutuskan akan menikahinya secara resmi"
"APA!!!!!" ucap nyonya Ratna kaget
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1