Mencintai Mu Selamanya

Mencintai Mu Selamanya
Kencan dan Jebakan


__ADS_3

******Hy guys,, maaf ya jarang last episode nya sibuk kuliah daring soalnya. heheheh 😁😁


Vote rate and like terus ya, biar aku semangat 💪.


aku tak bisa lanjutin tanpa dukungan kalian 😘😘******


Hari ini adalah hari Malam minggu,


Dimana para Remaja berpergian dengan pacarnya Tapi, tidak dengan Kezia yang terus bermain hp sambil tiduran di kamarnya. Gadis itu lebih baik berada dirumah ketimbang keluar tidak jelas.


hmm,,, sangat bosan juga." kata Kezia.


Gadis itu keluar dari Kamarnya, Ia melihat Samuel yang sedang duduk sambil bermain hp.


akhirnya kau keluar juga." Ucap Samuel yang langsung berdiri berjalan ke arah Gadis itu.


Ada apa kk?" Tanya Kezia.


Mama menyuruh ku untuk mengajakmu jalan-jalan." Kata Samuel.


Kita kemana? Tapi, aku tidak ingin keluar rumah." Kata Kezia.


Ohh yasudah." Lanjut Samuel.


Saat Samuel melangkahkan kakinya meninggalkan Kezia,


Kruuk, kruuk.. (suara perut Kezia).


Samuel mendengar suara itu pun terkekeh, Ia menatap Kezia.


Apa kau lapar?" Tanya Samuel.


ahh,,, gak kk." Kata Kezia sambil menundukan kepalanya.


kruk,, kruuuk....


suara dari perut Kezia terdengar lagi,


Yakin? Tanya Samuel sambil menaikkan alisnya.


aaakuu lapar kk." Kata Kezia sambil menatap mata hitam Samuel.


Siap-siap lah, kita akan keluar untuk membeli makan." Ajak Samuel


Tapii,,, Baiklah." Ucap gadis itu. Ia langsung masuk kedalam kamar nya untuk bersiap-siap.


Kezia merias dirinya, Ia sangat cantik meskipun wajah nya hanya memakai sedikit pedak dan lipstik merah di bibirnya. Gadis itu juga memakai gaun biru selutut yang memperlihat kaki mulus nya.


Sempurna 👌" Ucap Kezia sambil melihat ke arah cermin. Kezia mengambil tas kecilnya lalu melangkahkan kakinya ke keluar kamar.


Samuel sedang menunggunya di luar.


Kezia membuka pintu luar rumah, ia melihat Samuel yang duduk sambil bermain hp.


Kak..." Panggil Kezia.


mmmm." (sambil melihat suara yang memanggilnya).

__ADS_1


Samuel melihat Kezia, Ia melotot sambil menelan salivanya seperti ingin memakan Gadis yang didepannya itu.


Cantik" Batin Samuel.


Kak??? (menyentuh pundak Samuel)


Samuel tersadar dari lamunannya.


haa, iya? Kata Samuel yang masih terpesona dengan kecantikan Kezia.


Ayok kita pergi" Kata Kezia.


Skip**


Di dalam mobil, Kezia dan Samuel hanya diam tidak ada yang memulai pembicaraan.


Samuel sesekali melirik gadis yang disampingnya itu. Sedangkan, Kezia meremas kedua jarinya di atas pahanya. Ia sangat gemeteran.


Kenapa dia terus melirik ku? ada yang salah pada penampilanku saat ini" Batin Kezia sambil melihat wajah tampan itu.


Mereka sampai di Mall, Samuel membukakan pintu Kezia. Mereka berjalan sendiri-sendiri.


Samuel berjalan di depan, dan Kezia mengikutinya dari belakang.


Kenapa jalan mu sangat lambat?" Kata Samuel yang melihat ke arah gadis itu.


Samuel terpaksa berjalan ke arah Kezia, ia menarik tangan mulus Kezia. Kezia hanya menundukan kepalanya, ia malu jika Samuel melihat pipi nya yang sudah seperti


kepiting rebus.


Kezia tersipu malu, ia hanya menundukan kepalanya.


Skip***


Pilih lah bahan bahan untuk dimasak." Kata Samuel.


aku ingin memilih daging dan ikan, kau mencari sayur dan buah yang segar." Lanjut Samuel. Kezia hanya mengangguk dan mereka berpisah,


Samuel sedang memilih ikan dan daging yang segar-segar sedangkan Kezia memilih Sayur dan buah-buah yang segar.


uda selesai?" Tanya Samuel.


uda, ini! (memberikan belanja-annya).


Kau tunggu diluar. Kata Samuel yang tersenyum.


Ok."


Samuel pergi Ke kasir, Ia melihat jam lalu melihat antrian yang sangat panjang. Itulah sebabnya kenapa ia menyuruh Kezia nunggu diluar supaya gadis itu tidak kelelahan.


Panjang sekali." gumamnya,.


Kezia bersandar di mobil sedang menunggu Samuel sambil bermain handphone.


Seperi ada gerakan kaki, Kezia melihat sebelah kanan Ia melihat komplotan pria dengan wajah seram yang masing-masing membawa senjata sambil melihat kearah depan. Kezia melihat ke arah tatapan mereka, Ia terkejut melihat komplotan lain membawa senjata.


Serang!!!!!" Kata lantang mereka semua sambil mengangkat senjatanya.

__ADS_1


Mereka berkelahi, meninju satu sama lain.


Kezia melihat aksi mereka sangat ketakutan, tubuhnya gemeteran. Kezia memberanikan dirinya berjalan untuk kembali ke mall namun, orang yang berkelahi tersebut pindah posisi sehingga posisi Kezia berada di tengah tawuran tersebut.


Disisi lain, Samuel masih di kasir dan sekarang giliran dia. Setelah selesai, ia keluar dari Mall.


Samuel menjatuhkan semua barang-barang yang Ia beli ketika melihat Kezia yang jongkok di tengah perkelahian sambil menutup kupingnya dengan kedua tangannya, Lalu Samuel berlari ke arah perkelahian itu.


Kezia!!!!" Teriak Samuel.


Kezia mendengar suara itu, ia langsung berdiri dan melihat Samuel. Kezia tersenyum melihat Samuel.


Samuel yang sudah melihat Kezia, Ia langsung berlari ke arah Kezia. Samuel berada di depan Kezia, Kezia langsung memeluk tubuh Samuel sangat erat. Samuel membalas pelukan itu sambil mengelus rambut Kezia.


Ayok!! (Sambil menyentuh tangan Kezia).


Taaakut kk." (memeluk erat lengan Samuel).


Samuel menatap mata Kezia sangat dalam dan tersenyum.


Tanpa aba-aba dari Gadis itu, Samuel langsung menggendong tubuh mungil itu.


Kezia menaruh tangannya ke leher Samuel dan meletakan kepalanya di dada bidang Samuel. Kezia bisa mencium aroma parhum yang sangat ia rindukan.


Samuel menggendong gadis itu dengan sekuat tenaga sambil berlari di tengah-tengah perkelahian.


Mereka sudah lepas dari perkelahian itu,


Samuel menurunkan tubuh mungil itu, Kezia tersipu malu...


Samuel pergi meninggalkannya untuk mengambil barang-barang yang ia tinggalkan. Kezia hanya melihat Samuel pergi.


ssst,, dinginnn... ssstt." Ucap Kezia yang memeluk dirinya sendiri dengan kedua tangannya.


Samuel yang melihat dari kejauhan pun berjalan ke arah Kezia. Setelah itu Samuel meletakan barang-barangnya di dalam mobil, Ia langsung membuka jaket yang sedari tadi dipakainya dan meletakkan jaket itu ke tubuh Kezia. Tatapan mereka bertemu.


Ayok kita makan." Kata Samuel sambil memegang tangan mulus Kezia. Kezia hanya diam dengan perlakuan Samuel saat ini.


Mereka berjalan kembali ke dalam Mall, Tanpa mereka sadari bahwa ada yang melihat mereka dengan wajah yang marah, rahang nya mengeras sambil mengepal tangannya.


Kezia dan Samuel berada di cafe dalam Mall,


Samuel melepas tangan Kezia, dan menyuruhnya duduk.


Kezia mengangguk.


Pesan apa mbak mas?" Tanya Pelayan itu.


Hamburger dan cappuccino." Kata Samuel menatap pelayan itu. Kau key? Tanya Samuel.


Samain aja kk." Jawab Kezia.


Pelayan itu mengangguk dan membaca pesan an mereka.


Hamburger 2 dan cappuccino nya 2.


hanya itu saja mas? Tanya pelayan itu.

__ADS_1


__ADS_2