
Disisi lain, Mama Samuel memperhatikan mereka, di a tersenyum melihat Putra nya kembali tertawa karena Kezia.
"Terima Kasih key, kau memang gadis yang baik" ucap Batin Mama Sam.
Kezia : "Cie, kembali tersenyum, gitu dong kan makin tampan" Kezia mengedipkan Mata nya.
Samuel : "Kau!" Samuel menarik lengan Kezia hingga terjatuh dalam pelukan nya.
Samuel : Makasih Key, aku bahagia karena kau mau mengerti diriku" gumam Samuel pelan sambil mengelus rambut pendek Kezia.
Kezia : "Tapi, nanti ada yang lihat kk" Kezia ingin melepas pelukan Samuel namun Samuel malah memperkuat pelukan nya.
Samuel : "Sebentar saja Key, aku ingin memeluk mu 15 menit aja."
Mendengar perkataan Samuel, Kezia tidak lagi memberontak, dia malah membalas pelukan nya. Samuel tersenyum karena Kezia membalas pelukan nya.
Samuel : "I love you Key" lirih Samuel yang melepas pelukan nya.
Kezia : "I love you too" jawab Kezia sambil tersenyum.
Samuel : "Cium" Samuel mengarahkan pipi nya pada Kezia.
Kezia : "Malu." Kezia dengan menundukkan kepala nya.
Samuel : "yasudah." Samuel berdiri dengan wajah cemberut.
Kezia memegang tangan Samuel lalu mencium telapak tangan nya,
Samuel terkejut melihat apa yang dilakukan Kezia, tiba-tiba Kezia berinisiatif mengerjai Samuel, Dia menarik tangan Samuel sehingga tubuh Samuel sedikit condong lalu,
"Cup" Kezia mencium Kening Samuel.
"Cup" Kezia mencium Pipi kanan Samuel.
"Cup" Kezia beralih ke Pipi kiri Samuel.
Dan aksi nya berhenti saat Kezia beralih ke bibir Samuel, Kezia memukul pelan pipi Samuel dan tersenyum.
Kezia : "Cukup kk. hhh" tawa Kezia yang melihat Samuel terdiam dengan posisi nya di tambah lagi pipi Samuel memerah yang makin membuat Kezia gemezz. Kezia langsung masuk kedalam kamar nya meninggalkan Samuel yang masih dengan posisi nya.
Di dalam Kamar nya, Kezia merebahkan diri nya sambil menatap langit-langit kamar nya lalu mengambil bantal guling kesayangan nya, memeluk guling itu dan Kezia terlelap.
Disisi Lain Daud dan Vivi sudah selesai makan, Daud kembali mengantar Vivi pulang namun belum sampai tujuan mereka ke jebak hujan yang sangat deras. Daud berhenti di gubuk tua.
Vivi : "Iss, ini semua karena kau! kalau saja tadi kita gak makan pasti gak kejadian seperti ini!" celoteh Vivi.
__ADS_1
Daud : "Sttt, diam! ntar makanan yang uda masuk ke perut loh gk jadi daging baru tau rasa!" Daud dengan sikap cool nya.
Vivi : "Lah, jadi apa dong? tanya Vivi dengan wajah yang polos.
Daud : "jadi ulat, iiii" ejek Daud yang membuat Vivi kesal.
Vivi : "Daud!" bentak Vivi sambil memukul tubuh Daud.
Dar!!!!!!!!!! (anggap aja petir ya.hhhh).
Vivi : "Ahhhhhh!" teriak Vivi yang ketakutan sambil memeluk tubuh Daud.
Daud : "Apa-an si loh, ngambil kesempatan dalam kesempitan lagi! tersenyum puas.
Vivi : "iii, apa-an si!" Vivi melepas pelukan nya.
Jedarrrrrrrr!!!!
Petir itu membuat Vivi takut lagi dan malah memeluk erat tubuh Daud.
Vivi : "aku takut Daud." suara Vivi yang terisak.
Daud bisa merasakan tubuh Vivi yang ketakutan lalu dia mengelus rambut Vivi supaya Vivi lebih tenang. Vivi heran dengan perlakuan Daud, Dia lebih memilih diam merasakan kehangatan dalam tubuh Daud.
Karena Petir sudah tidak terdengar lagi, Vivi melepas pelukan nya begitu juga dengan Daud, mereka saling pandang satu sama lain.
Daud : "Ke pd'an lo! sindir Daud.
Daud yang melihat Vivi kedinginan langsung melepas Jaket nya dan meletakan ke tubuh Vivi. Vivi menoleh ke arah Daud, dia melihat manik hitam mata Daud begitu juga dengan Daud melihat manik hitam Mata Vivi.
"Seadainya lo tau Vi, kalau gue yang sayang sama lo bukan abang gue, Gue berdosa telah menyuruh abang gue buat jadian sama lo, gue lakuin itu karena gue ingin lihat lo bahagia dan gue tau lo cinta nya sama abg gue bukan sama gue." Batin Daud.
"Gue masih ingat kejadian lucu yang pernah kita alami Vi, Aku yakin kau pasti lupa" lanjut Daud dalam hati nya.
Flashback on**
Vivi dan Daud berteman baik karena mereka berkenalan saat ospek dan Vivi sering membantu Daud sampai Daud memiliki perasaan pada nya, Namun Daud sedih karena Vivi tidak membalas cinta nya dan lebih sedih nya lagi Daud harus menerima kenyataan bahwa Vivi mencintai Abang nya yaitu Samuel.
Ring, Ring, Ring,,, (bunyi bel sekolah)
Semua siswa-siswi berlarian masuk ke dalam lapangan,
'1, 2, dan 3." ucap Satpam sekolah yang langsung menutup pintu gerbang.
"Pak,bukain dong pintu nya, Saya mau masuk ni, Ospek akan segera dimulai pak" ucap Daud dengan wajah memelas.
__ADS_1
uda tau ada ospek, terlambat lagi! Uda kamu diluar saja! bentak Satpam Sekolah.
"Pist, Pist, Pist,,, Sini!" suara gadis yang memanggil nya dari kejauhan, Daud mendekati gadis itu betapa terkejut nya dia bahwa gadis itu sangat cantik dengan qmemiliki kulit putih dan pipi yang lumayan chuby.
"Hey, Kita lewat sini aja! bisik gadis itu yang menyadarkan Daud dari lamunan nya.
Daud yang melihat tempat itu tidak mengerti apa maksud gadis itu.
"hadehh, lo mau ikut ospek?"
Daud menganggukan kepala nya.
"ya gak ada jalan lain kita lewat sini aja!"
Tapi,,,,
belum sempat Daud berbicara gadis itu menyuruh nya jongkok, Daud mengikuti kemauan gadis itu.
"kau jangan ngintip ya" ucap gadis itu dan memijak pundak Daud untuk naik ke atas,
gadis itu sudah tiba di atas sekarang giliran Daud, mau tak mau Daud akhirnya naik ke atas dengan tangan nya ditarik oleh gadis itu.
"1,2,3 lompat!" ucap gadis itu yang langsung melompat, Daud ikut melompat..
"eh, tunggu,"
Daud tidak mendengar suara nya dia malah menjatuhkan tubuh nya yang akhirnya menimpa tubuh gadis itu dan posisi Daud berada di atas tubuh gadis itu.
"huh, syukur lah" batin Daud.
"hey, aku berada di bawah mu" lirih Gadis itu pada Daud. Daud melihat nya segera berdiri dan membantu gadis itu berdiri.
"Terima kasih" ucap Gadis itu.
"oh ya Nama ku Vivi, Nama Kamu? tanya gadis itu sambil mengulurkan tangan nya.
"aku Daud" Daud membalas uluran tangan nya.
"Ayok kita ke lapangan." ajak gadis itu yang melontarka senyum manis di bibi nya.
Semua Siswa baru berjalan menuju lapangan, Mereka berbaris ummenunggu ketua osis yang akan memberikan arahan pada siswa baru.
"Perhatian Semua!" kata Ketua Osis dengan suara lantang.
Saat semua sedang mendengar arahan dari ketua osis, Daud malah asyik melirik gadis disamping nya.
__ADS_1
"Cantik" batin Daud.