Mencintai Mu Selamanya

Mencintai Mu Selamanya
Perkenalan Singkat.


__ADS_3

Di sebuah kota di Raya, hidup seorang Anak kecil bernama Kezia, Gadis kecil yang imut dan lucu itu sekarang kelas VI.


Ia memiliki Papa dan Mama yang sangat menyayangi dan mencintai nya. Mereka sangat berkecukupan dan hidup bahagia.


Papa nya bekerja sebagai Kapten Polisi di Kota Raya. Dia terkenal orang yang sangat jujur di kantornya dan tidak pernah lalai dalam hal menangkap seorang penjahat.


Mama Kezia dulu bekerja sebagai Dokter kandungan, dia terpaksa berhenti dari pekerjaannya karena harus menjadi Ibu rumah tangga untuk anak dan suami nya.


Mereka sekarang berkumpul di dapur untuk makan bersama


Kezia : "Ma, Pa, Kezia bosan dirumah. Kita jalan-jalan ya" Kata Kezia dengan manja.


Kezia memang anak yang sangat menggemaskan,


Mama Kezia : "Lain kali aja sayang tunggu papa kamu libur dari kerja nya" (sambil mengoles roti selai dan memberikannya pada Kezia)


Kezia : Papa kapan libur?


Papa Kezia : Sabar ya Sayang. (Mencium kening putri kecil nya). Ma, Papa pergi kerja dulu ya. (mencium pipi istri nya dan meninggalkan mereka di dapur)


Gadis Kecil itu berlari mengejar Papanya,


Kezia : "Papaaa!" teriak Kezia dengan berlari mendekati Ayah nya.


Papa nya menoleh ke arah Kezia yang sedang berlari dan langsung menggendong Putri Kecil nya.


Kezia : "Papa harus pulang cepat ya."


Papa Kezia : "siap komandan!" ucap Papa Kezia dengan mencubit pipi tembem Kezia.


Sopir Papa Kezia sudah lama menunggu diluar, dia membukakan pintu tuan nya.


Papa Kezia : "Kamu jaga anak dan Istri Saya, saya akan membawa mobil sendiri."


"Baik tuan" kata Pak Sopir sambil menundukan kepala nya.


Ayah Kezia : "Kamu di rumah ya sayang sama mama" (menurunkan Kezia dari pelukan nya)


Kezia : "Baik Papa, Hati hati ya" (mencium pipi Papa nya)


Papa Kezia mengelus rambut Putri nya dengan seyuman lalu masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya sedangkan Kezia masih melihat mobil Papanya yang menjauh.


Mama Kezia : "sayang." Panggil mama nya dari luar.


Gadis kecil itu berlari mendekati mama nya dan masuk kedalam rumah,


Di kantor Papa Kezia dipanggil oleh atasan nya.


"Lapor Pak, Anda disuruh Atasan untuk menemuinya di ruangan." lapor salah satu anggota polisi yang masih muda dengan suara yang tegas.


Papa Kezia langsung pergi menemui atasan nya.

__ADS_1


Di dalam ruangan dia sudah di tunggu oleh Atasannya.


"Lapor Pak! Bapak memanggil Saya?" kata Papa Kezia dengan membungkukan badannya.


Atasan nya juga ikut membungkukan badannya,


"silakan duduk." kata Atasan nya.


Papa Kezia pun duduk,


"Saya akan memberi mu tugas baru, saya ingin kamu menangkap bandar narkoba di panetongah!" Kata Atasan nya dengan tegas.


"baik Pak" jawab Papa Kezia.


"Kamj harus lebih hati-hati dia sangat licik, susah dicari dan sangat berbahaya, banyak warga disana yang menyembunyikan nya"


"Siap Komandan! Saya adalah Polisi tidak takut pada apapun jika itu sekalipun membahayakan nyawa Saya, Saya siap!" Ucap Papa kezia dengan suara lantang.


"Saya tau kau mempunyai kemampuan yang hebat, kau memang bisa dihandalkan Pak Jaya" ucap Atasan nya yang dibalas dengan senyuman. "Kau boleh pergi." lanjutnya


Jaya adalah nama Papa Kezia.


Papa Kezia kembali membungkukan badannya lalu pergi dari ruangan Atasannya itu.


"Tuhan bantu saya." batin Papa Kezia.


Semua kelompok Prajurit Polisi sudah berkumpul di lapangan dan Papa Kezia datang menghampiri mereka.


semua Prajurit menjawab : "ya, Kami siap!"


"Sebelum kita pergi, kita berdoa menurut agama masing-masing. Doa dimulai!"


Semua kelompok Prajurit Polisi sudah berada di Panetongah.


"Kau kesana! kau kesana! kau kesana!" perintah Papa Kezia dengan menunjuk-nunjuk posisi untuk Prajurit nya.


Semua Prajurit Polisi berkumpul diluar halaman rumah papan di Desa itu.


"Angkat tangan!" kata Papa Kezia sambil menodongkan pistol.


"ada apa ini?" tanya seorang Wanita yang terkejut melihat banyak polisi.


"Suami Anda Kami tangkap dia salah satu pengedar narkoda!" ucap Papa Kezia sambil memborgol tangan suami nya.


Semua warga berdatangan untuk melihat dan bahkan ada yang berbisik-bisik,


"jangan bawak suami saya/jangan bawak ayah saya.. hikhikssss" tangis ibu dan anak itu pecah.


Dor!!!!


Suara tembakan mengenai perut Papa Kezia. Papa Kezia terjatuh dengan mata yang masih terbuka,

__ADS_1


"maaf kan Papa Kezia"


Disisi lain, ibu dan anak Kapten Polisi itu sedang menonton,


Dret,,, Dreett,,, (Bunyi ponsel)


Mama Kezia : "Hallo, dengan siapa?"


Betapa terkejut nya dia bahwa seseorang telah memberitahu bahwa Suaminya meninggal.


"Mama kenapa? tanya Kezia yang mendekati Mama nya. Wanita Paru Baya itu memeluk anak nya sambil menagis...


Skip**


Semua Keluarga, Kerabat, Anggota Polisi, bahkan Teman-teman Kezia juga datang.


Kezia dan Mamanya menangis histeris di samping Suami nya, bahkan semua orang di dalam rumah juga ikut menangis.


Setelah beberapa hari penguburan suami nya, banyak masalah yang di hadapi mereka.


Semua aset Rumah beserta mobil nya di sita BANK karena rumah nya pernah di gadekan oleh Martua nya dan Suaminya belum lunas membayar tebusan itu.


Dengan terpaksa mereka harus pergi meninggalkan Kota itu. Kota yang memiliki banyak kenangan indah.


Kezia : "Kita mau kemana Ma?" tanya Kezia.


Mama Kezia : Kita akan mencari tempat tinggal yang lebih baik lagi, Kamu sabar ya Nak. (sambil mengelus rambut Kezia).


Kezia dan Mama nya sekarang tinggal di Kota Siantar untuk memulai hidup baru. Mama nya membeli rumah dari hasil tabungan selama Suami nya masih hidup.


"walaupun rumah ini sederhana setidaknya saya dan Kezia bisa hidup lebih bahagia." Batin Mama nya.


13 tahun kemudian...


Di Pagi yang cerah, Gadis cantik berambut lurus pendek terbangun dari tidurnya dengan mata yang masih sayu. Dia adalah Kezia Rolensia yang sekarang sudah berusia 19 tahun.


Kezia : "Good morning mam". (sambil mencium mama nya yang sedang masak di Dapur).


Mama : Good morning too dear, mandi sana kita akan beribadah (sambil menggongseng makanan).


Kezia : "kita tidak ibadah disana lagi kan mama? "(dengan wajah cemberut).


Mama : No, dear. kita akan beribadah di tempat yang baru yang tidak jauh dari rumah.


Kezia : really? ok, aku akan siap-siap! mwah..


Kehidupan Mereka lebih bahagia, Mama Kezia mendapatkan pekerjaan baru meskipun seorang supervisor di Pt Kredit dia menafkahi putri nya sendiri sampai sekarang bisa kuliah.


Kezia juga bukan Gadis yang manja dia kuliah sambil bekerja di Pt. kredit dengan Mama nya meskipun hanya sebagai sales/marketing.


Karena Kecantikan yang dimiliki nya Kezia disebut bidadari di kantor nya

__ADS_1


__ADS_2