Memilih Menikahi Janda

Memilih Menikahi Janda
06 cinta pertama dan terakhir


__ADS_3

dia menemui Natasya dibalkon tepi pantai, laut yang tenang dan angin yang berhembus menyapu rambut merupakan suasana yang disukai Natasya, hari itu Natasya terlihat sangat cantik perempuan itu memakai blazer warna krem sangat kontras dengan kulitnya yang putih mulus membuat dia terlihat semakin menawan


dengan ragu ragu Farrel mendekatinya


"Natasya"


Natasya melihat ke arah orang yang memanggilnya


"Farrel kamu datang" Natasya berlari dan memberikan pelukan, Farrel membalas pelukan itu


"ada yang ingin aku katakan" ucap Farrel membuat Natasya melepas pelukannya


Farrel memperlihatkan cincin berlian yang bentuknya mungil tapi cantik


"menikahlah denganku Natasya dan jadilah cinta pertama dan terakhirku"


Natasya terkejut mendengar ucapan Farrel


"aku akan membahagiakanmu dengan segala kemampuanku meskipun tanpa bantuan orang tuaku"


Natasya terpaku


"Natasya aku tidak bisa memberikan pernikahan seperti yang kakakku lakukan,aku juga sudah tidak bisa berhubungan dengan ayahku lagi tapi aku juga tidak bisa melepaskanmu aku mohon terima aku"

__ADS_1


Natasya nampak berpikir


"Farrel kamu tau kan..." Natasya tak sanggup melanjutkan kata katanya


"aku tau tapi aku akan berjuang semampuku dengan usahaku,aku yakin kita akan bahagia aku..."


"Farrel" Natasya menyela ucapan Farrel


"kalo kamu sudah tau itu harusnya kamu mengerti sebaiknya sekarang aku pergi dulu" Natasya beranjak pergi meninggalkan Farrel


"Natasya kalo kamu tidak terima aku sekarang berarti hubungan kita benar-benar berakhir" ucap Farrel dengan gemetar


Natasya menghentikan langkahnya


sedangkan Farrel terus memandanginya


"kalo memang itu maumu aku terima dan terimakasih sudah memberikan akhir yang menyakitkan" ucap Natasya dengan suara bergetar lalu dia melanjutkan langkah kakinya


Farrel ingin memanggilnya namun entah mengapa rasanya begitu sulit ,Farrel hanya bisa memandangi Natasya yang semakin menjauh


"kalo kamu melihat kebelakang sekali saja aku akan mengejarmu" batin Farrel


tiba tiba langkah Natasya terhenti

__ADS_1


Farrel berharap Natasya akan berbalik melihatnya


namun Natasya hanya terdiam sebentar lalu melanjutkan langkah kakinya menjadi jauh dan semakin jauh


Farrel memandangi Natasya yang semakin jauh entah mengapa tubuhnya merasa lunglai dia jatuh tersungkur air matanya mengalir


"ternyata ini benar benar berakhir " ucap Farrel dengan sangat sedih karena tak percaya cinta yang terjalin selama 7 tahun berakhir menyakitkan


Farrel terduduk memandangi laut yang tenang sesekali dia melihat cincin yang tidak diterima oleh Natasya, sepertinya dia sedang berusaha menenangkan dirinya


sementara itu Natasya yang telah berada di mobilnya menangis meraung Raung


"kenapa kamu seperti itu Farrel, kenapa kamu gak kejar aku, kenapa kamu gak berjuang untukku, apakah hubungan kita selama 7 tahun ini tidak ada artinya bagimu" Natasya lalu menjerit dia memukul mukul setir mobilnya, namun tak selang beberapa lama dia menenangkan diri mengatur nafasnya


"ayolah Natasya tenang kamu tau seberapa besar Farrel mencintaimu kan dia pasti akan kembali dari dulu kalo kita bertengkar dia yang akan slalu kembali aku cukup mempertahankan diri saja supaya dia kembali dengan perjuangan dan cinta yang lebih besar, yah pasti begitu" ucap Natasya pada dirinya sendiri


setelah memotivasi dirinya sendiri Natasya melajukan mobilnya meninggalkan tempat itu


@@@@


malam semakin larut Mona tidur sambil memeluk Nathan tiba tiba dia merasa tenggorokannya kering Mona pun terbangun dan ingin mengambil air namun dia kaget karena di samping Nathan ada Farrel yang tertidur


"Farrel kapan dia datang" ucap Mona terkejut

__ADS_1


___


__ADS_2