
Kamu disini? sama siapa? Tanya Vivi.
Keluarga Vi" Singkat Samuel.
Kau tidak tanya balik aku? Tanya Vivi.
is, siapa kau! Kata Samuel dengan Wajah sinis.
Dibalik percakapan mereka, Seseorang telah memperhatikan mereka dari jauh dengan wajah cemberut, siapa lagi kalau bukan Kezia. Ada perasaan tidak suka melihat Gadis itu bersama Samuel.
ada apa ini kenapa jeoules gini" Batin Kezia.
Kau kenapa Key? Tanya Mama Sam yang memegang pundak Kezia.
Tante.., aku gpp kok Tan. hehheehh" Jawab Kezia bohong.
Lah, itu Samuel kan? Siapa gadis yang bersama dia? dia gak bilang kalau membawa seorang gadis" Kata Mama Sam yang banyak pertanyaan.
ntah Tan" (Kezia menaikkan pundak nya dengan kedua tangan dilipat)
Apa Kezia cemburu melihat Samuel bersama gadis itu? Batin Mama Sam yang melirik ke arah Kezia.
yaudah yuk kesana" Ajak Mama Sam.
Tapi Tan,,
belum sempat Kezia berbicara, tangan-nya sudah ditarik diluan sama Mama nya Sam.
Sam, ayok kita nikmati permainan disini" Ajak gadis itu yang melontarkan senyum manis nya pada Samuel. Namun, Pria cuek itu tidak mengubrisnya.
Samuel, siapa dia? Tanya Mama-nya sambil menunjuk gadis disamping Samuel.
Teman aku Ma" Balas singkat Samuel.
Hallo Tante, saya Vivi. (Menyentuh Tangan Mama Sam). Bagaimana Kabar Tante?" Tanya Vivi
Ahhh, baikk. Nak kamu gak bilang kalau bawak gadis ke sini?" Tanya Mama-nya yang melirik ke arah Samuel.
gk Ma, aku gak sengaja ketenu dia disini" Jawab Samuel. Samuel melihat Kearah Kezia yang dari tadi hanya diam sambil menundukan kepalanya.
Hay, kok pada ngumpul disini si? ayok kita coba semua permainan disini" Ajak Daud dengan semangat-nya.
eh, Vi. kapan nyampe? Tanya Daud kebingungan sambil melirik ke arah Kezia bukannya Ke si Vivi. hhh
Daud hanya memastiin kalau Kezia tidak cemburu.
baru aja Daud, ya kebutulan aja ketemu Sam" Kata Vivi yang menatap Samuel.
Apa lo yang ngajak dia bg? wah kau hebat ada dua gadis cantik yang merebut lo" Bisik Daud ke telinga Samuel yang hanya mereka berdua yang tau yang lain tidak bisa dengar.
__ADS_1
husst" (memukul adiknya)
Kenapa kalian yang jadi berdebat? Tanya Mamanya melihat ke dua putranya itu.
ahh, gak ma" Jawab Samuel dan Daud.
Yaudah sebelum kita bermain kita makan dulu ya, Mama lapar" Celoteh Mama Sam sambil memegang perutnya
yah Mama, makan mulu" Kata Daud
udah ah, ayok!! Vivi ikut kami? Tanya Mama San yang melirik ke arah gadis itu.
boleh Tante" Jawabnya yang melontarkan senyum.
Mereka berjalan untuk mencari makanan, Pasar Malam sangat ramai pengunjung sampai mereka binggung mau memakan apa, begitu banyak jenis makanan yang dijual.
Ayok kesini! Ajak Mama Sam ke tempat jualan Nasi+sate+daging+minuman.
Mereka mengikuti Wanita paru baya yang lebih dulu berjalan didepan mereka.
Mereka masuk ke tempat jualan itu, sangat sempit dan ramai.
lalu mereka duduk di tempat masing-masing.
Mama Sam duduk diantara Kezia dan Vivi, Sedangkan Samuel duduk diantara Ayahnya dan Daud yang mengadap ke arah wanita-wanita.
Pesan apa ya? Tanya pelayan itu.
Pelayan itu memberikan kertas itu pada Kezia. Selesai Menulis Pesan Mereka, Ia memberikan kembali kertas itu pada pelayan.
Terimah Kasih mbak" Ucap pelayan itu dan beralu pergi.
Menunggu pesan-an Mereka pada sibuk bermain ponsel masing-masing.
Aku harus mengungkapkan perasaan ku, ini sangat menyiksaku Kezia! Batin Samuel yang melirik ke arah Kezia sambil tersenyum.
Tiba-tiba Kezia melihat Samuel yang memperhatikannya, ia hanya tersenyum. Samuel langsung mengalihkan pandangannya dengan Wajah yang datar.
Isss, *** banget sii! Ucap Kezia dalam hati.
15 menit mereka menunggu, pelayan sudah membawa pesanan mereka. Sebelum Makan mereka berdoa yang memimpin doa adalah Ayah Samuel.
Tuhan Yesus Terima Kasih Engkau telah Memberkati Kami, Terimah kasih juga Tuhan Engkau memberikan rejeki pada Anak kami Daud yang diterima kerja. Tanpa Kasih karuniamu Kami tidak akan bisa melakukannya. Tuhan Yesus berkatilah Makanan yang telah tersedia dihadapan Kami agar menjadi tenaga buat Kami. Tuhan begitu banyak dosa kami, kami memohon ampunan padamu. Amin.
Mari Makan" Lanjut Ayah Sam.
Selesai berdoa, Mereka mulai memakan makanan masing-masing tidak ada yang mulai percakapan.
Key, selama Tante gak dirumah apa Samuel pernah macem-macem? Tanya Mama Sam yang melihat ke arah Kezia untuk menghangatkan suasana.
__ADS_1
uhuk, uhuk...
Ini Minum! Kata Vivi yang memberikan minuman-nya pada Sam yang didepannya.
Lah bg, lo apa-apa si? itu kan punya Gue! Bentak Daud.
Minum Gue kan masih panas, mangir banget loh" Jawab Samuel dengan ketus.
Yaya,,,,Habisin aja sekalian" Ucap Daud.
Lah kok dihabisin!!! Bentak Daud yang sudah kesal.
kan lo yan bilang! Makasih ya" Kata Samuel sambil memasangkan wajah imutnya.
Samuel yang menolak pemberian Vivi, Gadis itu langsung meletakkan kembali minumannya dengan raut Wajah emosi.
hmm, kalian ini kayak masih anak-anak yang baru tumbuh" Ucap Mama Sama yang melihat tingkah yang dilakukan ke dua putranya itu.
Astaga Kenapa Tante nanya seperti itu?
Kk Sam kan sudah menciumku 2x, Apa yang harus kukatakan? Batin Kezia.
Kezia yang daritadi melamun, disadarkan Mama-nya.
Key? Ucap Mama Sam yang menyentuh pundak Kezia.
ahh,, gk kok Tan. Kk Sam gak Macem-macem kok." Jawab Kezia yang daritadi ditunggu Mama Sam.
really? Tanya Mama Sam lagi.
Kezia menganggukan kepalanya.
ok baiklah sayang" Kata Mama Sam dengan lembut sambil mengelus rambut pendek gadis itu.
Samuel yang mendengar Jawaban Kezia perasaan nya jadi lega. Samuel melirik ke arah Kezia dan Mamanya dan tersenyum.
Apa dia tersenyum? Batin Kezia.
gak, gak, cwok cuek kayak gitu mana mungkin senyum" Batin Kezia lagi.
Skip***
Setelah Perut Mereka Terisi, Mereka langsung memasuki wahana rumah hantu, lebih tepatnya Daud si yang mengajak mereka, Walaupun para cewek-cewek ketakutan terutama mama-nya Sam, Mereka terpaksa mengikuti masuk ke wahana tersebut karena perasaannya juga. Apalagi Vivi yang bakalan mencuri kesempatan buat peluk-peluk Samuel saat didalam.
Samuel aku samamu ya" Kata Vivi yang langsung memeluk lengan Samuel, Samuel hanya diam saja dengan posisi tetap cool.
iss genit banget sih dia" Ucap Kezia dengam wajah cemberut. Kezia kesal dengan pemandangan yang ada di depannya itu.
Setelah mengantri dengan antrian tidak begitu ramai, Daud terlebih dahulu masuk kedalam disusul Samuel,
__ADS_1
Di vote ya, biar aku jadi lebih semangat buat lanjutin. 💪💪🤗