
"dasar janda tidak tau malu beraninya dia menjerat anakku" nyonya Ratna langsung kesal mendengar perkataan Nikita
"kalo pernikahan Farrel dan janda itu terungkap ke publik hal itu bisa merusak nama baik keluarga yang selama ini sudah ku jaga mati matian" batin nyonya Ratna
"keluarga Pratama Wijaya yang terkenal turunan ningrat memiliki harta ratusan miliar punya menantu seorang janda dari desa aku rasa itu tidak terlalu buruk'' ucap Nikita sambil tertawa
"diam kamu jangan meledekku" hardik nyonya Ratna
"kenapa mba marah bukankah yang kukatakan itu fakta" ucap Nikita
nyonya Ratna membuang nafas kasar
"aku akan memaksa Farrel untuk berpisah dari janda itu, aku akan melakukan apapun" nyonya Ratna kekeuh
"kalo mba butuh bantuanku hubungi saja" ucap Nikita
lalu nyonya mengeluarkan amplop berwarna coklat berisi sejumlah uang
"ambilah kamu sudah bekerja dengan sangat baik Niki" ucap nyonya Ratna sambil menyodorkan amplop tersebut
"terimakasih Mba" ucap Nikita sambil menyentuhkan amplop ke kepalanya tanda mensyukuri rezeki yang dia terima
"bantu aku berpikir Niki menurutmu apa yang harus aku lakukan untuk memisahkan Farrel dari janda itu?" tanya nyonya Ratna
Nikita Tampak berpikir
__ADS_1
"mungkin mba bisa meminta langsung pada Farrel untuk meninggalkan wanita itu, mba jelaskan padanya kalo pernikahannya hanya akan merusak nama baik keluarga kalo dia tetap tidak mau ingatkan dia tentang jasa , dia jadi memiliki pendidikan dan sukses itu berkat keluarga besarnya, setidaknya dia harus berterima kasih dengan menurut pada keluarga, mba bisa menekannya dengan itu" ucap Nikita
"benar juga" ucap nyonya Ratna sambil manggut-manggut
"baiklah aku pulang dulu sebentar lagi suamiku pulang, aku harus sudah ada dirumah saat dia pulang" ucap nyonya Ratna
"baiklah hati hati dijalan Mba" ucap Nikita sambil mengulurkan tangan memeluk nyonya Ratna,nyonya Ratna pun membalas pelukannya
@@@@@@
keesokkan harinya
waktu menunjukan pukul 11:30 di kantornya Farrel sedang bersiap untuk pergi keluar mencari makan siang namun tiba-tiba telpon kantornya berdering Farrel pun mengangkatnya
📞tuan ada seorang ibu yang menyelonong masuk tanpa bertanya saya bermaksud mengejarnya tapi akan lebih baik jika tuan juga tau
📞baiklah tidak perlu dikejar biarkan saja
📞baik
Farrel menutup telponnya
"pasti itu mama" batin Farrel
tak lama kemudian nyonya Ratna masuk ke ruangan Farrel
__ADS_1
"kenapa mamah bersikap tidak sopan seperti itu ,mamah harus bersikap ramah terhadap para pekerja Farrel" ucap Farrel tanpa basa basi
"ini bukan waktunya membicarakan tentang ramah tamah Farrel, kamu tau kan kenapa mamah begini" ucap nyonya Ratna
"kalo mamah ingin membicarakan tentang pernikahan Farrel, Farrel gak mau bahas" ucap Farrel acuh
"mamah sudah tau siapa wanita yang kamu nikahi itu dan mamah juga tau alasan kamu menikahinya" nyonya Ratna tegas
"magsud mamah" Farrel kaget mendengar ucapan nyonya Ratna
"wanita itu bernama Mona anak Bu Risa dia seorang janda dan kamu menikahinya demi melindunginya dari skandal, benar kan"
"apa mamah memata matai aku"
nyonya Ratna tidak menjawab, melihat ekspresinya Farrel tau ibunya memata matainya
"bagaimana bisa mamah bersikap seperti itu, itu privasiku mah" Farrel tak habis pikir
"kenapa tidak boleh kamu anak mamah, seorang ibu berhak tau apa yang dilakukan oleh anaknya'' nyonya Ratna sangat kesal
''kenapa mamah begitu'' Farrel sangat sedih
''apapun niat dibalik itu yang kamu lakukan adalah kesalahan Farrel, tinggalkan wanita itu'' pinta nyonya Ratna dengan tegas
.......''''''''''
__ADS_1