Mencintai Pembunuh Suamiku

Mencintai Pembunuh Suamiku
Part 7


__ADS_3

"Bos ini laporan selanjutnya.Sepertinya Fajar membohongi Riena."Jelas Jo menyerahkan amplop pada Alex



"Kamu bilang apa Jo? coba ulangi! "perintah Alex dengan nada dingin.



Jo agak heran tidak mungkin tuan nya tidak mendengar,tapi ia pun tetap mengulangi nya sekali lagi.



"Fajar sepertinya mengkhianati Riena. "Ulang Jo.



"Ulangi sekali lagi Jo!"Perintah Alex dengan nada semakin dingin.



"Maaf tuan, seperti nya Fajar mengkhianati Ri.... "Jo berhenti dia mulai berpikir apa mungkin bos nya tak suka kalau dia menyebut Riena tanpa embel embel Nyonya.



"Maaf tuan, sepertinya Fajar mengkhianati Nyonya Riena."Akhir nya Jo mengulangi perkataan yang sedari tadi membuat dia pusing.



"Tunjukkan! "



Ya ampun hanya karena lupa menambahkan kata Nyonya,aku harus mengulangi perkataan yang sama. Sungguh mubajir suara ku. batin Jo



"Ini tuan.Ini adalah wanita yang sama.wanita yang kita lihat saat makan malam kemarin.


Nama nya Gisel dia adalah sahabat baik Nyonya Riena.Fajar dan Gisel memiliki seorang putri yang bersekolah di sekolah yang sama dengan putri Nyonya Riena.


Fajar dan Gisel menikah enam tahun yang lalu. Dan sampai saat ini Nyonya Riena belum tahu kalau suami dan sahabat baik nya suda mengkhianatinya."Jo menjelaskan panjang lebar tentang foto dan laporan yang di sampaikan mata mata nya.



Dia sekilas melihat Alex yang wajah nya merah padam. Pasti dia marah tapi untuk alasan nya Jo tak berani bertanya.

__ADS_1


Kadang dia heran kenapa bosnya harus repot repot mencari tau tentang Riena yang notabene nya adalah istri orang. Tapi Jo masih sayang dengan nyawanya hingga dia tak mau kepo urusan tuan nya.



"Berani sekali mereka?wanita yang baik dan cantik seperti itu di perlakukan tidak adil. Tapi sekarang aku yang akan membalas mereka."ucap Alex dan "Takkk"Pena di tangan nya patah.



Jo sedikit kaget tapi dengan cepat menetralkan perasaan nya.



"Jo kirimkan foto ini ke Riena. Dan peringatkan dia untuk tidak gegabah dan jangan sampai dia tahu siapa pengirimnya! Katakan padanya kalau aku akan membantu nya.Kau paham Jo? "



"Baik tuan."


********


Sementara di kediaman Gisel Fajar kini sedang bersenda gurau dengan istri dan anak nya. Terlihatjelas kebahagiaan di wajah kanza,sebab dia memang jarang bertemu dengan papa nya.




"Sebentar lagi ma. Kanza masih mau main sama papa."



"Tapi ini udah malam nak! Besok main lagi ok! "



"Apa besok papa masih di rumah? Kanza masih kangen sama papa"



"Ya udah besok papa masih disini ya, jadi sekarang ayo Kanza papa temenin bobo nya! "



"Asyikk,ayo pa. Kanza mau bobo sambil peluk papa."


__ADS_1


Fajar menggendong Kanza ke kamar nya, Dia menemani Kanza sampai terlelap sebelum meninggalkan kamar Kanza.



"Mas."



"Hem"



"Apa kita harus terus kayak gini? Aku pingin kamu bisa ada waktu lebih buat kami mas! "



"Ada apa? Biasa nya kita juga kayak gini dan kamu baik baik aja. Kamu kenapa?"Tanya Fajar lembut



"Aku ingin seperti istri istri lain mas,yang selalu di temani suaminya. Ok lah kalau gak bisa setiap hari tapi minimal kamu ada buat kami tiga hari aja seminggu!"rengek Gisel



"Sayang kamukan tau, sampai saat ini Riena belum tau tentang hubungan kita. Dan apa kamu tega memberi taukan semuanya pada Riena? "Tanya Fajar sambil mengelus rambut Gisel



"Tapi mas ini udah enam tahun, apa gak sebaiknya kita beritahu dia. Aku tau dia pasti marah dan kecewa tapi tak mungkin kita akan terus sembunyikan ini mas. Riena orang yang baik mungkin setelah rasa marah dan kecewa nya mereda dia bisa memaafkan kita."Gisel merayu Fajar.



"Mas takut Riena tak bisa memaafkan kita. Mas gak mau kehilangan dia dan juga kamu sayang! "



"Aku kenal baik Riena mas, dia mudah memaafkan kesalahan orang lain mas. Dia juga pasti memaafkan kita,apalagi kita adalah orang yang dia sayangi."Gisel terus merayu Fajar.


Sejujurnya di hatinya ia ingin agar Riena bisa mengetahui tentang hubungan nya dengan Fajar. Bukan ingin merebut tapi lebih ingin membuktikan bahwa dia bisa mendapatkan apa yang di dapat Riena.


Rasa iri yang yang menodai hati Gisel makin mengerogoti hatinya. Ia ingin serakah memiliki Fajar seutuhnya tapi ia juga tak tega dengan sahabat nya itu.



Tapi demi agar putri nya mendapatkan perhatian lebih banyak dari Fajar ia harus melakukan sesuatu, bagaimana pun harus ada yang di korbankan. pikir Gisel

__ADS_1


__ADS_2