Mencintai Pembunuh Suamiku

Mencintai Pembunuh Suamiku
Part 30


__ADS_3

Sementara saat ini Alex sudah ada di negara J bersama dengan asisiten nya Johan atau yang sering di panggil Jo. Perusahaan nya yang sudah di tinggalkan beberapa waktu itu memiliki sedikit masalah yang harus di tangani langsung oleh Alex.


"Sudah ketemu masalah nya Jo? "


"Ya tuan, seperti nya perusahaan tuan Jonson sedikit menyapa kita tuan."


"Hemm pasti karena aku tak memberi tanggapan apa pun tentang putri nya."


"Sepertinya begitu."


"Baik lah, kita harus segera menyelesaikan semua secepat nya.Karena aku ingin segera bertemu dengan Rie."


"Baik tuan."


Setelah Jo keluar Alex pun berniat menghubungi Riena karena saat ini dia sangat rindu pada wanita yang hingga sekarang belum mau membuka hati nya itu.


"Hai... "Alex terkejut mendengar suara seorang wanita menerobos ruangan nya sebelum panggilan nya terhubung.


"Maaf tuan, saya sudah berusaha menahan nya tapi.... "Jo menggeleng seraya menundukkan kepala nya.


Alex mengibaskan tangan nya mengerti kesulitan Jo menghadapi Jaslyn.Wanita yang manja dan keras kepala.


"Hai Alex! "Sapa nya memasang senyum manis di wajah nya.


"Mau apa kau kemari? "Tanya Alex dingin


"Aku ingin menyapa mu. Aku sudah menunggu mu lama sekali dan begitu aku mendengar bahwa kau kembali aku langsung datang menemuimu.!"Jaslyn panjang lebar menjelaskan


"Pergilah aku sibuk! "Tanpa basa basi Alex langsung saja mengusir Jaslyn

__ADS_1


"Alex jangan begitu, aku adalah calon istrimu."Tanpa rasa malu Jaslyn mengumum kan ia adalah calon istri Alex padahal Alex sendiri belum menyetujui nya.


"Aku belum memberi keputusan dan sepertinya aku akan menolak. Pergilah aku tak ingin di ganggu! "Tolak Alex


"Alex.. "Belum selesai Jaslyn bicara Alex sudh memotong nya.


"Jo.. "Teriak nya


"Ya tuan?"


"Bawa wanita ini dan jangan ijinkan dia masuk keruangan ku bila aku tak memberikan ijin! "


Jo melangkah maju memepersilahkan Jaslyn untuk keluar tapi tetap saja dia menolak.


"Jangan ikut campur! Kamu hanya seorang asisten. Ingat itu! "Jaslyn menunjukkan kesombongan nya dan merendahkan Jo.




Jaslyn yang mendengar nya tentu saja kesal namun rasa kagum nya pada Alex tak berkurang"Baik lah aku akan pergi, tapi aku akan kembali Alex. Aku tak akan menyerah sampai kamu bersedia menjadi suami ku!"Masih dengan senyum manis nya Jaslyn keluar dari ruangan Alex.



"Minggir! "Jaslyn melotot saat melewati Jo.



"Hhuff,,ingat Jo jangan sampai dia masuk ke kantor ini apalagi ke ruangan ku. kalau perlu pajang foto nya agar semua karyawan di perusahaan ini tahu bahwa dia di larang masuk.!"Perintah Alex

__ADS_1



"Baik tuan"Jo tahu kalau Alex sangat menjaga dirinya dari wanita selama ini wanita yang pernah dekat dengan Alex hanya ada dua pertama teman sekolah nya dulu dan yang kedua adalah Nyonya Riena.



Setelah Jo meninggalkan ruangan Alex,Dia pun segera ingin menghubungi Riena kemabali.



"Kenapa lama sekali? "Batin Alex yang belum mendapat jawaban dari Riena


tut... tut...


"Kamu sedang apa Rie? mengapa tak mengangkat telfon dari ku? "Alex terus menggerutu



Sementara Riena di butik di negara I masih sibuk dengan pekerjaan nya.



"Akhhh.... Jo! "Teriak Alex


"Ya tuan"Jo heran melihat wajah Alex yang terlihat sangat emosi, apa mungkin wanita itu menghubunginya? "batin Jo


"Jo katakan pada ku kenapa Rie tak mau mengangkat telfon ku? "Tanya Alex dengan bo\*\*h nya padahal dia juga tahu bahwa Jo selalu di sampingnya.


__ADS_1


"Maaf tuan, mungkin Nyonya Riena sedang sibuk"Jawab Jo seada nya karena dia juga tak tahu harus menjawab apa.


"Aku sudah bilang pada Lidya untuk tidak membuat Rie capek, ini bahkan untuk mengangkat telfon dari ku pun Rie tak sempat. Sepertinya aku harus memberi peringatan pada Lidya."Berang Alex


__ADS_2