
hy semuaa, tetap stay di cerita aku ya supaya author semangat last story, ok.
Dukungan kalian berharga buat Saya, Terima kasih semuanya 💪😘.
Yang terus dukung Samuel dan Kezia coment ya 🤗
Tapi aku tidak akan tinggal diam Kezia! aku akan terus membalas sakit hatiku ini! karena ayahmu keluarga ku jadi hancur dan kau yang akan membalas semuanya! Ucap Gadis itu yang menunggingkan senyum di bibir nya. Gadis Cantik itu penuh dengan emosi sambil mengepal ke dua tangaannya.
Skip**
Samuel menjatuhkan tubuhnya ke kasur empuk milik Samuel sambil melihat langit langit di dinding kamarnya.
Saat Samuel menutup matanya, tiba-tiba ia mendengar suara dari kamar Kezia, ia berjalan ke arah kamar itu dan melihat Kezia mengigau...
Pergi,, hikss, pergi!! Ucap Kezia dalam mata tertutup sambil meremas kasur yang ia tiduri.
Samuel berjalan mendekati Kezia, ia duduk disamping Gadis itu, ia melihat wajah Kezia yang sedang mengigau...
Samuel mendekatkan wajahnya, tangan kirinya menahan tubuhnya nya agar tidak terjatuh, tangan satu lagi mengelus rambut Kezia supaya Gadis itu lebih tenang.
Kezia berhenti mengigau dan lebih tenang. Samuel tersenyum bisa melihat Kezia sedekat itu, Nafas ia tidak beraturan, detak jantungnya sangat kencang. Ia tidak ingin kebla-blasan Samuel langsung memalingkan wajahnya.
Saat Samuel ingin berdiri tiba-tiba tangan nya dipegang Kezia sangat erat lalu menjatuhkan tubuh Samuel dan saat ini posisi Samuel menimpa tubuh mungil itu.
DEG
DEG
DEG
DEG
Hidung mancung Samuel menyentuh hidung mancung Kezia, nafas Samuel lebih tidak beraturan, detak jantungnya juga sangat kencang.
Samuel menjauhkan sedikit wajahnya dari Kezia, Ia melihat bibir pink Kezia, Ia menelan Salivanya dengan kasar lalu Ia menyentuh bibir itu dengan tangan nya, lalu Samuel memiringkan Wajahnya dan Samuel menempelkan bibirnya ke bibir pink milik Kezia sambil memejamkan matanya.
DEG,
DEG,
DEG,
Mata Kezia melotot melihat perlakuan Samuel, Kezia ingin melakukan perlawanan namun dia hanya memilih diam.
Sudah cukup lama Samuel menempelkan bibirnya, Ia menjauhkan dirinya dari Kezia dan Kezia langsung menutup mata nya yang sedari tadi terbuka, Kezia takut jika Samuel melihatnya terbangun. Samuel langsung bangkit berdiri dan berlari ke luar kamar Kezia.
__ADS_1
Kezia yang melihat Samuel sudah meninggalkan dirinya, Ia langsung duduk dan mengatur nafas nya yang dari tadi ia tahan.
huh, huh, huh...." lirih Kezia yang memegang dada nya yang sedikit sesak.
Kezia menyentuh bibirnya yang baru bersentuhan dengan bibir milik Samuel. Tatapan nya kosong ke depan.
dia sudah mencium ku 2 kali, akzzz!!" Kata Kezia yang mengacak-acak rambut nya.
Disisi lain, Samuel berdiri di jendela kamarnya sambil melihat taman disamping rumahnya.
Kenapa aku gak bisa mengontrol diriku sendiri saat bersamanya? Kata Samuel yang sedikit kesal.
Skip**
Ke-esokan harinya, Matahari telah terbitt dan sekarang adalah Hari minggu.
UaaaaaM...."Kezia terbangun dari tidurnya lalu melihat jam di handpohe yang berada disamping nya.
Sudah pukul 07.00.
Gadis cantik itu turun dari kasurnya, ia merapikan tempat tidurnya lalu keluar dari kamarnya. Kezia melihat ke arah pintu Samuel yang masih tertutup.
Apa dia belum bangun? Tanya Kezia sendiri.
Dengan tangan gemetar, Kezia memberanikan diri untuk mengetok pintu yang didepannya.
Samuel mencipitkan Matanya untuk melihat siapa yang ada di depannya itu.
Mata Hitam Samuel terbuka sempurna dan sekarang menatap mata coklat milik Kezia.
Samuel terkejut, ia menjauhkan tubuhnya sedikit,
Apa dia tau aku menciumnya tadi malam? Tanya Samuel sendiri.
Kk? Kata Kezia sambil melambaikan tangannya di depan mata Samuel.
Ahh,,, iya? Kata Samuel yang tersadar dari lamunannya.
Mm, hari ini hari minggu kita gak bersihkan ruangan ibadah kk? Tanya Kezia pada Samuel.
kau mau membantuku membersihkan ruangan dengan baju seperti ini? Tanya Samuel menatap tubuh Kezia dari atas sampai bawah.
Kezia melihat tubuhnya sendiri, ia terkejut melihat dirinya memakai baju tidur yang tipis yang terlihat Bra dari dalam baju itu.
Kezia sangat lupa untuk mengganti bajunya.
__ADS_1
Kezia melihat Samuel yang menatapnya sangat dalam seperti ingin melahapnya, ia langsung menutup dadanya dengan kedua tangan nya,
Aa.... apa yang kau lihat? Tanya Kezia dengan dahi berkerut.
Tiidak ada" Jawab Samuel sambil menatap langit-langit di dinding pintu itu.
Kezia memundurkan langkahnya untuk masuk ke dalam kamarnya, ia masih menutupi dadanya dan menutup pintu kamar itu dengan kasar...
Kezia mengatur Nafasnya,
Huf, hufff" Lirih Kezia yang sedang mengatur nafasnya. Disisi Lain, Samuel melihat tingkah lucu gadis itu, ia pun terkekeh dan,
Dasar bocah" Kata Samuel yang terlontar dari bibir Samuel, Ia langsung menutup pintu kamarnya untuk membersihkan diri.
Pukul 09.00
Samuel dan Kezia berada di ruang ibadah, bukan hanya mereka berdua tetapi ada juga Pak kebun. Mereka semua sedang sibuk pada pekerjaan masing masing, ada yang merapikan, membersihkan, dan memindahkan bangku dan meja di ruang ibadah tersebut.
Kezia sesekali melihat ke arah Samuel, Samuel membantu bapak tukang kebun untuk mengangkat meja dan memindahkan nya sebelah sana. Saat Kezia masih serius menatap Samuel, tiba-tiba Samuel melihatnya Ia jadi salah tingkah
Sekarang pukul 09.30.
Semua sudah selesai, Samuel dan Kezia mengganti pakaian mereka.
Kezia memakai gaun berwarna hitam dengan pernak pernik di gaunnya, Riasan wajah dengan pedak yang tidak natural dan lipstik pink dibibirnya yang menambah kecantikan gadis mungil itu.
Kezia keluar dari kamarnya, Ia berjalan keruangan ibadah, Matanya tertuju pada seseorang yang membelakangi dirinya siapa lagi kalau bukan Samuel. Saat Samuel berbalik, Kezia terkejut melihat ketampanan Samuel sambil menelan salivanya dengan kasar. Samuel memakai baju kemeja berkera berwarna putih dan ditambah lagi kuciran rambut seperti ala korea.
waw, perfect boy" Batin Kezia.
Samuel yang melihat Kezia menungingkan senyum di bibirnya, Kezia memalingkan pandangannya, ia salah tingkah.
Key!!! teriak seorang pria yang memanggil nama Kezia. Kezia pun berbalik melihat siapa yang memanggilnya.
Kau ibadah disini? Tanya cwok itu.
Lah, kau boy..." Kata Kezia yang tersenyum.
Sejak kapan kau disini? Tanya cwok itu lagi.
Selamat Hari Minggu" Kata Kezia yang mengulurkan tangannya pada cwok tersebut.
ahh, iya aku lupa. hehehe" Lirih Cwok itu yang membalas uluran tangan Kezia.
aku mulai ibadah disini karena aku udah naik sidi. heheheh" Jawab Kezia sambil menggaruk keningnya yang tidak gatal.
__ADS_1
Dibalik percakapan mereka, seseorang telah memperhatikan mereka siapa lagi kalau bukan Samuel dengan muka datar.