
📞be,, benarkah siapa dia
ucap nyonya Ratna berdebar debar
📞namanya Mona statusnya janda beranak satu usianya setelah saya hitung 9 tahun lebih tua dari Farrel dan usia anaknya 3 tahun, dia bekerja di pabrik sepatu dan ibunya bernama Risa
sontak nyonya Ratna tercengang mendengar pernyataan orang suruhannya
"janda anak satu,,dan 9 tahun lebih tua dari Farrel,,ya tuhan" batin nyonya Ratna
📞apa kamu sudah mencari tahu alasan Farrel menikahi janda itu
📞itu sedang saya cari tahu nyonya karena minim koneksi kami jadi kesulitan untuk mengorek informasi tapi sedang saya usahakan
📞baiklah aku mengerti ikuti Farrel kemanapun dia pergi dan bila Farrel sudah pulang segera hubungi saya
📞baik nyonya
nyonya Ratna lalu menutup telponnya dia menggenggam erat hpnya raut wajahnya menunjukan kekhawatiran dan kegelisahan
tak lama kemudian nyonya Ratna mendapat kiriman beberapa foto dari orang suruhannya, foto foto Farrel bersama Mona Bu Risa dan Nathan
__ADS_1
"Mona anak Risa aku seperti pernah mendengar nama itu" batin nyonya Ratna
lalu nyonya Ratna teringat masa lalu saat dirinya dulu dicerai talak satu oleh tuan Angga ,nyonya Ratna membawa Farrel saat itu Farrel berusia 9 tahun dan tuan Angga membawa fariq yang saat itu berusia 15 tahun, saat nyonya Ratna gagal dalam membuka usaha dan sudah tidak mampu membayar uang sewa dijakarta, nyonya Ratna memutuskan pulang ke kampung ibu sambungnya ibu Sartika di Garut, saat itulah nyonya Ratna bertemu dengan ibu Risa yang merupakan teman sepekerjaan ibu Sartika di pabrik dodol , nyonya Ratna yang sudah terbiasa hidup mewah sangat kesulitan menjalani hidup tanpa uluran tangan tuan Angga, nyonya Ratna yang tidak bisa bekerja kasar terpaksa hidup tergantung pada ibu Sartika, himpitan ekonomi serta kehidupan yang pas passan membuat nyonya Ratna sangat tersiksa,
itu adalah masa tersulit masa yang paling ingin dilupakan oleh nyonya Ratna sebelum akhirnya dia kembali rujuk dengan tuan Angga
"itu adalah masa yang paling ingin aku lupakan, tapi kenapa Farrel malah melibatkan diri dalam kehidupan itu lagi, apapun yang terjadi aku harus bisa menghentikan Farrel, aku tidak ingin pernikahan Farrel akan menjadi bumerang bagi kehidupan kami saat ini" batin nyonya Ratna
@@@@@
sementara itu orang suruhan nyonya Ratna masih mengawasi Farrel
dan Farrel sedang menikmati camilan diteras rumah Mona
"asik makan diluar Farrel yang traktir kan" ucap Mona refleks
Farrel mengangguk
"seneng banget kamu kelihatan banget males masak" ucap Bu Risa mengerenyitkan dahi
"gak apa apa Bu sekali,sekali" ucap Mona sambil tertunduk
__ADS_1
"sering sering juga gak apa apa,, gimana kalo tiap kali aku pulang kita makanya diluar aja" ide Farrel
"jangan nak Farrel ibu rumah tangga itu harus lebih banyak masak dirumah dan bertanggung jawab untuk gizi anggota keluarganya" ucap Bu Risa yang pikirannya memang kolot
Farrel pun manggut-manggut
"tapi kalo sekali kali boleh kan?" tanya Mona sambil nyengir dan mencubit lengan ibunya
"ih kamu cubit cubit segala,,iya boleh" ucap Bu Risa dengan senyum
"aku pesan grabcar untuk nanti siang" ucap Farrel
"loh kan ada mobil" ucap Mona heran
"lagi hemat energi buat tenaga nyetir besok" ucap Farrel
"tapi nanti kita jalan ke depan dulu ya ke Deket lapang tuh biar nanti grabcar nya gampang puter balik"
"iya iya" jawab Mona senang
Farrel senang melihat Mona sudah kembali ceria dan antusias tidak seperti pertama datang Mona murung dengan mata sembab
__ADS_1
----'''''