
Sekarang telah tiba di Kota tercinta, Kota yang selama ini dirindukan suami-istri dan Putra kedua mereka.
Mama Lelah? Tanya Daud.
ah,,, gk sayang. Jawab Mama-nya bohong.
hm,,, Sini biar Daud yang bawak barang barang mama" Kata Daud sambil mengambil bawaan ditangan mama-nya.
nanti kau kecapean, bawaan kau saja sudah banyak nak" Kata Mama-nya.
Gak kok Ma" (Melontarkan Senyum).
Mama Samuel tersenyum melihat kebaikan putra ke-dua nya, lalu ia mengambil ponsel di saku celananya. Wanita paru baya itu menghubungi Menantunya eh, maksudnya Kezia.
Kezia berada di dalam kamarnya, ia berbaring sambil bermain ponsel.
Dreet, dreeet... * Dering ponsel Kezia.
hallo Tan..., ada apa? Tanya Kezia yang masih berbaring.
Tante uda di Siantar sayang dan kami sekarang lagi di parluasan!! Teriak Mama Samuel Karena disana sangat bising maklum pajak jadi banyak penjualan yang berteriak.
Tadi Tante uda hubungi Samuel tapi ponselnya Mati. Bisa kamu nyuruh dia jemput Tante key" Jelas Mama Samuel.
Ok tan"
Makasih sayang" Kata Mamanya sambil mematikan ponsel-nya.
Kezia bangun dari kasurnya, ia mondar-mandir didalam Kamarnya sambil menggigit kuku di jarinya.
kesana enggak? kesana? enggak? kesana ? enggak?.... Itulah yang dari tadi dilakukan gadis itu dengan menggunakan 10 jarinya di balik pintu.
Aku harus beranikan diri, kasihan Tante Pasti sudah menunggu lama," Kata Kezia dan menarik Nafasnya dalam-dalam.
Kezia keluar dari Kamar-nya, Ia melihat Samuel sedang menonton tv di ruang tengah.
Kezia berjalan mendekati dia dengan tubuh yang gemetar dan sambil meremas sepuluh jari tangan-nya.
Sebelum Kezia mendekat,
Ada apa? Tanya Samuel.
Sepertinya Samuel mengetahui apa yang sedang dipikirkan gadis itu.
mm, giiii ni kk... Kata Kezia terbata-bata.
Perjelas kata-katamu" Perintah Samuel.
Gini kk, tadi aku di telpon Mama Kakak kalau mereka sudah tiba disiantar." Kata Kezia jelas.
Kenapa mereka menghubungi mu? kenapa bukan aku? Tanya Samuel yang menatap Kezia dengan intens.
ialah gak bisa dihubungi ponselmu mati" Batin Kezia.
Ponsel kk mati" Jawab Kezia singkat. .
ahh, iya.. aku lupa kalau batre ponsel ku lowbet dan sekarang baru tercharger" Jelas Samuel.
ishhh dasar uda Tua, hhhh" Kata Kezia pelan. Namun, Samuel tiba-tiba berdiri dari tempat duduknya dan matanya melotot pada Kezia.
Kezia menundukan kepalanya sambil senyum-senyum sendiri.
__ADS_1
Minggir aku mau lewat" Kata Samuel yang berada di depan Kezia. Kezia langsung menepikan dirinya.
Langkah Samuel berhenti di depan pintu Kamar-nya.
Kenapa Mama cepat balik? Apa Daud tidak diterima di tempat pekerjaannya? ahh, gak mungkin Tanya Samuel dalam hati.
ia menghiraukan perkataanya, masuk ke dalam kamarnya.
Skip*
Samuel sedang mengendarai mobilnya, ia akan pergi menjemput Ayah, ibu dan adik-nya di parluasaan.
Samuel melihat Mereka sudah lama menunggu, ia berjalan mendekat.
Ma... Lirih Samuel pada Mama-nya sambil mencium tangan yang ia rindukan.
Apa kabar Mu Nak? Tanya Mama-nya.
Baik, Ma" Jawab Samuel
Kalian bagaimana? baik-baik saja kan? Tanya Samuel yang menatap Ayah, Ibu dan Adik-nya bergantian.
Kami baik dong Son" Ucap Ayah Samuel sambil melentangkan tangan-nya agar Samuel memeluknya.
ah,, Ayah" Lirih Samuel yang langsung memeluk Ayah-nya.
Aku ayah? Tanya Daud dengan wajah cemberut.
Sini sayang sini! Ajak Ayah Samuel sambil melentangkan satu tangannya. Daud pun memeluk Ayahnya.
uda, uda ah. seperti tidak berjumpa berabad-abad" Kata Mama-nya sambil melipat Kedua tangan.
Sirik aja. Hahahah!! Ketawa sang Ayah..
Samuel mendengar Ucapan Mamanya, ia Melepas pelukan Ayah-nya,
Gak ah Ma" Jawab Samuel enteng.
ohh, yaudah kita balik kerumah" Ajak Mama Samuel sambil membawa barang bawaannya.
Let's go!! Ucap Ayah Samuel yang merangkul pundak Ke-dua putranya. Mama Samuel terkekeh.
Skip***
Mereka telah tiba di rumah tercinta, Mama dan Papa Samuel ke keluar dari Mobil,
Biar Aku dan Daud aja yang membawa semua barang-barang Ma" Kata Samuel yang membuka dan terlihat wajahnya yang keluar dari Pintu Kaca Mobil.
Baiklah" Ucap Mama Samuel dan meninggalkan Mereka.
ceklek**
Syaloom" Ucap Mama Samuel yang sudah membuka pintu.
Syaloom, siapa? Tanya Kezia.
Kezia terkejut,
eh Tante, Om uda nyampe? (mencium Tangan Martua, hhh)
Mama Samuel mengelus rambut Kezia.
__ADS_1
Gimana Kalian? Tanya Kezia.
Baik Sayang" Ucap mereka bersamaan.
Disisi lain,
Gimana bg, uda dapet belum? Tanya Daud yang menggoda abangnya.
Apa nya? Tanya balik.
yah malah tanya balik! Si Kezia loh bg, siapa lagi cobak? Kata Daud memperjelas.
Kalau bg gak mau sama dia, biar aku yang maju" Ancam Daud.
Mendengar perkataan adiknya itu, Mata Samuel membulat ke arah Daud ditambah lagi rahang nya mengeras dan mengepalkan tangan kanan-nya.
Daud yang melihat wajah Samuel merah, ia langsung menghanyutkan suasana.
ya, gitu aja marah! Canda kali! Ucap Daud dengan enteng.
gak, siapa yang marah? biasa aja! Jelas Samuel.
Uda kelihatan kali bg dari raut wajah loh, Gue itu uda kenal dari kecil gimana sifat loh. ya kali aku gak tau gimana abg gue kalau lagi jatuh cinta. hhhh" Ucap Batin Daud yang sedang tertawa sambil sesekali melirik wajah tampan abangnya itu.
Skip**
Mereka Semua berkumpul di Meja Makan. Samuel duduk diantara Ayah dan adiknya sedangkan Mama Sam duduk di samping suaminya dan Kezia disamping Mamanya
Mama ada kabar baik" Kata Mama Samuel.
Apa Ma? Tanya Samuel yang lagi mengunyah makanannya.
Adik Kamu, dia diterima di Pt Bank Indonesia Sam" Ucap Mamanya gembira.
uhuk, uhuk***
Biasa aja kali kk gk usah berlebihan. ni minum" Ucap Daud sambil memberikan minum.
Serius Ma? Tanya Samuel yang menatap Adiknya. Wah,, ternyata gak sia-sia aku mengajari Ilmu pada Mu" Ucap Samuel yang tersenyum manis pada adiknya itu.
what? Ma" Rengek Daud pada mamanya
hust, lanjutkan makannya.
Hening"""
Kau Kapan Sam? Tanya Mamanya.
Uda keluar hasil dari tempat kerja mu? Tanya Mamanya Lagi.
Samuel terdiam dan melihat ke arah Kezia. Kezia yang malu diperhatikan Samuel, ia tetap fokus memakan makannya sambil menundukan kepalanya.
Awas tersedak! Kata Samuel.
Uhuk, uhuk,,
Kenapa Key? ni minum dulu (memberikan minum pada Key). Kezia langsung meminum teh yang diberikan Mama Samuel.
Belum Ma, aku belum dikabari pihak perusahaan" Kata Samuel dengam wajah datar seperti ada yang disembunyikannya.
Kenapa lama Sam? Tanya Ayah-nya yang sedari diam.
__ADS_1
Entahlah" Kata Samuel.
jangan lupa Vote ya guys 😘🤗