
Entah apa yang kini di rasakan Alex setelah melihat wajah Riena dan anak anak nya. Terutama Dian yang terus saja berceloteh menanyakan kapan dia akan kembali. Sungguh jika yang menanyakan adalah Riena pasti Alex akan langsung datang.
"Kenapa kau tersenyum sendiri seperti orang gila son? "Tanya Bibi Marry yang aneh melihat Alex tersenyum sendiri dan kadang memukul pelan kening nya.
"Oh tidak ada apa apa bibi. Aku hanya mengingat sesuatu yang lucu bi."bohong Alex
Bibi Marry jelas tak mempercayai Alex begitu saja, dia yang merawat Alex sejak kecil dia tentu paham jika Alex tengah berbohong.
"Jangan pernah menganggap ku anak kecil Lex. Katakan saja kalau kau sedang merindukan janda itu? "Bibi Marry masih tidak menyukai Riena karena status nya.
Mungkin sejak awal bibi Marry menganggap bahwa Riena yang sudah menggoda Alex padahal status nya saat itu adalah istri seseorang terlepas dari masalah yang di hadapi nya.
__ADS_1
Alex menghela nafas nya,jelas terlihat bahwa bibi nya ini masih tidak menyukai wanita pilihan nya. Alex berdiri menghampiri bibi nya dengan lembut menyentuh bahu nya.
"Dia adalah wanita terbaik yang aku kenal setelah mommy dan engkau bi. Dia wanita tegar dan kuat,wanita yang punya pendirian dan satu satu nya wanita yang tidak mudah aku taklukan."Alex menjelaskan dengan lembut kepada bibi nya.
Bibi Marry yang mendengar penuturan Alex hanya diam. Dia coba mendengarkan penjelasan Alex karena sesungguh nya bibi Marry adalah wanita yang baik hanya saja jika menyangkut Alex dia jadi sedikit protektif.
"Aku mencintai nya, bahkan sangat mencintai nya tapi kasihan sekali nasib putra mu ini,dia belum juga menerima cinta ku."Alex memeluk wanita tua itu.
Sementara perasaan bibi Marry menjadi sedikit luluh mendengar penuturan Alex. Dia tahu bagaimana rasa nya di khianati karena dia juga pernah merasakan hal yang sama sebelum bertemu dengan paman Jordan. Tapi dia jadi kesal karena mendengar penuturan Alex yang mengatakan bahwa Riena menolak Alex.
"Aku jadi penasaran,seperti apa wanita itu sampai sampai putra tampan ku ini harus mengemis cinta nya?"Bibi Marry terlihat meradang tapi Alex menarik sedikit sudut bibir nya karena dia paham bahwa bibi nya pasti bisa menerima Riena.
__ADS_1
"Jangan khawatir nak. Jika memang benar apa yang kamu katakan ini maka aku akan memabantumu."Wanita itu berbicara dengan serius
"Tapi jangan senang dulu, aku akan menemuinya terlebih dahulu jika dia memang wanita yang baik maka aku akan merestuimu dan akan membantumu agar dia menerima cintamu."Tambah nya
Alex tersenyum bahagia mendengar ucapan Bibi nya. Seperti nya kini masalah nya hanya tinggal bagaimana caranya agar Riena luluh dan menerima cintanya.
"Terimakasih bi. Kalau tidak ada dirimu maka tidak akan ada yang membantu ku."Ucap Alex sendu karena dia teringat dengan mommy nya yang selalu membantunya di saat dia membutuh kan bantuan.
"Jangan berterima kasih nak. Kau adalah putra ku, selama itu untuk kebaikan mu maka aku akan berusaha mewujud kan nya."
Kedua manusia berbeda generasi itu berpelukan dengan erat. Melepaskan perasaan yang sangat sulit di ungkapkan dengan kata kata.
__ADS_1