MENCINTAIMU BUAT KALI KEDUA

MENCINTAIMU BUAT KALI KEDUA
KENANGAN LAMA


__ADS_3

Rabecca melangkah kaki yang telanjang tanpa sepatu menuju bibir pantai, menikmati suasana senja sendirian tanpa teman.


Matanya merenung jauh menuju lautan yang terbentang luas di hadapan mata.Sudah banyak tahun dia hidup sendirian dari keluarga tercinta.


Biarpun terlahir dari keluarga terkaya di Kota Z,dia tetap ingin meneroka dan hidup mandiri untuk menambah pengalaman hidup.Hembusan bayu lembut turut mendinginkan tubuhnya.Rambutnya yang panjang tergerai indah turut beralun ditiup angin yang lembut.


****


"Becca,yuk kita pulang.Udah gelap ni."Teriak temannya yang bernama Akila.


Rabecca menghayun langkah kakinya dengan cepat sebelum hari bertambah gelap.


"Lho kenapa sih.Gak bosan apa terus ke pantai aja.Emang kamu nungguin pangeran berkuda putih ya?"Goda Akila teman akrabnya sewaktu mereka masih di bangku SMB lagi.Kini usia mereka sudah mencecah dua puluh tahun.Bersahabat lebih dari tujuh tahun.


Menjadi pegawai magang disamping melanjut pengajian ke peringkat lebih tinggi amat melelahkan.Namun pengalaman itu amat bererti kerana ini kali pertama mereka memiliki wang saku sendiri setelah sekian lama ditanggung oleh keluarga.


Dengan malasnya,gadis berbadan sederhana itu menghayun langkah menuju sahabat baiknya.Kedua-dua mereka bekerja magang di resort ini sudah empat bulan.


"Bec,lho ada dengar gak,tidak lama lagi perusahaan resort ini akan beralih tangan.Kayak apa ya CEO baru kita nanti?"Kata Akila sambil berjalan bergandengan tangan dengan Rabecca.


"Mudahan aja yang muda.Dan gak miang kayak Pak Beram.Ngeri gue."Ujar Rabecca sambil menghembuskan nafas kasar.


"Lho kenapa Bec,dari tadi gue lihat lho mengong terus.Apa kamu ada masalah ya?"


Soalan Akila tidak segera dijawab.Dia merenung jauh ke hadapan.Kemudian mengeluh lagi.


"Aduh!Bec!Bisa gak lho kasi tahu aku deh.Kenapa dengan kamu ya?Dari tadi ditanya,gak jawab.Malah mengong aja."Celetuk Akira yang semakin sebal dengan Rabecca.


Wajah Rabecca cemberut.Entah kenapa hatinya tidak enak.Seperti akan ada sesuatu akan berlaku.Namun dia tidak bisa menebak apakah perkara itu baik mahupun buruk.


Rabecca dan Akira kembali ke kamar masing-masing.Rabecca merebahkan badannya ke atas ranjang sembari merenung langit kamar biliknya.


"Ada apa dengan aku ya?Kenapa hari ini aku rasa down.Rasanya hati ini rasa sedih sekali!"Gumannya sendiri.Tangan kanannya menekan dada kirinya.

__ADS_1


Jantungnya berdegup kencang.Anggota tubuhnya menjadi lemah.


"Ya!Ampun.Kenapa denganku?"Bisiknya lagi.


Sedang dia asyik dengan pikirannya sendiri, kedengaran ponselnya berdering.


Di layar skrin tertera nama Randy.Dengan serta merta wajahnya berubah ceria.


"Halo sayang!Lagi apain ni?"Kedengaran suara Randy yang menggoda deria pendengarannya.


"Oii!Badut tua, akhirnya kamu nelfon aku juga ya?Aku lagi relex.Ada apa ya nelfon gue.Rasanya hampir enam bulan ya lho menghilang diri?Kemana aja lho."Teriak Rabecca dengan wajah gembira.


Panggilan dari Randy benar-benar telah mengubah moodnya yang sebentar tadi tidak baik menjadi semakin baik.


"Aku lagi ada kerjaan lho.Gak kayak lho.Punya banyak uang.Ya,namanya juga anak orang kaya."Celetuk Randy disebelah sana.


"Enak aja ngomongnya.Emang harta itu,aku sendiri yang cari?Gak kan?So stop call me rich person!"Ujar Rabecca yang semakin kesal dengan sikap Randy.


"Ran!Ada apa ya kamu nelfon aku.Kamu kangen ya samaku?"Umpan Rabecca.Kebiasaannya dia memang suka mengusik Randy.


Randy pria tampan,kulit sawo matang,badan tegap dan tinggi lampai.Pria paling popular di kalangan tiga teman baiknya Charles dan Aryan.


"Usah ngawur deh.Siapa juga yang kangen sama kamu,gadis gendut.Mesti pipi kamu makin chubby kan?Aduh,gak sabar ya gue ketemu sama kamu."Ujar Randy antusias.


"Yang beneran ni Ran! Akhirnya,dapat lagi kita ngumpul kayak dulu deh.Apa kamu udah telfon yang lainnya?"Kini giliran Rabecca pula yang menyoal.


"Gue udah telfon sama Rania,Penny, Charles dan Aryan.Cuma Akila aja yang belom.Lagi diluar kawasan.Lho tau gak dia dimana?"Tanya Randy.


"Ooo..Kila ada sih.Bareng sama gue."Jawab Rabecca pelan.


"Bec, sebenarnya gue pengen minta tolong dari lho.Bisa gak!"


"Tolongin kamu? Emangnya kamu ada masalah?"Tanya Rabecca kehairanan.

__ADS_1


"Ini, sebenarnya gue mau cari villa peranginan lho.Tapi gue gak punya waktu cukup untuk cariin.Jadi gue pikir, bisa gak jika aku pinjem villa kamu buat tiga hari?"Kata Randy dengan teragak agak.Dia sedikit khuatir jika Rabecca tidak dapat bantu dirinya yang sudah sedikit terdesak.


"Ya, bisa aja.Tapi untuk apa?"


"Gini Bec,aku punya senior yang baru pulang dari luar negeri.Dia baru saja habis kerja di Sydney.Katanya mau liburan dulu sebelum ambil tampuk perusahaan milik keluarga.Mau cari tempat santey-santey,ada permandangan menarik,udara segar.Gitu loh.Gue udah cari di internet,tapi semuanya gak cocok dengan apa yang senior gue minta.Jadi ujung-ujung gue antarin foto villa lho.Dia langsung aja setuju.Tapi terserah lho deh,mau atau gak mau."Ujar Randy panjang lebar.


Randy sedikit khuatir jika Rabecca tidak setuju dengan permintaannya.


"Bec! Gimana?Bisa gak!"Tanya Randy lagi setelah sahabatnya itu diam tidak berkutik.


"Ya,ya.Gue masih disini.Gue masih lagi ngecek jadwal kerja gue."Akhirnya Rabecca bersuara.


"Ntar! Apa gue salah dengar gak ya?Kamu kerja,Bec! Bukannya elo masih lagi kuliah akhir?Gimana bisa kerja?"Tanya Randy kagetan.


"Kerja magang aja Ren.Saat gue gak ada kuliah,gue bisa aja kerja.Sama Akila juga Toh!"Jawab Rabecca sambil bercanda.


"Wah!Gue salut elo ya!Walau sudah kaya,tapi bisa aja mau kerja."Kata Randy dengan bangganya mendengar khabar dari Rabecca yang sudah memiliki pekerjaan walaupun cuma magang.


"Ya udah!Kapan lho mau ambil kunci villa gue.Biarin besok gue hantar sama lho."Kata Rabecca sembari menggapai foto mereka bertujuh sewaktu tahun akhir di SMA.Sudah setahun mereka tidak berkumpul semenjak semuanya sibuk dengan urusan masing-masing.


Rania dan Penny bertugas sebagai suster di rumah sakit terbesar Kota Z.Charles bertugas sebagai pegawai tentra.Aryan seorang pembisnis,sama seperti Randy.Manakala Akila bekerja sebagai petugas resort tempat dimana dia bekerja kini.


Rabecca menatap foto ditangannya.Meneliti setiap wajah para teman-temannya yang sudah lama dia tidak jumpa.Rasa rindu mencengkam dada.


Saat menatap intens foto tersebut,saat itulah rentetan peristiwa yang mereka lalui sepanjang tujuh tahun musim persahabatan mereka terjalin.Pahit manis tetap dirasai bersama-sama.Tidak lama lagi mereka akan bergabung kembali.Berkongsi cerita yang sudah lama tidak di dendangkan.


"Randy,Rania,Penny, Charles,Aryan..I love you gais.Aku bener-bener kangen sama kalian"Bisiknya sendiri dengan suara yang rendah.Kemudian dia tersenyum sendiri apabila mengingati kisah-kisah lucu mereka sewaktu ketika dahulu.


****Hai gais,ini novel kedua aku.Mohon dukungan ya?


****Novel ini akan aku update selang satu hari kerna aku masih lagi punya novel lainnya yang perlu di siapin dahulu.


****Jangan lupa ketik'like'dan tinggalkan komentar anda ya? Happy Reading gais.

__ADS_1


__ADS_2