
setelah selesai menelepon Mona untuk membahas acara sunatan Nathan Farrel tertidur sepertinya hari ini dia ingin menghabiskan waktu dengan beristirahat saja
keesokan harinya Farrel memikirkan saran ibunya, sepertinya benar dia harus memikirkan perasaan Natasya yang sudah 7tahun dipacarinya Farrel merasa dirinya egois jika tidak menuruti keinginan Natasya, Farrel berpikir seharusnya jika dia tidak mau menuruti keinginan Natasya harusnya dari dulu Farrel melepas Natasya dan membiarkan dia mencari kebahagiaannya, tapi karna rasa cintanya yang besar Farrel malah mempertahankan sambil berharap suatu saat Natasya dan keluarganya akan menerima dirinya tanpa iming-iming nama ayahnya tapi sepertinya hal itu tidak akan mungkin terjadi
Farrel menarik napas panjang lalu membuangnya kasar melihat ke arah gedung pencakar langit milik keluarganya
Farrel masuk ke dalam gedung, orang orang disana sudah mengetahui Farrel anak atasannya langsung memberi salam hormat Farrel membalasnya dengan anggukan
Farrel langsung menuju ruangan ayahnya, di depan pintu tampak asisten Jim berdiri berjaga
"hai Jim " sapa Farrel
"tuan muda" Jim memberi salam hormat
"ayahku ada di dalam"
"ada tuan tapi... huuh sebaiknya anda lihat saja sendiri " ucap Jim
__ADS_1
lalu Farrel pun masuk ke ruangan ayahnya dan dia menyaksikan kejadian yang paling dia benci
PLAKKK!!! tamparan dipipi yang begitu keras terhadap Fariq kakak Farrel
"apa aku menyekolahkan mu keluar negri hanya untuk menjadi sampah" amarah tuan Angga seperti nya sudah di ubun ubun
"bisa bisanya kau mencuri desain bawahanmu memangnya kau tidak punya otak hah"
Fariq hanya terdiam
setelah tamparan tuan Angga menunjuk nunjuk wajah Fariq
fariq hanya terdiam dan pipinya mulai terlihat bengkak
"bereskan semuanya kalau kau sampai membuatku malu jangan harap aku akan membuatmu hidup dalam kenyamanan lagi dasar anak sampah " tuan Angga menghela napas menahan emosi yang memuncak ,lalu dia memandang ke arah pintu ruangannya disana nampak Farrel menatap memperhatikannya
"mau apa kau kesini, apa karena sekarang kau sudah mengerti kalau kau tidak berguna jika Tampa bantuanku" ucap tuan Angga pada Farrel sambil berkacak pinggang
__ADS_1
Farrel memandang ayahnya sambil menaikkan alis kirinya lalu dia tertawa jengah
"aku datang kesini hanya untuk mengingatkan papa supaya tidak lupa meminum obat penurun darah tingginya" ucap Farrel lalu membalikkan badan ke arah pintu "oh dan ya penyakit darah tinggi bila tidak rutin minum obat maka teman temannya seperti stroke dan kolesterol akan datang menghampiri jadi berhati-hatilah" ucap Farrel lagi lalu membuka pintu dan keluar dari ruangan itu
tuan Angga ternganga mendengar ucapan Farrel
"anak itu bisa bisanya berprilaku kurang ajar seperti itu" batin tuan Angga
"kau pergilah dan segera bereskan masalah yang sudah kau buat" ucap tuan Angga pada Fariq
Fariq hanya mengangguk lalu keluar
tuan Angga sangat kesal pada anak anaknya namun dia teringat omongan Farrel diapun mengeluarkan obat yang tersimpan dilacinya dan meminumnya
"dasar anak kurang ajar " ucapnya lagi karena masih kesal pada omongan Farrel
@@@@@
__ADS_1
sementara itu sekarang Farrel sedang menuju tempat janjiannya dengan Natasya, Farrel sudah menghitung harta yang dia miliki dan asetnya hari ini dia akan melamar Natasya
____