Mencintai Pembunuh Suamiku

Mencintai Pembunuh Suamiku
part 1.


__ADS_3

Pov. Riena


Nama ku Riena.


usia ku 32 tahun,aku sudah menikah dengan seorang pria yang sangat aku cintai dan tentunya dia juga mencintai aku.


Nama nya mas Fajar lelaki hebat setelah ayah ku pastinya, usia nya 34 tahun. kami sudah menikah selama 9 tahun dan kami mempunyai dua orang anak.



Mas Fajar bekerja di sebuah perusahaan terbesar di kota T sebagai manager.



Dan aku hanya seorang ibu rumah tangga.Sejak putra pertama ku Reno lahir mas Fajar meminta ku untuk di rumah saja mengus anak kami dan aku setuju.


"Mas, Habis nganter anak anak ke sekolah aku pamit ya!Aku mau belanja membeli keperluan rumah."pamit ku pada mas Fajar suamiku dan ini sudah menjadi kebiasaanku untuk pamit sebelum aku pergi kemana pun.


"Iya, hati hati ya! jangan lupa nanti malam kita makan malam di luar saja.Mas akan bawa kamu sama anak anak makan di restauran mevah. hahaha... "Tawa mas Fajar membuatku bahagia.


"Iya mas, tapi jangan ke tempat yang mahal ah. Kita juga harus berhemat mas untuk keperluan anak anak kita loh! "ujarku mengingatkan.

__ADS_1


"Iya sayang. Mas tau ini demi masadepan anak anak kita makanya kamu hemat banget, ini yang buat mas sayang sama kamu. Udah cantik,rajin menabung tidak sombong lagi."Ledek mas Fajar yang membuat ku bahagia


"Ya udah mas jalan dulu ya. Kamu hati hati!"Lanjut mas Fajar tak lupa ia mencium aku dan juga kedua anak kami.


"Da dah ayah....! "Seru kedua anak ku.


Setelah melepas mas Fajar pergi aku pun segera mengajak kedua anak ku Reno dan Dian untuk berangkat ke sekolah.


Ya putra sulungku bernama Reno usia nya 8 tahun sedangkan pitri bungsu ku bernama Dian usia nya 5 tahun dan sekarang dia sudah masuk taman kanak kanak. Aku memang sengaja memasukkan mereka kesekolah yang sama agar aku lebih mudah dan tak terlalu repot bila harus menyekolahkan mereka di tempat yang berbeda.


Tiba di sekolah anak anak ku, aku bertemu dengan gisel sahabat baik ku.


"Hai.. Sel! "Sapa ku.


"Anak kamu sekolah disini juga?soal nya kok kayak nya aku baru lihat ya?"Tanya ku


"Oh.. Anu eh iya.. Kami baru pindah ini hari pertama anak ku sekolah. "Jawab Gisel


"Suami kamu mana kok kamu cuma berdua?"Tanya ku yang memang tak pernah melihat Gisel bersama suaminya padahal aku dan Gisel sahabat.


"Ehh Dia lagi kerja Na. Maaf aku duluan ya soalnya ada yang mau aku urus."Jawab nya

__ADS_1


"Loh.. kamu gak nungguin anak kamu? Ini kan hari pertama nya?"Tanya ku sambil memperhatikan wajah anak nya yang ku rasa entah mirip seseorang tapi aku bingung siapa.


"Enggak,dia gak papa."


Entah kenapa setiap bertemu dia sekarang ada yang aneh. Dia selalu terburu buru tapi aku slalu berpikir positif saja mungkin dia sibuk. Dan walau pun aku sahabatan sampai sekarang aku belum pernah bertemu dengan suaminya.


"Ya sudah kamu hati hati ya! "Ucap ku akhirnya sambil memeluk nya sebentar.


"Bye Riena. Lain kali kita ngobrol lagi ya. "Serunya sambil ngeluyur pergi.


Gisel adalah sahabat ku semasa kuliah dulu.Aku dan dia sangat akrab, Tapi sejak aku melahirkan putra pertamaku Reno kami jarang ketemu karena dia pindah keluar kota bahkan nomer ponsel nya juga tak bisa kuhubungi.


Hingga aku mendapat kabar kalau dia menikah 6 tahun lalu tanpa mengundangku.


Jadi aku tak dapat hadir bukan hanya karena aku tak tau tapi juga karena suamiku tak di rumah waktu itu. Mas Fajar sedang ada kerjaan di luar kota.


Ini sudah kesekian kalinya aku bertemu dengan Gisel tapi sikapnya berubah tak lagi sehangat dulu, aku juga bingung tapi ya sudahlah.


Akhirnya kuputuskan untuk pergi berbelanja.


Author

__ADS_1


Ini adalah tulisan pertama ku.Mohon dukungan dan komentar membangun! Jujur saya tak tahan pedas. 😊😊😊


__ADS_2