
Gracia Enjelia Purba duduk di tempat kerja nya, ia menutup ke dua matanya.
Gadis itu mengingat Masa kecilnya,
Flashback on***
Di siang hari cuaca sangat panas, seorang anak kecil sedang mengayuhkan sepedanya untuk berangkat sekolah. Ia di bangku kelas 6 sd.
Anak kecil itu hidup sederhana dengan kedua orangtua nya. Ayah nya bekerja sebagai kuli bagunan dan ibu nya sebagai ibu rumah tangga, dia putri semanta wayang.
bel sekolah berbunyi menandakan pelajaran sekolah sudah selesai,
Anak kecil berlari ke parkiran dekat sekolahnya, ia mengayuh sepedanya sambil bernyanyi dengan melontar kan senyum manis di bibir nya.
Skip*
ibu, Grace pulang!" Teriak anak itu dari luar.
Iya sayang Mama di dapur. "jawab mama nya.
Wanita paru baya itu sedang memasak di dapur, anak kecil itu berlari ke dapur..
Mmm,, masak apa ini? tanya anak itu sambil mencium mama nya.
Masak semur jengkol kesukaan kamu dan papa kamu." (mencubit hidung mancung anaknya).
Jadi makin laper... heheheh. (memegang perutnya)
Ganti baju dulu, terus makan." (sambil mengelus rambut putri nya itu)
Mama Grace sangat memanjakan putri nya, tidak memanjakan dengan kemewahan melainkan kesederhanaan yang mereka miliki.
siap bos." jawab anak itu.
Ia melangkahkan kaki nya ke dalam kamar, mengganti bajunya lalu menghampiri ibu nya di dapur.
Ibu nya menyiapkan makanan Kezia, mereka makan bersama....
Gimana tadi sekolah nya? tanya mamanya.
lancar ma." jawab anak itu sambil mencipitkan mata indah nya.
Skip**
Anak kecil itu berjalan dengan membawak kotak makanan untuk sang ayah, ia sengaja tidak memakai sepeda karena jarak rumah nya dan pekerjaan ayah nya lumayan dekat.
Ayah!!!! teriak Anak kecil itu.
Ayah nya sedang mengangkat papan bagunan itu, Mendengar putri kecilnya itu memanggil ia menoleh dan meletakkan papan itu pada tempat nya.
ehh, putri Ayah. baru pulang sayang? tanya ayahnya sambil mengelus rambut putrinya itu.
putri kecilnya itu hanya menyipitkan matanya dan tersenyum.
Anak itu menggenggam tangan ayah nya dan membawa ayahnya duduk.
Sini ayah, makan dulu." Kata anak itu.
anak itu sangat menyayangi ayah nya, iya menyuap ayah nya.
kamu harus jadi putri ayah yang membanggakan ya nak." kata Ayahnya.
Siap bos! jawab anak itu.
Mereka berdua duduk di bawah pohon menikmati makanannya, dibalik itu seseorang memperhatikan mereka dengan mengepalkan tangannya.
Ayah aku akan menunggu ayah pulang, kita akan pulang bersama." kata putri kecilnya itu dengan gembira.
__ADS_1
Ayah anak itu melamun ntapa apa yang dipikirkannya,
Ayah, ayah,... ayah.. (menyentuh tangan ayah nya)
Iya sayang. Tapi Ayah pulang terlambat, Kamu pulang sendiri ya." jawab ayahnya.
anak kecil itu memalingkan wajah nya, wajah nya cemberut dengan melipat ke dua tanganya.
Putri ayah marah ya," (sambil mengelus rambut putrinya).
nanti ayah pulang terus kita pergi ke pasar malam lagi deh." kata Ayah anak itu.
serius yah?? tanya putri nya dengan tersenyum...
Ayah nya hanya mengangguk sambil tersenyum...
Horee... kita akan ke pasar malam."
anak itu bangkit berdiri dan loncat-loncat, ia sangat kegirangan.
aku pulang ya yah,,, (sambil mencium pipi ayah nya). Anak itu meninggalkan ayahnya.
Hati-hati sayang.! Teriak ayah nya.
Hari sudah malam,,
Semua prajurit polisi sembunyi di tempat persembunyian masing-masing.
Kapan dia akan pulang? tanya Kepala Prajurit itu.
Sebentar lagi Pak." Jawab salah satu prajurit.
Skip*
Di Meja makan ibu dan anak itu menunggu ayahnya kembali ke rumah.
Tok,, tok,, tok
Iya, siapa? " tanya sang ibu.
Ayahnya langsung masuk ke dalam rumah dengan wajah pucat dan keringat dingin..
Putri Kecilnya itu berlari ke arah nya,
Ayah udah pulang,"(menyentuh tangan ayah nya).
kita harus pergi dari sini,"kata ayah nya sambil mengambil baju dari kamar mereka.
Mau kemana mas? tanya wanita paru baya itu.
Angkat Tangan!!!!
Seorang Polisi masuk kedalam rumah itu dengan pistol ditangannya yang mengarah pada Ayah gadis kecil itu.
Ayah nya hanya diam dan angkat tangan, Polisi itu menjatuhkan ayah gadis itu dan memborgol ke dua tangan nya.
jangan tangkap Ayah Saya,hiks..hiks!" tangis Putri kecil nya itu sambil memeluk ayah nya yang dibawak polisi itu.
Ayah!!!" teriak anak kecil itu.
Anak itu berlari dan terjatuh....
Ayah jangan pergi! aku akan datang ayah. tangis Putri nya semakin kencang, banyak orang yang melihatnya.
Sayang." kata mama nya sambil mengelus rambut halus putri nya.
Ayah, bu, hikshiks... (memeluk tubuh ibunya)
__ADS_1
Skip**
Ibu dan anak itu menemui ayah nya diperjara, anak itu menagis melihat ayah nya.
Mas, kau gk mungkin melakukan itu Kan? tanya istrinya. Suaminya hanya diam.
Jawab mas!" (mecengkram baju suaminya).
maaf syg." hanya itu yang dilontarkan dari mulut suami nya.
Kamu jahat mas, kamu jahat, kamu tega berbohong pada aku dan anak mu, hikss!" teriak istrinya sambil memukul tubuh suaminya dan menjatuhkannya. Putri nya hanya menangis melihat ayah dan ibu nya.
Saat ingin menyentuh putri nya itu, istri nya menjauhkannya.
Maaf kan ayah sayang." tangis sang Ayah.
Ayok sayang kita pergi, Kita jangan menjenguk ayah kamu lagi!
Tapi Ma,,
sebelum bicara ia membawa anaknya keluar.
Skip**
Kenapa Mama jahat, hikshiks,,, Mama gk izinkan aku ketemu Ayah! teriak anak itu sambil menagis.
Ayah kamu jahat sayang, dia gak sayang kita. (mencoba menenangkan anaknya)
drett, drett,
bunyi handphone nya, ia langsung mengangkat nya.
Tiba-tiba wanita paru baya itu menangis dan terduduk di lantai
gak mungkin!!hikshiks!!
kenapa ibu?" tanya anaknya.
Ayah kamu sayang, ayah kamu meninggal!"
suara tangis ibu nya sangat kencang
Ayah, hikss!! tangis anak itu.
ibu,ibu ayok kita lihat Ayah, " (menarik tangan ibu nya agar ibunya berdiri)
Skip**
Ibu dan Anak itu tiba di rumah sakit, mereka berada di ruangan jenazah..
Mereka menagis,
ayaah, hiks hiks.. kenapa Ayah meninggalkan aku dan ibu! bagun Ayah (sambil mendorong tubuh Ayah nya yang sudah kaku).
ibu, hikss (memeluk ibu nya).
tenang sayang," (mengelus rambut mulus sambil mencium kening putrinya).
Skip**
Ayah nya sudah dimakamkan Merek kembaki ke rumah. Ibu dan anak itu masih dengan wajah sedih, airmata yang membahasi pipi mereka....
Ibu akan selalu menjagamu nak." kata ibu nya sambil memeluk tubuh kecil putri nya.
Ibu jangam bersedih aku akan selalu bersama ibu dan ketika aku besar aku akan mencaritau semuanya." (membalas pelukan mamanya).
Anak itu merenggangkan pelukannya,
__ADS_1
Makasih sayang." (mengelus rambut halus anaknya dan meneteskan air mata).