
nyonya Ratna kaget melihat foto dan video yang dikirim orang suruhannya
@@@@@
waktu menunjukan pukul 8:12 malam Mona dan Farrel sedang di kamar mengkeloni Nathan
"nanti kamu mau pulang jam berapa?"tanya Mona
"mungkin jam 2 atau jam 3 subuh"
"kamu bisa berangkat siang waktu segitu kan lagi enak tidur"
"supaya Nathan belum bangun, aku selalu berat hati kalau berangkat dilihatin Nathan rasanya jadi tidak tega untuk pergi"
"hatimu terbuat dari apa sih Farrel, apa terbuat dari berlian murni semurni kasih sayang dihatimu"
"apa sih Mba kata katanya lebay amat" Farrel ketus
Mona tertawa melihat Farrel yang ketus
"kenapa ketawa emang ada yang lucu" Farrel makin ketus
"ada tuh" jawab Mona sambil mengarahkan matanya pada Farrel
"apaan sih" Farrel akhirnya ikut ketawa juga
Mona melihat Nathan yang sudah tidur pulas
"kamu juga tidurlah bukankah besok mau berangkat subuh menyetir saat mengantuk itu berbahaya" ucap Mona sambil mengelus kepala Farrel lalu beranjak
tiba tiba Farrel menahan tangan Mona
__ADS_1
"mba tidur disini saja" ucap Farrel memelas
Mona memandang wajah Farrel yang bagi Mona terlihat seperti anak kucing
"sejak kapan kamu jadi penakut begitu Nathan saja biasa tidur disini sendirian, kamu tidur berdua bersama Nathan tapi masih minta ditemani" Mona meledek
"bukan begitu Mba, aku cuma ingin melihat wajah kalian selama mungkin sebelum aku pergi" ucap Farrel sambil tertunduk
seketika wajah Mona berubah menjadi sedih, Mona teringat ucapan Farrel waktu di tempat makan
"entah mengapa aku merasa sebentar lagi kami akan berpisah, jika benar itu terjadi tuhan tolong kuatkan aku dan Nathan" batin Mona, lalu Mona kembali ke tempat tidur
Mona tidur terlentang Nathan tidur ditengah sementara Farrel tidur menyamping menghadap Nathan dan Mona
"sepertinya aku akan sulit untuk tidur" ucap Mona
"kenapa" Farrel heran
Farrel nampak berpikir dengan ucapan mona, Farrel melihat ke Nathan yang sudah tidur
"magsud mba anak kucingnya aku" Farrel menunjuk dirinya
Mona tidak menjawab hanya tersenyum
"tega banget disamain sama anak kucing" Farrel tak terima
sementara Mona cuek bebek pura pura tak mendengar omongan Farrel
"apa benar aku terlihat seperti anak kucing Dimata mba mona" batin Farrel sambil membayangkan anak kucing lucu yang harus dirawat ibunya
"enggak ah mba aku gak seperti anak kucing" ucap Farrel
__ADS_1
yang diajak ngobrol tidak menyahut, ternyata Mona sudah tidur lelap
"apaan sih katanya gak bisa tidur" ucap Farrel sambil memandangi wajah Mona
"aku berjanji akan berjuang semampuku agar kalian tidak terluka" batin Farrel
@@@@@
waktu menunjukan pukul 2:45 dini hari Farrel sudah bersiap untuk berangkat dan Mona pun membantunya
sebelum pergi Farrel mencium pipi dan kening Nathan yang masih tidur lalu pamit pada Bu Risa
"aku pergi dulu" ucap Farrel dalam mobil
Mona mengangguk
"jaga Nathan dan tenangkan dia kalo dia nangis nyariin aku" Farrel khawatir
"aku mengerti aku pasti akan membujuknya" ucap Mona
"baiklah" Farrel akan menutup kaca mobilnya
"Farrel" ucap Mona
Farrel melirik tak jadi menutup kaca mobil
"hati hati dijalan kalo mengantuk sebaiknya cari tempat untuk beristirahat dulu oke" saran Mona
"iya istriku" ucap Farrel sambil nyengir, lalu diapun berangkat
"apaan dasar bocil nyebelin" Mona kesal
__ADS_1
.......''''''''''