Mencintai Mu Selamanya

Mencintai Mu Selamanya
Cemburu 2


__ADS_3

Dibalik percakapan mereka, seseorang telah memperhatikan mereka siapa lagi kalau bukan Samuel dengan muka datarnya.


Pria yang sedang bersama Kezia adalah teman masa SMA-nya, jadi wajar jika Kezia akrab pada temannya itu. Pria itu bernama Rio.


Samuel yang dari tadi berdiri hanya bisa melihat mereka dari jauh, ada perasaan yg mengganjal dihatinya, ia terbakar api cemburu apalagi Kezia yang tertawa lepas bersama pria itu.


Kau bersama siapa datang ke sini? Tanya Kezia pada Rio.


aku datang bersama Grace" Jawab Rio.


lah, mana dia ? Tanya Kezia lagi.


itu." Jawab Rio. sambil menunjuk dengan jari nya ke arah pintu.


Gadis itu masuk ke dalam tempat ibadah dengan penampilan yang cukup mempesona dengan memakai gaun merah, dipolesi make up yang tebal ditambah lagi lipstik merah bibir di bibirnya.


Grace" Panggil Kezia sambil tersenyum.


Gadis itu menunggingkan senyuman, Ia berjalan menghampiri Kezia dan Rio.


Selamat hari minggu semua" Ucap Grace pada ke dua temannya itu.


Selamat hari minggu juga" Lirih Rio dan Kezia.


Samuel penasaran apa yang sedang mereka bicara-kan ditambah lagi ia penasaran pada gadis yang saat ini bersama mereka.


Samuel berjalan pelan ke arah Rio dan Kezia namun, langkahnya terhenti karena melihat Gadis bergaun merah itu.


Grace " Batin Samuel.


Seperti sontak dengan suara hati Samuel, Grace memalingkan wajah nya dari obrolan teman temannya itu sambil tersenyum.


Samuel terkejut melihat Grace yang juga melihatnya, ia langsung berbalik dan pergi meninggalkan mereka.


Mmm, kau melihat ku" Sinis Grace yang tersenyum licik.


Grace?" Kau kenapa? apa yang kau lihat? Tanya Kezia sambil melihat ke arah pandangan Grace.


Ahh, tidak... Ayok kita duduk aja" ajak Grace.


Semua jemaat sudah berdatangan, dari kaum hawa dan adam. Kezia, Grace dan dan Rio duduk paling depan, Ntah kenapa ke dua gadis itu ingin sekali duduk di depan dan Rio hanya mengikuti kemauan gadis-gadis cantik itu.


Acara kebaktian telah dimulai, semua sintua, pastor, dan pendeta serta pelayan ibadah lainnya telah masuk ke dalam ruangan.

__ADS_1


Semua sibuk pada kegiatannya masing masing.


Sedangkan Samuel duduk pada posisinya, di depannya sudah ada organ. Samuel suka sekali bermain music sampai ia bisa mengingiringi lagu Gereja. Segala alat music bisa dimainkan Samuel dengan sepenuh hatinya.


Aku merindukan mu, sekarang aku bisa melihatmu lebih dekat dan aku dapat mengambil kembali dirimu!" Batin Grace sambil melihat ke arah Samuel.


Semua sedang bernyanyi dengan iringan music yang dimainkan Samuel.


Alunan music itu sangat indah, memang Kemampuan Samuel dalam bermain music organ memang luar biasa, Ia sangat menghayati alunan nada yang Samuel mainkan ditambah senyum bahagia yang terlontar dibibirnya.


Kezia yang melihat Samuel ikut tersenyum.


Bernyanyi sudah selesai dan sekarang acara kebaktian yang dibawa oleh amang pendeta.


Samuel?? Tanya Pendeta.


iya Pak" Lirih Samuel.


apa kau sudah punya pacar? Tanya Pendeta itu lagi.


Be.. belum Pak" Jawab nya lagi.


Nanti kalau kau sudah punya pacar dan menjadikan nya istri jangan kau buat dia seperti pembantu. Memang istri mempunyai kewajiban itu. Pekerjaan yang dilakukan Istri, Suami juga harus ikut melakukannya. Kita malu sebagai seorang Pria yang membiarkan istrinya bekerja sendirian! Kalau misalnya Istri kamu sakit tidak mungkin kamu menyuruh nya bekerja kan? Ingat Hawa diciptakan Tuhan dari tulang rusuk Adam" Jelas Pendeta yang melihat semua jemaat berada di dalam ibadah.


Semua jemaat sangat serius mendengarkan penjelasan Pendeta.


Tuhan aku ingin bersamanya, Satukan lah perasaan kami. Aku tau dia mencintai ku dan jangan biarkan perasannya berubah kepadaku " Ucap Samuel dalam hati.


Kezia dan Samuel melihat satu sama lain, tatapan mereka sangat dalam seperti ingin menyampaikam sesuatu hanya terlalu sulit mengungkapkan nya.


Grace melihat Kezia melihat Samuel begitu juga Samuel yang melihat saling, ia mengepal tangannya yang berada di atas pahanya, nampak wajah gadis itu berubah.


Jika kalian bersatu aku lah yang akan menjadi penghalang buat kalian! Batin Grace yang tersenyum licik.


Key!!! Kata Grace sambil memukul pundak Kezia.


eh,,, iiii, iya... heheheh" Kata Kezia terbata bata karena Grace mengagetkannya.


Acara ibadah pun selesai, semua Jemaat beranjak dari tempat duduk nya namun, tidak dengan Kezia yang masih duduk, ia masih berdoa.


Grace berdiri dari tempat duduk nya, saat ia ingin menyentuh pundak Kezia, Rio mengisyaratkan sesuatu dan langsung menarik tangan gadis itu keluar.


Grace melihat Kezia berdoa, ia tersenyum sinis, lalu pergi meninggalkannya.

__ADS_1


ayok kita pulang" Ajak Rio yang masih memegang tangan Grace.


Lepasin! Bentak Grace yang langsung melepaskan tangan Rio dengan kuat, ia langsung membalikan tubuhnya dan pergi meninggalkan Rio sedangkan Rio terdiam melihat penolakan Grace,


Sampai kapan kau mengharapkan Cintanya? aku disini masih berharap kau akan melupakannya dan kembali padaku Grace" Ucap Rio yang melihat Grace meninggalkannya.


Samuel beranjak dari tempat duduknya, ia tersenyum manis melihat Kezia yang masih berdoa.


Saat Kezia menyelesaikan Doa-nya ia beranjak dari tempat duduknya dan melihat Samuel yang sedari tadi menatapnya, gadis itu membalas dengan senyuman sedangkan Samuel berbalik namun, malah menabrak meja di depannya, ia tersipu malu dan Kezia terkekeh melihat tingkah lucu Samuel.


Diruangan Ibadah sudah sepi, hanya tinggal beberapa orang saja. Kezia berjalan ke luar Ibadah, Saat hendak berbalik ia menabrak seseorang.


Duh,, sorry (Kezia menundukan kepalanya).


Hmm, kebiasaann" Kata seseorang yang tak asing siapa lagi kalau bukan Samuel.


Kezia mengangkat kepalanya, Maa,, aff kk"


gpp." Balas Samuel.


Grace menghampiri mereka,


Key, aku pamit balik ya " Pamit gadis cantik itu.


Grace bentar, Kenalin ini kk Samuel anak pemilik rumah ibadah ini" Kata Kezia.


Grace" (mengulurkan tangannya sambil tersenyum)


Samuel" Balasnya, namun tidak membalas uluran tangan Grace.


yaudah Key aku balik dulu" Grace berlalu pergi.


Samuel!! Teriak suara seorang gadis yang sedang memanggilnya. Yang tak lain adalah Vivi. Vivi berjalan mendekati mereka dengan sangat anggun.


Happy sunday. " Kata Vivi yang mengulurkan tangannya.


Happy Sunday too" Balas Samuel yang membalas uluran tangan gadis itu.


iii, aneh banget. Tadi Grace mengulurkan tangannya tidak ditanggapi kenapa dengan gadis ini dia membalasnya? Gadis ini kalah cantik dari Grace" gerutu Kezia dalam hati.


Kamu sangat tampan hari ini" Ucap vivi yang terpesona dengan ketampanan Samuel.


Makasih balasnya"Balas Samuel.

__ADS_1


Kenalin ini Kezia" Lanjut Samuel.


Aku Vivi, yaudah aku balik ya" tersenyum sinis.


__ADS_2