Mencintai Pembunuh Suamiku

Mencintai Pembunuh Suamiku
part 5


__ADS_3

Dalam sebuah hubungan kejujuran adalah hal yang paling di butuhkan terlepas dari percaya atau tidak nya pasangan kita.Karena setidak nya kita sudah berusaha untuk tidak berkhianat.


*****


"Sayang, besok mas mau keluar kota.Paling cuma dua hari."Pamit mas fajar setelah kami berada di atas ranjang.


"Lagi mas? kok perusahan kamu selalu menugaskan kamu setiap minggu nya keluar kota ya mas?emang bisa gitu? "Tanya ku yang heran karena mas Fajar selalu pergi keluar kota setiap minggunya.


"Iya sayang, sebenarnya mas juga capek, tapi ini demi kamu dan anak anak kita. Mas ingin menjamin kebahagiaan kalian semua."Dalih mas Fajar.Tapi entah mengapa setiap kali mas Fajar pamit keluar kota,aku sedikit meragukan nya.


Dalam hati ku,apa mungkin seorang manager harus keluar kota sesering itu? Dulu pernah ada teman yang mengadu kalau melihat mas Fajar bersama wanita.


Tapi aku tak percaya,karena selama ini mas Fajar tak pernah mencurigakan,bertingkah aneh atau sesuatu yang menjurus ke perselingkuhan.


Aku juga pernah mengecek ponsel mas Fajar dan di sana juga bersih, aku tak menemukan chat atau telfon yang aneh.


Hanya saja aku heran dengan tugas mas Fajar saja. Ingin rasa nya aku mengecek ke kantor nya, tapi ku urungkan karena tak ingin berprasangka buruk pada suami ku sendiri.


Selama ini sikap nya padaku dan anak anak juga tak pernah berkurang. Jadi ku abaikan saja ucapan orang yang aneh aneh. Mungkin dia salah lihat orang, itu yang ku pikirkan.


"Ya sudah,aku siapin baju mas dulu ya. Biar besok gak repot."Jawab ku akhirnya.


"Makasih ya sayang! "Mas Fajar menatap ku senyum di wajah nya sangat cerah, melihat nya hati ku luluh.


********


"Ayah, ayah mau pergi keluar kota lagi? "Tanya Dian yang kini berada di gendongan mas Fajar.


"Iya sayang, ayah harus keluar kota. Dian sama mas Reno baik baik ya di rumah,nurut sama mama dan jagain mama ya! "

__ADS_1


"Tenang ayah biar Reno akan jagain mama dan adek Dian,Reno kan anak laki laki. Reno akan jagain mama dari orang jahat yang akan gangguin mama."Reno membusungkan dada di hadapan ayah nya, seakan dia anak yang kuat.


"owh jagoan ayah, emang harus jagain mama dan adek Dian. Nanti ayah akan bawakan hadiah buat mas Reno sama adek Dian.Ok!"


"Ok!! "


"Asyik! "


Celoteh Kedua anak ku bahagia dengan janji mas Fajar.


"Hati hati di jalan ya mas! kabarin kalau udah nyampe. Ingat jangan macam macam,aku sama anak anak nungguin kamu di rumah! "


"Iya,mas gak akan macam macam, cuma satu macam saja kok."


"Kan!!selalu gitu jawaban nya emang yang satu macam itu apa sih? "tanya ku


"Mau tau banget? ada deh...! Udah ah. mas nanti telat. Hati hati di rumah ya sayang! "ucap mas Fajar mencium puncak kepalaku dan bergantian dengan anak anak ku.


Sampai di sekolah aku melihat Gisel sahabat baik ku yang selama hampir 6 tahun kami jarang berkomunikasi. Tapi sekarang aku sering bertemu dengan nya karena anak kami berada satu sekolah.



"Hi Sel!! "Sapa ku setelah melihatnya.



"Hai Na? "Jawab nya ramah. "Apa kabar dah lama kita gak ngobrol ya? "lanjut nya.


__ADS_1


"Kamu yang sombong, gak pernah lagi main kerumah dan ngenalin suami kamu sama aku! "rajuk ku



"Hemm... lain kali ya pasti aku kenalin. Soal nya suamiku sibuk banget dia sering keluar kota, jadi aku gak sempat ngenalin kamu sama dia. maaf ya! "



"Hemm alesan."


"Enggak kok sayang.. Aku janji pasti aku kenalin. Kalau gitu aku duluan ya soal nya hari ini suami aku mau pulang jadi mau nyiapin masakan kesukaan dia.Sorry ya".kata nya sambil melipat tangan nya di dada dan mengedipkan cepat kedua mata nya.


Selalu luluh hati ku melihat nya,"Pantes aura di wajah mu terlihat berbeda! hehe... "Aku mencubit hidung nya seperti kebiasaan ku



"Aish... Riena kebiasaan deh nyubit idung ku. Kita tuh dah berumur gak cocok lagi kayak gini!"



"Biarin, abis nya sekarang kamu selalu buru buru kalau ketemu sama aku. belum juga ngobrol yang lain lain dah mau pergi aja."



"Iya lain kali deh, aku bakal kerumah kamu sama anak aku.. "



"Sama suami kamu juga dong. Biar aku dan mas Fajar kenal."

__ADS_1



"Emm i.. iya.. Dah Na aku pergi dulu ya! "Jawab nya mencium pipi ku. Selalu aku merasa ada yang aneh dengan Gisel. Tapi ya sudah lah.


__ADS_2