
Cinta yang tulus tak mengenal status, jabatan atau pun memandang fisik. Cinta sejati akan menemukan tempat nya.
"Sayang.. Apa kabar mu? "Tanya seorang wanita pada Alex.
"Tentu saja aku baik bagaimana dengan mu? "
"Aku sangat merindukan mu, sayang."
"Ouhh aku lebih lebih sangat merindukan mu. Kau semakin cantik saja."Goda Alex seraya memeluk wanita yang ada di hadapan nya.
"Berhenti menggoda istriku bocah tengik!"Paman Jordan menyela Alex dan istrinya.
"Kenapa?Paman pelit sekali aku mencintai istrimu.Jadi jangan pernah menyakiti nya atau aku akan menikahinya!"Seloro Alex
"Dasar bocah konyol, dia bibi mu! Apa kau lupa? Dasar kau memang perebut istri orang"Bibi Merry hanya tersenyum melihat pertengkaran kedua pria beda generasi itu.
"Apa kau belum menemukan kekasih? Kau sudah nyaris tua."Bibi Merry malah mengejek Alex
__ADS_1
"Apa yang bibi katakan? Aku belum tua. Dan soal kekasih bibi jangan khawatir aku akan membawa seorang wanita plus bonus nya ke hadapan bibi."Alex mengerlingkan mata nya senyim mengembang diwajah nya.
Sementara bibi Merry melirik suaminya bingung dengan jawaban Alex.
"Anak kesayangan mu ini mencintai wanita yang sudah bersuami dan punya dua orang anak! "Paman menjawab kebingungan istrinya.
"Apa kai tak bisa menemukan gadis?Oh astaga Alex bahkan kau menyukai wanita bersuami? "Bibi tak habis fikir dengan prilaku Alex.
"Bibi tenang saja! Aku akan menunggu sampai dia menjadi janda. "
"Apa kau gila? Suamiku sebaik nya segera cari psikiater untuk nya atau kita akan ikut gila di buat nya."Bibi berjalan meninggalkan kekonyolan Alex
"Bibi jangan marah,dan jangan khawatir itu tak kan lama."Alex memasang senyum manis di wajah nya.
"Bibi aku merindukan ini! Masakan mu selalu yang terbaik. "
"Lalu kenapa kau tak pulang? Kami menunggu mu di rumah"
"Bagaimana dia bisa pulang saat dia memperjuangkan cinta nya."Paman menyela sebelum Alex menjawab.
__ADS_1
"Sudah jangan bahas wanita itu lagi,aku tak suka mendengarnya! "
"Bibi... "Alex ingin menjawab namun di hentikan bibi Merry yanh langsung mengangkat jari nya.
"Makan lah, nanti segera dingin!"
Jujur pikiran bibi Merry tidak tenang. Seorang wanita bersuami pasti dia menggoda Alex.Dia tak ingin Alex menderita suatu saat nanti. Pikiran wajar orang tua kepada anak yang sangat dia sayangi sekalipun Alex bukan putra kandung nya.
***********
"Apa yang kamu katakan sama Reno? "Wajah Fajar menunjukkan sikap tak senang melihat tingkah Reno pada nya barusan.
Ya Reno tak mau datang saat Fajar memanggilnya, bahkan dia diam saja tanpa menegur.Terlihat jelas amarah ada di mata Reno.
"Aku tidak bicara apa apa sama Reno mas! Kalau sikapnya berubah kamu harus nya tanya diri kamu sendiri!"jawab Riena
"Gak mingkin dia begitu kalau kamu gak bicara macam macam sama dia? Riena aku gak bodoh sampai aku gak bisa lihat kalau dia marah sama aku."
"Ya memang mas. Kamu memang gak bodoh justru kamu pintar sangat pintar malah, sampai sampai kamu bisa selingkuh di belakang aku sampai bertahun tahun."Dada Riena naik turun jantung nya bergemuruh namun dia terus mencoba menahan air mata nya.
__ADS_1
"Kamu kesini mau apa?"Mau menjelaskan bagaimana kamu selingkuh dengan Gisel dan punya anak? Mau menjelaskan bagaimana kamu membohongi aku selama ini? Mau menjelaskan kalau kamu mencintai Gisel dan bahagia sama dia,, iya? "Riena marah, hatinya sakit bahkan kini dia berpegangan meja untuk menopang berat tubuh nya sendiri.
Bersambung