Memilih Menikahi Janda

Memilih Menikahi Janda
45 one spoon a time


__ADS_3

"semoga keputusanku ini tidak menyakiti siapapun" batin Farrel lalu memejamkan matanya


tiba tiba Farrel bermimpi tentang masa lalunya yang masih teringat jelas dipikirannya


"apa kau menikah lagi TIDAK aku tak Sudi di poligami" ucap nyonya Ratna pada tuan Angga


"terserah aku tidak butuh ketidak sudianmu" tuan Angga cuek


"kenapa kamu tega apa tidak kasihan sama Fariq dan Farrel" nyonya Ratna menangis


"aku mencukupi dan mensejahterakan kalian Tampa kurang satupun omonganmu tentang kasihan tidak mendasar" tuan Angga ketus


"kau menikah lagi itu tandanya kau tidak kasihan pada keluarga mu dan kau malah bilang aku tak mendasar" nyonya Ratna marah


"kau yang hanya tau menghabiskan uang dengan berbelanja barang mewah sedangkan anak diurus dan diberi makan oleh pembantu bicara soal kasihan terhadap anak bukankah itu lucu" tuan Angga mencibir


setelahnya Farrel hanya melihat orang tuanya terus berdebat hingga akhirnya


"Farrel papah dan mamah tidak bisa lagi bersama ayo kita pergi dari sini" ucap nyonya Ratna sambil menuntun Farrel keluar dari rumah tuan Angga


setelah itu nyonya Ratna mencoba membuka bisnis investasi perhiasan dijakarta namun karena gaya hidup mewahnya akhirnya usahanya bangkrut dan terlilit hutang dia pun harus menjual barang barang mewahnya untuk membayar hutang, nyonya Ratna yang putus asa memutuskan pulang ke Garut ke rumah ibu sambungnya ibu Sartika

__ADS_1


disana Farrel melihat bagaimana frustasinya nyonya Ratna yang terpaksa harus hidup sederhana dan Farrel merasa sedih dengan kehidupannya untungnya nenek sambungnya sangat menyayanginya, hingga akhirnya neneknya menyuruh Farrel untuk main diluar dan jangan jadi pemurung Farrel pun mencoba berbaur dengan anak anak disana dan ternyata Farrel cukup akrab dengan anak anak perempuan disana saat sedang bermain loncat tali bertemulah Farrel dengan anak menyebalkan yaitu Andi


"lihat tuh anak laki laki tapi mainnya Ama anak perempuan wkwk" Andi mencibir


"iya ya wkwk " teman Andi yang lain ikut mencibir


seketika mata Farrel langsung menganak sungai


"oi mau nangis tuh wkwkwk" ucap Andi lagi lalu


BLETAKK!!! seseorang menjitak kepala Andi


"aku cari kemana mana ternyata kau malah disini mengganggu orang cepat pulang mamahmu bilang kau bahkan belum mandi dari pagi" ucap Mona tegas dan seram


"maaf ya anak anak baik jika Andi mengganggu kalian" ucap Mona dengan pose wajah manis


"iya " ucap anak anak sambil memandang kagum pada Mona


"oh anak siapa ini" ucap Mona saat melihat Farrel yang sedang melongo memandanginya


"dia Farrel anak baru dari Jakarta" ucap salah satu anak perempuan di sana

__ADS_1


"dia tadi di ganggu andi" ucap anak perempuan lainnya


"anak itu,,nanti aku akan memarahinya sebagai permintaan maaf kalian semua aku traktir beli cimol mau gak" ajak Mona


"mau" ucap anak anak antusias


"kamu juga ayo ikut" ajak Mona pada Farrel


dan Farrel digandeng paksa oleh anak anak perempuan disana untuk ikut


saat menuju mamang tukang cimol kebetulan mereka lewat depan rumah Andi


"asik ditraktir cimol" ucap anak anak riang gembira


"kak aku juga mau "ucap Andi sambil nongol di jendela rumahnya


Mona menghentikan langkah nya


"tidak ada jatah untuk anak nakal " ucap Mona dengan ekspresi ngambek


"tidak" teriak Andi berlinang air mata yang langsung di seret ibunya untuk mandi

__ADS_1


sontak anak anak disana langsung tertawa dan tanpa sadar Farrel pun ikut menertawakan


-------"""""""""


__ADS_2