
Setelah selesai makan malam di restoran tersebut, Farrel dan Mona memutuskan untuk pulang
Saat sudah sampai di rumah
"Farrel ada apa di dalam kulkas?" tanya Mona
"ada minuman bersoda"
"begitu tidak ada bahan makanan?"
"apa mba mau makan lagi"
"aku tidak kenyang makan disana" ucap Mona sambil menggaruk kepala yang tak gatal
Farrel langsung tertawa mendengar ucapan Mona "bagaimana bisa seorang perempuan makannya banyak begitu" batin Farrel
"apa mau ku pesankan?"
"tidak usah ,,kamu punya roti, sereal atau semacamnya kan?"
"oh iya yang seperti itu aku menaruhnya di lemari bagian atas" ucap Farrel lalu membukakan lemari bagian atas
__ADS_1
"aku mau roti Gandum itu dengan selai strawberry kalo dipanggang pasti rasanya lebih enak" ucap Mona sambil menunjuk ke arah roti
"baiklah akan ku buatkan duduklah"
Mona duduk menunggu sementara Farrel memanggang kan roti
Farrel memberikan roti yang sudah dipanggangnya, Mona menyambutnya dengan riang
Farrel senang melihat Mona makan dengan lahap
"aku mau mandi dulu" ucap Farrel
"iya" Mona masih makan
@@@@@
"kalo dipikir-pikir mba Mona tidak melihatku sebagai pria dewasa dari bicaranya dari sikapnya dia memperlakukanku seperti dia memperlakukan si Andi kenapa bisa begitu, apa karena aku lebih muda darinya, atau karena dia bertemu denganku saat aku masih kecil atau jangan-jangan dia tidak tertarik memiliki pasangan yang lebih muda, tapi meski lebih muda yang penting pikirannya dewasa kan" batin Farrel mengeluh
Setelah selesai mandi Farrel bercermin di kaca kamar mandi dia memperhatikan badannya yang berotot serta mengusap wajahnya memastikan tak ada cacat di sana
"badanku bagus wajahku ganteng, sekarang uangku juga sudah banyak bukankah harusnya tidak ada alasan bagi perempuan menolak ku" batin Farrel yang tak habis pikir dengan sikap Mona yang tidak menganggapnya sebagai pria dewasa
__ADS_1
"atau jangan-jangan mba Mona tidak sadar kalo aku sudah dewasa punya badan bagus dan wajah ganteng makanya dia tidak tertarik" Farrel mengusap wajahnya
"kalo begitu aku akan membuat mba Mona sadar kalo aku bukan anak kecil lagi" batin Farrel.
Saat akan keluar kamar mandi
"tunggu kenapa aku melakukan semua ini, kenapa aku melakukan sesuatu yang belum pernah kulakukan sebelumnya,,!!?? tapi kan mba Mona istriku wajar kan kalo suami caper ke istrinya" batin Farrel
@@@@@@
setelah selesai makan Mona menonton TV acara favoritnya adalah sinetron tentang azab mungkin karena perutnya kenyang Mona jadi mengantuk, dia pun tiduran di sofa namun lama kelamaan malah jadi tidur beneran
Farrel datang menghampiri Mona yang tertidur ,tubuh Mona yang masih memakai gaun serta matanya yang terpejam membuat Mona terlihat sangat cantik
"kenapa aku sangat menyukai pose manis orang ini, kenapa aku tidak ingin jika sampai tidak bisa melihat wajah ini lagi, sebenarnya sejak kapan aku menyukai orang ini" batin Farrel sambil mengusap pipi Mona
Farrel teringat masa lalu ,masa di mana dia pertama kali bertemu Mona, pose wajah manis Mona membuatnya kagum ,sejak saat itu Farrel merasa bahagia bila bertemu Mona
"saat itu aku berpikir itu adalah perasaan kagum karena bukan cuma aku yang mengagumi tapi sekarang aku yakin ,aku belum pernah menemukan senyum seseorang yang membuatku terpana selain senyuman orang ini, jadi sejak kapan aku menyukai orang ini, mungkin sejak dulu hanya saja aku baru menyadarinya sekarang" batin Farrel tersenyum sambil terus mengusap lembut pipi perempuan yang disukai nya
...****************...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...