Mencintai Pembunuh Suamiku

Mencintai Pembunuh Suamiku
Part 8


__ADS_3

Apa pun alasan nya perselingkuhan adalah salah. Tetap akan ada hati yang pasti nya terluka dan rasa serakah ingin memiliki seutuh nya. Karena sejatinya tidak semua berbagi itu indah.


**********


Derrrttt..... Derrrrrtttt


Ponsel yang di letak kan di atas nakas kini bergetar. Riena bersemangat karena ia memang menanti telfon dari suaminya. Namun senyum nya pudar saat nomor asing yang tertera di layar ponselnya.


"Hallo..! "Jawab Riena


"Hallo, Nyonya Riena selamat malam!"Suara asing yang terdengar di telinga Riena


"Selamat malam. Dengan siapa saya bicara? dan ada keperluan apa?"Tanya Riena sedikit khawatir karena akhir akhir ini sering ada penelpon yang iseng.


"Maaf Nyonya saya hanya ingin bertanya apakah Tuan Fajar ada? "


Riena mengeryitkan alisnya, semakin bingung karena penelpon asing malah menyakan suaminya.Bukan kah dia harus nya menelpon langsung suaminya saja.


"Mas Fajar tidak ada, dia sedang keluar kota.Anda siapa dan ada perlu apa? "


"Apa anda yakin kalau suami anda keluar kota? Tidak kah Nyonya merasa suami Nyonya berbohong? "


Riena geram siapa orang yang berani memprofokasi hubungan nya.


"Anda jangan sembarangan kalau bicara! Suami saya tidak pernah berbohong jangan bicara yang tidak tidak. Maaf anda mengganggu saya, selamat malam."Riena langsung memutus kan panggilan tersebut hati nya bergemuruh marah.


Saat dia menenangkan emosi nya ponsel nya kembali berdering namun ini sebuah pesan chat.


Riena melihat nomor yang sama. Ia ingin mengabaikan saja tapi hati kecilnya penasaran tak ada salah nya membuka dan melihat sejauh mana orang gila ini ingin menghancurkan pernikahan nya. Itu lah yang di pikirkan Riena

__ADS_1


Dengan perasaan penasaran dan emosi ia membuka pesan dari nomer asing seketika netra nya memanas. Sebuah foto yang ia juga yakin adalah suaminya tengah memeluk seorang wanita dan anak kecil, walau tidak terlihat wajah kedua wanita itu.


Belum sempat ia meneliti perasaan sakit yang tiba tiba menjalar di hatinya nomor asing itu menghubungi nya kembali. Dengan perasaan campur aduk Riena mengangkat kembali ponselnya.



"Siapa kamu? "tanya Riena langsung



"Saya bukan siapa siapa, tapi saya akan membantu anda menangani masalah anda. Tapi ada yang harus anda lakukan Nyonya."



"Apa maksudmu, jangan berbelit belit! "




Riena mulai berfikir apa yang di katakan orang gila ini masuk akal juga. Dia harus membuktikan nya sendiri bagaimana pun rumah tangga nya yang di pertaruhkan.



"Anda bisa melihatnya sendiri saat suami anda bilang akan keluar kota minggu depan. Jadi saya harap anda harus bersabar hingga minggu depan dan juga siapkan hati dan mental anda karena akan ada banyak kejutan yang akan anda dapatkan! "



"Baiklah saya tahu. Tapi siapa anda? "

__ADS_1



"Saat ini anda tidak perlu tahu siapa saya, yang jelas saya akan membantu anda dari jauh dan saat anda memerlukan bantuan saya silahkan hubungi saya."



"Apa tujuan anda? "



"Tidak ada, saya hanya tidak tega melihat wanita sebaik dan sepatuh anda harus di khianati seperti ini.Anda dan anak anak anda tidak sendiri.Baiklah sampai disini dulu dan saya harap jangan gegabah!"



Riena memutuskan sambungan telfon nya.


Ia menangis terisak di ranjang nya melihat foto suaminya yang memeluk mesra seorang wanita juga anak itu? Pikiran Riena berkelana siapa wanita dan anak kecil itu? Anak wanita itu atau anak mas Fajar dengan wanita itu kalau benar sudah berapa lama dia berselingkuh?


"Akhhhhhh...... "Riena berteriak tapi tetap menutup mulut nya dengan sprey karena tak ingin anak anak nya atau pekerja di rumah mendengarnya.



Sakit!Bayangan kenangan hubungan nya dengan Fajar berputar di kepalanya. Apakah kebahagian yang selama ini ia rasakan hanya semu?. Apakah kepatuhan nya selama ini tidak ada gunanya? Apakah cinta yang dia berikan selama bertahun tahun ini masih kurang? Atau kah dua anak masih kurang? Atau kah memang mas Fajar yang serakah?"Akkhhhhhh...... "Riena berteriak lagi,rasanya ia ingin melepaskan beban di hatinya.



Ia menyeka air mata nya tapi percuma. Ia bangkit dan membuka pintu kamar nya melewati ruang menuju kekamar anak anak nya, ntah mengapa rasa nya ia tak tega melihat wajah anak nya.


__ADS_1


"Apa yang akan terjadi jika benar mas Fajar selingkuh? Bagaimana dengan anak anak nya?"Sambil menatap wajah anak nya air mata Riena semakin deras tak terbendung. Ia ingin menolak percaya bahwa mas Fajar suaminya selingkuh tapi foto foto itu jelas menunjukkan nya.


__ADS_2