Mencintai Mu Selamanya

Mencintai Mu Selamanya
Kepulangan Mama Kezia.


__ADS_3

Saat semua sedang mendengar arahan dari ketua osis, Daud malah asyik melirik gadis disamping nya.


"Cantik" batin Daud.


Vivi : "Oyy, kau kenapa lihatin aku seperti itu, kau suka ya sama aku?" gerutu Vivi yang membuat Daud sadar dalam lamunan nya.


Daud : "Bwekk. Suka? Ogahh! mana mungkin aku suka sama gadis centil seperti mu." bantah Daud yang mengalihkan pandangan nya melihat tetesan hujan.


Vivi sampai sekarang tidak mengetahui perasaan Daud pada nya karena selama ini Vivi hanya menganggap Daud hanya sebatas teman.


Vivi meletakan tangan nya pada tetesan hujan sambil menikmati tetesan air hujan, Daud melihat gadis di samping nya itu sambil menyunggikan senyum di bibir nya.


Daud : "Aku bahagia bersama mu lagi disaat seperti ini" ucap Daud dalam hati.


Vivi : "Ayok kita pulang, lagian hujan uda reda"


Daud : "iya" (Berlari dan menyalakan mesin motor nya ).


Skip*


Daud kembali kerumah dengan pakaian basah kuyup akibat hujan deras di luar.


Mama Sam : "Sayang kenapa kamu lama sekali?" tanya Mama nya yang sudah menanti diruang tamu.


Daud tidak menjawab,


Mama : "ya ampun kamu basah kuyub, sekarang ganti baju mu, mama akan buatin teh hangat"


Daud mengganggukan kepala nya dan ke kamar untuk membersihkan diri.


"Daud, lo kenapa?" Samuel mendekati adik nya yang basah kuyub.


Daud hanya diam dan langsung masuk ke dalam kamar nya, Samuel penasaran dengan tingkah adik nya dia ikut masuk ke dalam kamar adik nya.


Samuel : "Cerita ke gue, lo kenapa?" tanya Samuel yang duduk disamping kasur Daud.


Daud : lo uda putus kan sama Vivi? lalu, kenapa dia masih berharap lo kembali pada nya?


Daud menatap abang nya dengan penuh emosi, wajah nya memerah.


Samuel : "Tenang Daud, lo adik gue, lo gak bisa bentak gue seperti itu hanya karena cewek" jawab Samuel dengan tenang.


Samuel : "lo tau gue gak pernah ada perasaan pada Vivi tapi, lo sendiri yang nyuruh gue buat terima cinta nya, Kalau lo mengakui perasaan lo yang sebenarnya ke Vivi pasti tidak jadi seperti ini" jelas Samuel yang melihat ke arah dinding kamar Daud.


Daud : "Tapi dia cinta sama lo bg, apa salah nya lo bahagia kan dia" suara Daud yang terisak.


Samuel : "Gue gak mau terlalu lama menyakiti dia, gue coba jalanin tapi gue gak bisa. Cinta gak bisa dipaksa, sekarang gue menemukan cinta gue dan gue akan selalu ada buat dia" jelas Samuel.

__ADS_1


Samuel : "Lo sebagai cwok harus punya nyali dek, kalau lo suka pada nya kejar dia, buat dia lupa pada cinta pertama nya. Ingat! kau juga tidak boleh menyakiti dirimu sendiri hanya karena dia yang bisa membuat mu gila" pintah Samuel sambil memukul pundak Daud dan bangkit berdiri meninggalkan Daud.


"Aku akan mengejar cinta ku kembali" ucap Daud yang tersentuh mendengar ucapan abang nya.


Malam telah berlalu dan Sekarang pukul 06.30 dan ini adalah hari Rabu.


Yang benar saja masih pagi sudah ada yang membagunkan gadis mungil yang masih terlalap dalam tidur nya.


Dreettt,dreeet.... dering ponsel Kezia.


"UuuuaaaaaMMM" Kezia menggeliat dan melihat ponsel nya siapa yang mengganggu tidur nya sepagi ini.


Kezia : Hallo?


"ya ampun sayang kamu baru bangun?" tanya Mama kezia.


Kezia terkejut siapa yang menelpon nya dia langsung duduk di kasur nya.


Kezia : "heheheh, iya Ma. Kenapa Ma?"


Mama Kezia : "hm, kau gk rindu apa sama Mama?" bukan nya menjawab malah bertanya kembali pada putri nya.


Kezia : "Rindu,Tapi Mama gak bisa dihubungi" celoteh Kezia.


Mama Kezia : "Susah jaringan disini Nak. oh iya Mama sekarang akan pulang dan kita akan kembali kerumah lagi" ucap Mama nya yang sangat bahagia.


Mama Kezia : "kok bilang nya gitu? Mama sangat merindukan mu nak. Yaudah nanti Mama telpon kalau sudah tiba disana ya. Bye, bye sayang" Tut.tut.tut.


Belum sempat kezia berbicara, Mama nya langsung mematikan ponsel nya.


Kezia : "Kebiasaan" grutu Kezia.


Masih jam segini? (melihat Jam di ponselnya). Tidur lagi deh!" ucap Kezia dan langsung membaringkan tubuh nya kembali Namun dia mendengar suara berisik di dapur, Kezia langsung turun dari kasur nya dan melihat siapa yang sudah bangun sepagi ini.


Kezia : Tante? panggil Kezia pada ibu martua yang sedang mengiris bawang.. hhhh maksud nya Mama nya Samuel ya..


"Ehh, Kezia... uda bangun Key"


Kezia : "iya Tan, hheheheh, tadi mama telpon kalau mama akan pulang hari ini" ucap Kezia.


Mama Sam : Bagus deh, pasti kamu sangat merindukan mama mu kan?


Kezia : "Hehehe, iya Tan" (menggaruk Kening nya yang tidak gatal)


"Ada yang bisa dibantu Tan?" tanya Kezia sambil memperhatikan Mama Samuel yang sedang mengiris bawang.


"Ini Key, kamu tumbuk bahan-bahan disitu" ucap Mama Sam sambil menujukan bahan-bahan tersebut.

__ADS_1


Ditengah kesibukan mereka, seseorang telah memperhatikan mereka dari balik pintu.


Mama Sam : "Sam, Mama tau kau pasti memperhatikan kami kan." Mama Sam mengetahui bahwa putra nya bersembunyi dibalik pintu.


"heheheh" (Samuel keluar dari persembunyian nya sambil menggaruk kening nya yang tak gatal).


Mama Sam : "hmm, kebiasaan!" celoteh Mama nya.


Kezia menundukan kepala nya sambil tertawa melihat tingkah lucu kekasih nya itu.


Samuel : "Key" Lirih Samuel yang melihat Kezia.Kezia bangkit dari duduk nya,


Kezia : "ini, kamu minum dulu ya"


Kezia memberikan secangkir teh pada Samuel. Samuel meminum nya dengan cepat dan kembali memberikan gelas itu pada Kezia. Tangan Kezia mengambil gelas dari tangan Samuel dengan sengaja Samuel menahan gelas itu sehingga mereka saling menatap satu sama lain.


Mama Sam : "ehemm, dasar bucin anak muda sekarang" ucap mama Samuel yang melihat mereka secara bergantian.


Samuel melepas pegangan gelas nya, dan mereka salah tingkah di depan wanita paru baya yang berada di antara mereka.


Tok, tok, tok


Mama Samuel : "Siapa yang mengetok pintu sepagi ini?"


Kezia : "Kezia saja yang buka pintu Tante".


Kezia berjalan untuk membuka pintu dan betapa terkejutnya Kezia melihat siapa yang datang.


Kezia : "Mama" (memeluk mama nya).


Mama Kezia : "Mama merindukan mu, Kau gak nakal kan disini?" tanya Mama nya.


Mama Sam : "Kezia gak nakal Say"


Mama Sam menghampiri mereka.


Mama Kezia : Benarkah? (melepas pelukan nya dan menatap mata indah putri nya).


Cup. (mencium kening Kezia).


Mama Sam : "Ayok masuk say" ajak Mama Sam.


penasaran??? gimana kelanjutannya?


Don't ever get bored and be stay or vote because Choose You Are Valuable to me ๐Ÿ˜˜


thx๐Ÿค—

__ADS_1


__ADS_2