
Ibu dan Anak itu pergi ke warung, banyak warga yang membicarakan nya, mengejek bahkan mengusir mereka.
Lihat mereka ngapain disini? uda salah.
seharusnya dibawak saja satu keluarga." Kata ibu warga disitu dengan membisikan pada teman-temannya.
gak taumalu." jawab ibu-ibu disitu dengan wajah sinis mereka.
Wanita paru baya itu melihat ke arah mereka, Air matanya mengalir, Anak kecil itu melihat ibu nya menangis,
Ibu.... anak itu menyentuh tangan ibunya
Wanita paru baya itu langsung memalingkan wajahnya dan menghapus air mata yang membasahi pipinya.
ibu gak papa kok sayang. (mengelus rambut putrinya)
Pak saya beli indomie nya 5 bungkus dan beras satu muk." kata wanita itu.
Lihat mereka makannya indomie terus, apa gk cacingan tu perut!" Kata salah satu ibu di situ.
Ibu dan anak itu melihat mereka dan hanya diam,
mbak, jangan dengarkan kata mereka." ucap Bapak itu sambil memberikan pesanan wanita itu.
Sebaiknya ibu bawak anak ibu pergi dari sini, kalau tidak warga sini akan mengusir ibu secara paksa dan satu lagi bu, suami ibu kan bandar narkoba pasti polisi-polisi itu kembali dan menangkap kalian karena kalian adalah korban." ucap penjelasan Bapak itu.
Wanita paru baya itu hanya tersenyum,
Skip**
Di dapur wanita paru baya mengiris bawang putih sambil memikirkan yang dikatakan Bapak pemilik warung tadi.
"Sebaiknya ibu bawak anak ibu pergi dari sini, kalau tidak warga sini akan mengusir ibu secara paksa dan satu lagi bu, suami ibu kan bandar narkoba pasti polisi\-polisi itu kembali dan menangkap kalian karena kalian adalah korban*."
Karena keasikan melamun, tangan ibu satu anak itu terkikis. Ia kesakitan dan melemparkan pisau yang di tangannya.
Au....sssst,,,," teriak wanita itu kesakitan.
Anak itu berlari ke dapur melihat apa yang terjadi, anak itu menyentuh tangan ibu nya dan menyentuh tangan yang berdarah itu.
Ibu gpp? tanya putri nya.
gpp sayang (tersenyum).
Skip*
tok, tok, tok
sayang kita harus pergi!" kata wanita paru baya itu.
Kemana bu?, hikkss tanya anak itu sambil menangis.
Diam sayang." kata Wanita itu sambil membereskan pakaiannya dan memasukan pakaian itu kedalam Koper, Anak itu gemetaran, ia sangat takut.
Keluar!!! atau saya akan membuka pintu ini dengan paksa! kata pria yang berada di luar sambil mengetok pintu rumah itu
Ibu dan anak itu lari dari pintu belakang rumahnya, mereka berlari ntah kemana karna mereka tidak tau siapa yang ingin mereka jumpai.
__ADS_1
Orang-orang itu mendobrak pintu rumah itu, mencari-cari ibu dan anak itu.
Mereka tidak menemukannya.
Mereka kabur bos, " Kata salah satu dari Mereka yang berbicara dari handphone.
Ibu aku haus." kata anak itu sambil memegang leher nya.
sabar ya nak." (mengelus pundak anaknya)
sink, naik ke punggung ibu
Anak itu pun naik ke punggung ibunya, ia juga terlelap. Wanita paru baya itu berjalan untuk mencari tempat untuk beristirahat.
Ia menemukan toko yang sudah tutup, wanita itu mencari alas untuk tidur.
Ia mendapatkannya lalu meletakkan tubuh mungil putrinya itu.
Ia melihat putrinya dan mengelus rambutnya.
Maaf kan Ayah dan ibu yang belum bisa membahagiakan kamu nak."
Air matanya terjatuh,
Kenapa kau melakukan itu mas? sekarang kau lihat perbuatan mu pada kami!"
wanita paru baya itu masih menangis, tiba-tiba terdengar suara petir dan hujan turun.
Wanita itu melihat putrinya kedinginan, ia menyelimuti putrinya dengan koran.
Ia menyentuh wajah putrinya dengan jarinya lalu mencium kening putrinya.
Hari sudah Pagi, Ibu dan anak itu masih tertidur sampai pemilik toko membuka tokonya dan Pemilik toko itu kaget melihat mereka.
Pemilik toko masuk kedalam lalu ke luar sudah membawa gayung yang berisi air, pemilik toko itu membuang air itu ke arah Mereka.
Karna tersiram dengan air, ibu dan anak itu bangun. Mereka melihat pemilik toko itu.
ngapain kalian disini? hust,,, pergi! pergi!" kata pemilik Toko itu sambil mengusir Mereka.
Wanita paru baya itu menarik tangan putri nya dan meninggalkan tempat itu.
Mereka berjalan dengan baju yang masih basah,,,
Kau lapar sayang?" tanya ibunya.
Anak itu mengangguk.
Mereka tiba diwarung. Saat ingin membeli makan Pemilik Warung malah mengusir mereka.
hust, hust,, pergi! saya tidak terima gembel disini!" kata pemilik warung.
Ibu dan anak itu hanya diam dan pergi.
dasar manusia kejam!" batin anak itu.
Flashback off**
Tiba-tiba air mata Grace jatuh, membasahi wajah yang penuh make up itu.
Gadis itu melamun lagi,
__ADS_1
Flashback on***
Gadis kecil itu melihat anak muda tampan yang memakai seragam SMP sedang berjalan, ia memberhentikan sepedanya.
Gadis Kecil : hy kk. ( sambil tersenyum )
Eh... hy." respon anak muda tampan itu.
Yuk kak bareng." ajak Gadis kecil itu.
Serius ini? (goda Samuel)
tapi, kk yang bawak ya.. lanjut anak muda itu."
Gadis Kecil itu akhirnya berpindah ke tempat duduk belakang sepedanya. Mereka berboncegan pergi ke sekolah.
Gadis Kecil : Sekolah kk dimana ya?
anak muda : Samping sekolah mu anak kecil.
Gadis Kecil : iii,(memukul pelan lengan anak muda itu) aku bukan anak kecil." jawab Gadis Kecil itu dengan kesal.
Anak muda itu terkekeh melihat tingkah lucu Gadis Kecil itu.
Skip***
Mereka sudah tiba di Sekolah.
Terima Kasih ya" (mencubit pipi tembem Gadis Kecil itu). Pipi Gadis Kecil itu merona, Ia sangat malu.
Samuel pun pergi meninggalkan dirinya.
Skip***
teng, teng, teng... ( bel berbunyi)
Bel sekolah berbunyi menandakan bel pulang. Siswa berhamburan keluar dari ruangan kelas masing-masing.
Gadis Kecil itu berjalan keparkiran sekolah, Ia sedang menunggu seseorang.
sudah lama menunggu, ia akhirnya pulang.
Gadis kecil itu berjalan, Ia tidak menaiki sepedanya, malah menenteng sepedanya.
Gadis itu berjalan dengan wajah cemberut dan melamun.
Gadis kecil itu terkejut melihat anak muda itu bersama cwek yang masih Sd, Ia mengikuti mereka. Mereka sangat mesra anak muda itu merangkul cwek itu sambil mencubit pipi cwek itu.
Siapa yang bersama kk itu?" tanya gadis kecil itu.
Ia berhenti di rumah orang, anak muda itu yang mengantar cwek itu ke teras rumahnya.
Penasaran apa yang dilakukan anak muda itu pada cwek yang bersamanya.
Gadis Kecil melangkahkan kakinya ke depan, Ia terkejut melihat anak muda itu mencium pipi cwek yang bersamanya.
Dada nya sesak dan berlari meninggalkan mereka.
Flashback off**
Grace tersadar dari lamunnya, Air mata nya terjatuh lagi. Ia mengepalkan kedua tangan nya, wajah penuh dengan kebencian.
__ADS_1