
*Keesokan hari nya Kezia membersihkan perkarangan rumah karena sekarang adalah Hari Libur. Libur kuliah dan juga libur kerja.
Biasanya kalau Hari Libur kebanyakan orang rebahan tetapi tidak dengan gadis berambut pendek itu dia malah membantu Mama nya di rumah dan melakukan segala pekerjaan rumah.
Pagi yang cerah, Wanita paru baya yang masih terlihat cantik sedang masak di dapur sedangkan Kezia sibuk mengurus perkarangan yang ada didepan rumah nya.
Tiba - tiba Mama nya memanggil Kezia dengan membawa rantang yang berisi makanan.
Mama : "Key, sini. Antar ini ke tempat teman Mama yang tadi malam."
Kezia berlari mendekati Mama nya,
Kezia : : "Wihhh, Apa ini Ma? kek nya lezat ni" (merampas rantangan yang dipegang Mama nya)
Mama Kezia : "ini bukan untuk kamu" (sambil merampas rantangan itu dari tangan Kezia).
ini semur jengkol kesukaan Mama nya Sam, kalau Key mau ambil itu di dapur. Etss, antar dulu ini ke tempat kawan Mama ya." kata Mamanya sambil tersenyum,
"Apa ke tempat cwok itu lagi? aduh,, Bagaimana ini? aku harus cari alasan supaya Mama tidak menyuruhku!" batin Kezia.
Kezia : "Tapi ma?"
Mama : "gak ada tapi-tapi, buruan antar" (Memberikan rantangan itu pada Kezia)
Kezia : "iya, tapi kezia mandi dulu,"
Mama : "gak usah, lagian kamu kan masih fresh sayang dan biasanya kamu paling malas mandi." (Sambil mencubit hidung mancung putrinya).
Kezia langsung pamit pada mama nya,
"Aku pergi dulu Ma." Ucap Kezia sambil menyalam Mama nya.
"Hati-hati."
"Apa-apan si mama nyuruh aku ngantar ini!" batin Kezia."
Kezia sudah tiba di tempat tujuan nya tepat di depan pintu Samuel dia ragu untuk mengetok pintu tersebut. Sambil menghembuskan nafas panjang lalu mengeluarkan nya dan mulai memberanikan diri untuk mengetok pintu dihadapannya.
Kezia mengetok pintu dengan menundukan kepalanya,
tok, tok, tokkk. (Ketukan pintu)
Ceklek,
Pintu nya sudah terbuka lalu Kezia mengangkat kepala nya sedikit betapa terkejut nya dia melihat Samuel yang sedang berdiri di depan nya. Detak jantung nya sangat cepat begitu juga dengan Samuel karena mereka saling menatap namun, tatapan itu terhenti saat Mama nya Sam mengagetkan mereka.
Mama Sam : "Siapa yang datang Sam?" (melihat ke arah luar).
__ADS_1
"Kezia, tumben kesini? ada apa?" tanya Mama Sam.
Kezia : "iii,,ini Tante aku bawak semur jengkol kesukaan Tante." Ucap Kezia dengan terbata-bata.
Mama Sam : "Uuuu, kamu tau darimana tante suka semur jengkol?"
Kezia : "Mama tante" jawab Kezia dengan wajah polos.
Mama Sam : "yaudah ayo masuk kita makan bersama pasti kamu belum makan kan?"
Kezia : "Uda kok tante" jawab Kezia bohong padahal suara cacing sudah terdengar di dalam perut nya. "Kruyuk,"
Mama Sam : "itu kamu lapar." (sambil merangkul Kezia).
Kezia menganggukan kepala nya, mereka masuk di ikuti Samuel.
Sesampai nya di dapur semua sudah berkumpul untuk makan bersama dan hanya suara hentakan sendok yang terdengar.
Selesai makan Kezia membantu Mama Sam untuk membersihkan semuanya awalnya Mama Sam menolak tetapi Kezia tetap bersih keras. Kezia membersihkan semua piring piring dengan hati-hati karena takut jika ada piring yang pecah.
Mama Sam yang berambut ikal panjang memperlihatkan senyum yang indah ketika melihat Kezia membantunya.
Mama Sam : "jangan kaget begitu, Tante tidak membunuh orang"
Kezia : "hehehee, maaf Tan."
Mama Sam : "iya gpp Key."
"Tante berharap banget kamu yang jadi menantu tante." lanjut mama Sam
Kezia sedang sibuk dengan tugas nya dan dia tetap mendengar curhatan Mama Sam dengan hanya membalas senyuman di bibir nya.
Selesai mengerjakan tugas nya di dapur Kezia berpamitan untuk balik ke rumah nya.
Mama Sam : "Kamu diantar aja ya key?"
Kezia : "Gak usah tan. Kezia jalan kaki aja, dekat kok tan." tolak Kezia.
Kezia berjalan melangkahkan kaki nya dengan lambat sambil melamun ia memikirkan perkataan Mama Sam.
Tante berharap banget kamu yang jadi menantu Tante.
"Gimana jadi nya kalau aku jadi sama pria cuek itu?" batin Samuel.
"gak, gak mungkin!"(sambil menghentangkan kaki nya).
Kezia melihat ke arah kanan dan kiri untuk memastikan tidak ada orang yang melihat tingkah nya lalu Kezia mempercepat langkah nya.
Di Rumah Sam *
Di rumah tamu nya Samuel sedang asyik menonton.
Mama Sam : "Sam" (meletakan susu untuk Samuel) Samuel meminum susu buatan mama nya.
__ADS_1
Samuel : "Mmmm... ada apa ma?" (sambil mengotak atik film tersebut).
Mama Sam : "Kezia itu gadis yang lucu ya, baik dan cocok jadi calon menantu."
uhuk,,, uhuk,,, uhuk
Samuel terbatuk mendengar ucapan Mama nya lalu melihat ke arah mama nya. Dia tidak percaya bahwa Mamanya membicarakan Kezia.
Mama Samuel : "Kamu gpp Nak?" (sambil menyentuh pundak anak nya)
Samuel : "gpp Ma, Kenapa Mama bisa berfikir seperti itu? tanya Samuel"
Mama Sam : "Kezia itu unik dan cantik dia beda dari yang lain."
Samuel : "Iya Ma, tapi...."
Belum selesai Samuel melanjutkan perkataan nya,
Mama Sam : "Mama gak mau tau kamu harus lebih dekat dengan Kezia. Titik!." Wanita paru baya itu meninggalkan Samuel sendiri sedangkan Samuel hanya diam...,
"Gimana mau dekat? berada di depannya saja jantung ku serasa mau copot! batin Samuel.
"Ahhhh,gadis itu menghantui pikiranku!" (Mengacak-acak rambutnya sendiri)
Skip***
Kezia langsung duduk di sofa teras rumah nya dengan melihat langit-langit di atas rumah nya. Mama nya keluar menghampiri Kezia dengan membawakan minum.
Mama : "Ini minum dulu sayang, gimana Mama Sam suka dengan masakan mama?"
Kezia : "uhuk uhuk..." (Kezia tersedak)
Mama : "Kenapa sayang?"
mama gimana si, bukannya nanyak anak nya dulu. (batin Kezia)
"Kezia lagi badmood" Kezia langsung masuk ke dalam rumah dengan wajah cemberut makin memperlihatkan wajah Kezia yang sangat imut.
Mama nya hanya terkekeh melihat tingkah putri nya itu,
Kezia baru ini mengabaikan perkataan mama nya selama ini Kezia selalu mendengarkan mama nya.
Kenapa dengan anak itu? batin Mama Kezia.
Bukan nya pergi mandi Kezia malah pergi ke kamar nya dia menjatuhkan dirinya ke kasur sambil menatap langit-langit kamar nya.
"Mama nya si cwok nyebelin itu ingin aku jadi menantunya? dasar ya cwok nyebelin itu gak pandai memilih pasangan, bukan hanya cuek dia ternyata lebih bodoh dari ku, hhhh" (Sambil tertawa).
"Ahhh,,udahlah! buat apa aku capek memikirkan dia? siapa dia dalam hidup aku? huff" (sambil memeluk bantal dan Kezia tertidur)
__ADS_1