MENCINTAIMU BUAT KALI KEDUA

MENCINTAIMU BUAT KALI KEDUA
KECEWA


__ADS_3

Waktu akhir pekan kunjung tiba.Rabecca kembali lagi ke resort Peninsular Islander milik Ricardo.Hanya beberapa hari lagi magang di resort itu sebelum dia benar-benar pergi dari tempat itu.


Dia memulakan pekerjaannya seperti biasa.Dengan wajah yang sungul,dia mengemas semua peralatan yang ada di dalam bar.Semua investasi telah siap diuruskan sebelum diserahkan kepada Randy.


Di kejauhan,Ricardo menatap sosok gadis yang berada di bar resort dengan hati sedikit tenang.Dia merasa sedikit bahagia kerana akhirnya Rabecca sudah kembali bekerja di resort miliknya.Namun kebahagiaan itu cuma sementara sahaja.Kerana sebentar lagi gadis itu akan berhenti kerja kerana akan bekerja di perusahaan milik papanya.


*******


"Bec,apa benar kamu akan berhenti bekerja di sini?"Tanya Randy satu petang disaat Rabecca dengan santuynya duduk di tepi pantai di bawah pokok kelapa.


"Ya,emangnya kenapa jika aku mahu berhenti kerja disini.Lagian akukan cuma magang disini.Bukannya karyawan tetap yang perlu surat pengunduran di perusahaan resort ini.Ya,paling kurang mengabari aja ketiadaan aku setelah ini."Ucap Rabecca bersahaja.


"Bec,aku lihat Ricardo itu kayaknya suka loh sama kamu."Kata Randy secara tiba-tiba dan hampir membuatkan hati Rabecca berdegup kencang.


"Apa?Kok bisa!"Jawab Rabecca sambil berpura-pura kaget dan tidak tahu.Wajahnya sudah memanas mendengarkan apa yang Randy bilang sebentar tadi.


"Gak usah kelihatan shock deh kamu.Kamu sendiri udah tahukan yang Ricardo itu benar-benar suka sama kamu.Kamu itu aja pura-pura tidak tahu."Cecar Randy sembari menyenggol lengan Rabecca.


Rabecca hanya tersenyum mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Randy.


"Aku belum bersedia lagi untuk menerima seseorang dalam hidup aku.Buat masa kini aku mahu fokus pada kerjaku yang sedang menanti."Ujar Rabecca sembari merenung kearah lautan yang luas merentang di depan matanya.Similar angin menerpa lembut pada tubuhnya sehingga membuatkan rambut yang panjang tergerai indah beralun ditiup bayu sore.Menambahkan keayuan pada pemilik sosok gadis tersebut.Rabecca tersenyum tipis.Memikirkan nasib yang akan berlaku di depannya nanti.


"Jadi kamu udah bersetuju bekerja di perusahaan om Saputra."Jawab Randy pula.Matanya tidak lari menatap wajah satu-satunya sahabat yang sentiasa ada disisinya.

__ADS_1


"Kayaknya gitu deh.Mungkin dalam tiga atau empat bulan kedepannya aku akan berpindah ke cawangan di Ibu Kota.Dan hal ini akan menyebabkan kita gak bisa keluar bareng-bareng lagi.Tapi gak perlu khuatir deh,aku akan coba mencari waktu agar kita bisa 'hang out' lagi."Ucap Rabecca bsembari menepuk pundak Randy.


Dia lalu bangkit dari tempat duduknya lalu berjalan pelan-pelan menuju bibir pantai.Dengaan kaki yang telanjang,dia berjalan menyelusuri sepanjang pantai sehingga menuju gerbang pintu masuk ke dalam resort.


Di belakang,Randy cuma mampu melihat punggung Rabecca yang menghilang disebalik kegelapan malam.


Setelah Rabecca pergi,tempatnya digantikan oleh Ricardo yang sadari dari dari mengintip perbicaraan diantara dua sahabat itu.Dia meminta jasa baik Randy untuk memergoki Rabecca soal hati Rabecca padanya.Walaupun pada mulanya Randy tidak bersetuju,Ricardo tetap bersikeras ingin mengetahui jawapan dari Rabecca.


"Ran,gimana.Iva bilang apa sama kamu."Tanya Ricardo antusias kerna mahu tahu apa yang diperkatakan oleh Rabecca.


"Bukankah aku sudah bilang sama kamu.Jawabannya tetap sama.Dia gak bersedia menerima sesiapa buat masa terdekat.Cuma kini dia mahu fokus terhadap kariernya yang mendatang pada dirinya nanti."Jawab Randy dengan suara yang datar.Ada hembusan kasar terlahir dari bibirnya.


"Kamu kenapa!"Tanya Ricardo ketus.Ada riak kecewa terlahir dari wajah tirus milik Randy yang sukar dicerna oleh Ricardo.


"Becca,dia bakal pergi dari tempat ini."Ucap sang sahabat dengan nada kecewa.Dia kenal benar persis sahabatnya itu seperti apa.Jika dia mahu melakukan sesuatu,dia pasti tekad untuk melakukannya.Sekeras mana dihalang,tetap juga gak berhasil kerana Rabecca bukan tipe gadis yang mudah menyerah kalah.


"Aku gak tahu.Katanya mahu berubah angin.Mahu mendapatkan pengalaman luas melalui pekerjaan yang bakal menanti."


"Jadi maksud kamu dia sudah punya pekerjaan tetap.Gitu!Dimana?"Tanya Ricardo lagi sembari mahu tahu dimana tempat seterusnya menjadi pilihan Rabecca untuk bekerja.


"PERUSAHAAN INDUSTRI MAKANAN SANJANA SAPUTRA


"What!Yang bener nih Ran.Jika begitu aku turut senang jika dia bisa menimba pengalaman yang berbeda di perusahaan itu.Lagian perusahaan itu terkenal di seluruh Asia.Merupakan salah satu industri makanan yang memiliki logo 'Halal' yang diiktiraf dari benua Islamic seperti Malaysia dan Arabia.Jika ternyata kita berjodohan pasti aku udah bikin kolaborasi sama perusahaan SANJANA SAPUTRA.Menjadi salah satu kliennya."Ucap Ricardo dengan percaya diri.Kemudian dia tersenyum tipis memikirkan Rabecca yang nantinya memimpin rapat tentang kolaborasi diantara dua perusahaan Sanjana Saputra dan Peninsular Islander.

__ADS_1


"Kok kamu antusias begitu.Kayaknya kamu senang banget ya teman aku kerja disana?


"Iya,iyalah bro.Sekurang-kurangnya aku tahu dimana dia berada."Ucap Sang Bos dengan senyuman sumrigahnya.


"Kayaknya kamu gak tahu lagi jika Becca diutus ke luar negeri untuk memimpin cabang disana.Di cuma koas disini cuma tiga bulan, kemudian dia berangkat ke New York bulan seterusnya."Ucap Randy lantas mematikan kegembiraan Ricardo yang bertahan sesaat.


"Elo,serius Ran.Kamu tentu bohongkan?"Ujar Ricardo.Riak wajahnya langsung berubah.Jika Rabecca benar-benar pergi ke luar negeri,semakin tipis niatnya ingin mengejar gadis itu lagi.


"Kamu pikir,dia mahu lakuin semua itu.Jika bukan kerna kamu,dia gak mungkin pergi jauh."Ucap Randy dalam nada suara yang rendah namun masih lagi bisa didengarin oleh Ricardo.


"Ran,maksud lho apa.Apa kaitannya sama aku.Bukannya aku gak pernah bilang sama Iva aku suka sama dia.Cuma dia aja yang selalu menghindar dari aku.Lantas kamu mahu aku bikin apa lagi."Jawab Ricardo frustasi.Dia benar-benar tidak faham akan maksud yang dikatakan oleh Randy.


"Gak usah berbuat apa-apa.Cuma jauhi Becca aja jika bisa.Aku gak mahu Becca kecewa lagi buat kali kedua oleh orang yang sama."Ujar Randy dengan tegas.


Perasaan amarah yang lama tersimpan akhirnya meledak.Dia mahu tahu bahawa selama ini Rabecca menderita dengan apa yang dia ucapkan dan janjikan dengan Ricardo satu masa dahulu,sebelum kesalahpaham terus berlanjutan diantara mereka bertahun-tahun lamanya.


Bersambung......


******Yuk,udah dibaca jangan lupa ketik:


❤️like


❤️vote

__ADS_1


❤️ Komentar


*****Selamat membaca...


__ADS_2