Mencintai Mu Selamanya

Mencintai Mu Selamanya
Kencan dan Jebakan 2


__ADS_3

Pelayan itu mengangguk dan membaca pesanan mereka.


Hamburger 2 dan cappuccino nya 2.


hanya itu saja mas? Tanya pelayan itu.


Iya mbak" Jawab Samuel.


15 menit kemudian.


Pelayan itu datang dengan membawa pesanan mereka. Pelayan itu memberikan pesanan mereka.


Terima kasih mbak" Kata Kezia.


Pelayan itu tersenyum dan meninggalkan mereka berdua.


Sedari tadi, Kezia hanya memperhatikan wajah tampan Samuel.


Hmm, jangan terus melihat ku seperti itu. aku tau aku tampan." Kata Samuel dengan sombongnya.


ha,,, gk ah" Jawab Kezia sambil menggaruk kening nya yang tidak gatal.


Hmm.. habiskan lah makanan mu" Suruh Samuel.


ok kk." Jawab Kezia sambil mengambil sendok dan melahap makanan nya.


Setelah melahap semua makanan, Samuel dan Kezia pergi meninggalkan Mall.


Di perjalanan mereka hanya hening tidak ada yang memulai percakapan. Kezia meremas kedua tangannya dengan tubuh yang gemetaran sambil menggigit bibir bawahnya.


Skipp**


Mereka tiba dirumah,


Kau masuk lah" Ucap Samuel yang membuka pintu rumah nya. Kezia mengangguk.


Aku ingin nongki dengan teman teman ku" Lanjut Samuel.


Kezia masih mengangguk, Gadis itu masih saja diam.


Saat Samuel melangkah kan kaki nya, Kezia memegang tangan Samuel dengan Kedua tangannya. Tangan Kezia gemetaran sambil menatap mata hitam Samuel dengan wajah yang memelas..


Terima Kasih kk sudah menolongku ke dua x nya, aku tidak tau bagaimana membalas kebaikan mu." Kata Kezia.


Iya, kau hanya perlu membalas dengan cara kau harus berada di dalam rumah. ok". Ucap Samuel yang mencubit hidung mancung Kezia. Pipi Kezia merona, Samuel salah tingkah.


Masuk lah" lirih Samuel.


Kezia langsung masuk ke dalam rumah, Samuel menatap nya dan pergi ke mobil.

__ADS_1


Di dalam mobil Samuel memikirkan sesuatu yang mengganjal, ia masih mengingat kejadian yang baru saja terjadi.


Kenapa perkelahian itu terjadi di depan Kezia? Seperti ada yang menyuruh mereka untuk mencelakan Kezia." gumam Samuel yang berbicara sendiri di mobil nya.


Samuel mengingat kejadian tadi.


Flashback on ***


Selesai membayar belanjaannya, ia pergi ke luar menghampiri Kezia namun ia malah melihat perkelahian yang terjadi dan betapa terkejutnya Kezia berada di perkelahian mereka.


Sebelum ia melangkahkan kakinya, Samuel melihat seseorang yang bersembunyi di balik pohon yang sedang mengawasi perkelahian itu. Tetapi Samuel menghiraukan nya, Ia lebih memilih menyelamatkan Kezia daripada menemui sosok yang dilihat nya itu.


Saat semua sudah selesai, Samuel kembali melihat orang dibalik itu namun, orang itu sudah tidak ada lagi.


Flashback Of*


Aksss" Ucap Samuel yang mengacak rambutnya sendiri.


Harus nya aku menemui seseorang dibalik pohon itu, pasti dia yang merencanakan itu semua" Kata Samuel yang melihat ke arah depan.


Samuel tiba di restoran, ia bertemu teman teman alumni SMA nya.


Hy bro" Kata salah satu teman cwok Samuel yang menghampirinya sambil menempuknya.


Samuel membalas sapaan temannya itu dengan senyuman.


Semua temannya sudah menunggunya di dalam sana, tidak hanya cwok ada juga cwek di reunian mereka.


Pesan apa semua" Kata pelayan yang membawa selembar kertas.


Sini mbak, biar kami saja yang mencatat" Ucap salah satu dari mereka sambil mengambil kertas dari pelayan itu.


Mereka menulis pesanan mereka.


ini mbak" Kata salah satu dari mereka.


Baik mbak". Pelayan itu pun pergi.


Makin tampan aja kau Sam" Ucap Salah satu Gadis yang berada di sampingnya.


iya dong, bosan jelek mulu. hhh" Jawab Samuel sambil tertawa.


Kau juga makin cantik Vi" Lanjut Samuel.


bisa aja loh" Lirih Gadis itu yang tersipu malu.


Gadis itu bernama Vivi, Gadis cantik berkulit putih mulus, rambut sebahu, memakai make up di wajah yang menambah kecantikan gadis itu.


Gadis itu yang masih terobsesi pada cinta Samuel, Ia melakukan segala cara supaya Samuel dapat menerima cintanya kembali namun, cwok tampan itu selalu bersikap cuek dan bodo amat sama perlakuan Vivi padanya.

__ADS_1


cie,,,, CLBK" Lirih salah satu teman Samuel.


Wajah Sam seketika jadi berubah, Ia bersikap cuek dan lebih melanjutkan makanannya. Sedangkan Gadis yang disampingnya itu tersipu malu.


Skipp**


Acara reunian sudah selesai, mereka berpamitan untuk pulang kerumah masing masing.


Saat Samuel melangkahkan kakinya, seseorang memegang tangan Samuel.


boleh kah kau mengantarku pulang? Tanya Gadis cantik yang bernama vivi itu.


Tapi,,, Kata Samuel.


yasudah kalau tidak mau" Lirih Vivi.


hmm,, baiklah" Ucap Samuel yang menyetujui ajakan Vivi.


Skip**


Saat Samuel yang sedang mengantarkan Vivi pulang, Gadis yang bernama Kezia berjalan mondar mandir di depan itu untuk menunggu Samuel pulang, Ia sangat khwatir karena Samuel sudah sangat lama pergi. Karena sudah terlalu lama berdiri Kezia pun tidur di Sofa dengan kedua tangan yang menjadi bantal empuknya. Ia pun terlelap.


Mobil Samuel tiba di rumah Vivi,


Terima Kasih" Ucap Gadis itu yang melihat ke arah wajah tampan Samuel. Samuel menghiraukan Vivi, tatapan nya kosong Wajah tampan nya datar.


Tidak ada jawaban, Gadis itu pun keluar dari mobil Samuel.


Sampai kapan si Sam kau mengabaikan ku? Tanya Gadis itu dalam hatinya. Samuel menjalankan mobilnya.


Samuel sudah tiba dirumah,


Saat Samuel jalan ke kamarnya, Ia melihat Kezia tertidur pulas di sofa, ia berjalan kearah gadis itu. Samuel langsung mengangkat tubuh mungil itu ke dalam Kamar Kezia.


Ia meletakan tubuh Kezia dengan hati-hati agar Kezia tidak terbangun.


Samuel mengibas rambut Kezia memperlihatkan wajah imut gadis itu dan tersenyum.


mm, imut" Batin Samuel.


Samuel berdiri dan keluar dari kamar Kezia


Disisi lain, Seorang gadis membuka pintunya sangat keras, wajah nya mengeras, tatapan nya sangat tajam mengarah kedepan sambil mengepalkan tangannya. Gadis itu tak lain adalah Gracia.


akzzz!!!! Kata Gadis itu yang sangat emosi sambil mengancurkan apa pun yang ada dirumahnya, ia menjatuhkan bingkai foto yang terletak di meja, dan ia juga menendang sofa dengan kakinya. Tubuh nya melemas, ia menjatuhkan dirinya ke lantai dan seketika air mata gadis itu terjatuh sangat deras.


Aku sangat membencimu Kezia!!! Ucap Gadis itu dengan wajah yang penuh emosi. Ntah apa yang dipikirkan gadis itu.


Jebakan ku selalu gagal, dan itu karena Samuel! kenapa Samuel terus melindungimu? Ucap gadis itu.

__ADS_1


Air mata nya mengalir deras, Gadis itu segera menghapus air mata nya dengan sangat kuat.


Tapi aku tidak akan tinggal diam Kezia! aku akan terus membalas sakit hatiku ini! karena ayahmu keluarga ku jadi hancur dan kau yang akan membalas semuanya! Ucap Gadis itu yang menunggingkan senyum di bibir nya.


__ADS_2