Mencintai Mu Selamanya

Mencintai Mu Selamanya
Pengakuan Samuel.


__ADS_3

Yuk jangan pernah bosan membaca ya, percintaan Samuel dan Kezia. Vote ya💪🤗


"Tapi Tan, kenapa harus sama Daud?" tanya Vivi yang cemberut.


"Samuel dan Kezia harus istirahat Vivi. Pasti mereka kelelahan." kata Mama Sam supaya Vivi bisa mengerti.


"Bagaimana dengan Kalian?" tanya Sam.


"Mama dan Papa masih ada urusan, kalian balik aja diluan." jawab Mama-nya.


"ohh, baiklah" ucap Samuel yang mengerti.


"Ayok" ajak Samuel.


"Iya kk" jawab Kezia yang menundukkan kepala nya sambil mengikuti Samuel dari belakang.


Di dalam Mobil Samuel tetap fokus ke depan sedangkan Kezia meremas ke dua tangan nya dan sesekali melirik ke arah Samuel. Samuel yang merasa diperhatikan oleh Kezia dia tersenyum.


Samuel : "Aku memang tampan, berhentilah melihat ku seperti itu" Samuel yang tetap cool mengendari mobil nya.


Kezia : "isss, ke gr'an banget si ni cwok mesum" gumam Kezia sambil melihat ke arah kaca Mobil.


Samuel : "Apa kau bilang!"


Samuel memberhentikan mobil nya dan menatap Kezia tajam.


Kezia : "hhhhh, gak ada mungkin kk salah dengar. heheheh" celoteh Kezia.


"hmmm."


Samuel menyalakan mobil nya lagi.


Sepanjang perjalanan hanya hening


Mereka tiba di rumah, Kezia langsung disofa.


"huhfff, lelah."


Begitu juga Samuel yang ikut duduk disamping Kezia. Mereka duduk sangat dekat Kezia terkejut tiba-tiba Samuel disamping nya.


Samuel : "Eh kak, ngapain duduk disini?" tanya Kezia sambil menggaruk kening nya yang tak gatal.


Samuel : "Kenapa, ini kan rumah gue!"


Samuel menatap manik coklat Kezia.


Kezia : "iya, begitu banyak sofa disini!"


Kezia yang melihat satu persatu sofa di ruang tamu. Samuel tertawa kecil melihat tingkah lucu gadis imut di samping nya itu.

__ADS_1


Kezia : "lah, mala ke tawa lagi ni cwok mesum!" gerutu Kezia sambil memayunkan bibir nya.


"apa lo bilang? lo pikir aku gak dengar?" Samuel medekatkan wajah nya dia menatap Kezia sangat lekat, tubuh Kezia sudah gemetaran Kezia memundurkan tubuh nya namun dia duduk paling ujung,


"Duh, mati gue" batin Kezia.


Kezia memalingkan wajah nya namun tangan kanan Samuel menarik tengkuk leher Kezia, dan menempelkan kening nya ke kening Kezia sambil menutup mata nya. Samuel bisa merasakan detak jantung Kezia sangat cepat di tambah lagi pipi nya sudah memerah seperti ikan rebus. hhhhh


Samuel : "aku ingin seperti ini, melihat mu setiap saat, mencium aroma parfum yang selalu aku rindukan. Aku binggung dengan keputusanku."


Uda cukup lama Samuel menempelkan kening nya, Kezia langung mendorong tubuh Samuel dan berdiri sambil mengatur nafas nya.


Samuel kesal karena Kezia mendorong tubuh nya lalu dia berdiri dan menarik tangan Kezia dengan kasar untuk masuk ke dalam kamar nya.


Samuel melepaskan genggaman tangan nya, melangkahkan kaki nya maju ke depan yang membuat Kezia berjalan mundur, tubuh Kezia sudah gemetaran sambil menggigit bibir bawah nya.


"Apa yang mau kk lakukan?" tanya Kezia sambil berjalan mundur ke belakang sampai tubuh nya menempel di dinding jendela kamar Samuel.


"Duh, gimana ini, gak bisa kabur lagi"


Kezia sangat kebingungan.


Samuel semakin mendekat dengan tatapan yang tajam, Kezia semakin kebingungan untuk mencari celah agar bisa kabur.


Saat hendak kabur Samuel memegang lengan Kezia lalu memeluknya.


"Diam lah, aku hanya ingin memeluk mu seperti ini" dengan tatapan melihat ke luar jendela.


Kenapa dengan nya? Apa dia ada masalah? terlontar banyak pertanyaan dalam batin Kezia.


"Apa aku boleh bertanya?" tanya Samuel yang masih dengan posisinya.


Kezia menganggukan kepala nya dan Samuel tersenyum.


"Apa kau mencintaiku?" tanya Samuel lagi.


DEG,


DEG,


DEG,


Mendengar ucapan Samuel, Kezia hanya terdiam kaku, detak jantung nya semakin kencang.


"Aku tau kau memiliki perasaan yang sama dengan ku" ucap Samuel sambil melepas pelukannya, Kezia langsung menundukan kepala nya, dia takut kalau Samuel melihat pipi nya yang sudah memerah.


Samuel mengangkat dagu Kezia, menatap mata coklat milik Kezia, mereka saling menatap penuh arti. Samuel memiringkan wajah nya dan mencium bibir Kezia sekilas.


Cup.

__ADS_1


DEG


DEG


DEG


Kezia terkejut, tubuh nya kaku, mata nya sendu menatap Samuel ingin sekali Kezia berteriak untuk mengatakan perasaan nya.


Melihat Kezia yang tidak bergerak sedikit pun, Samuel menyentuh bibir itu dengan pelan Namun Kezia masih menutup rapat-rapat mulutnya, karena Kezia tidak membuka mulutnya dia menggigit bibir bawah Kezia dan benar Kezia membuka mulut nya, dengan lihai Samuel memasukan lidah nya dan melilit-lilit lidah Kezia.


"mmmmppphh, kk stop! Kezia yang tadi nya diam mengeluarkan suara yang membuat Samuel semakin bernafsu. Kezia mendorong tubuh Samuel namun tangan nya di tahan oleh Samuel. Ciuman nya semakin dalam sampai ******* bibir Kezia dengan kasar,


"Mmmmphhh" Ke dua tangan Kezia meremas baju Samuel.


Terlalu lama bermain di bibir Kezia, Samuel beralih mencium dan menggigit leher jenjang Kezia Namun dilihat nya leher Kezia masih ada bekas kepemilikan milik nya tadi di rumah hantu.


"Maaf" Samuel mencium leher Kezia sekilas, Dia tidak mau menyakiti leher Kezia lagi.


Samuel memeluk tubuh Kezia Kembali dan Kezia hanya diam.


"Dasar mesum!" ucap Kezia yang memanyunkan bibir nya yang membuat Samuel gemes.


"Mau ku cium lagi?" goda Samuel yang mendekatkan Wajah nya.


"gak,gak!"


menutup mulut nya dengan ke dua tangan nya, Samuel pun tertawa.


"Gadis lucu, gemes deh!" Samuel mengacak-acak rambut Kezia dan mencubit pipi tembem Kezia.


"Kita pacaran sekarang. hhhh!" tawa Samuel yang langsung duduk di kasur nya dengan Kezia yang masih berdiri.


"mm, baiklah" jawab Kezia polos.


"Benarkah? Terimah kasih key. Sini duduk!" Samuel memukul kasur nya supaya Kezia duduk disamping nya, Kezia mematuhi nya.


"Aku akan pergi ke Jakarta untuk bekerja di PT. INALUM." kata Samuel yang menundukan kepala nya.


"Apa? dia sudah menciumku 3 x, dan sekarang uda resmi pacaran lalu kenapa dia menjatuhkan ku dia ingin meninggalkan ku" batin Kezia.


"Kita pacaran bukan berarti kita jauh, kita masih bisa komunikasi dengan baik" ucap Samuel yang menatap nya.


"Kau kira aku cewek apa-an yang ditinggal-tinggal" ucap batin Kezia lagi.


"Sebuah hubungan akan berjalan dengan baik jika kita saling percaya satu sama lain, Aku percaya kau tidak akan menyakiti perasaanku begitu juga dengan kamu yang harus percaya jika aku tidak akan menyakitimu. Berjanji" ucap Kezia jelas meskipun sangat menyiksanya.


Mendengar perkataan Kezia, Samuel tersenyum,


"Aku janji"

__ADS_1


Samuel memeluk tubuh Kezia dan mengelus rambut nya.


__ADS_2