MENCINTAIMU BUAT KALI KEDUA

MENCINTAIMU BUAT KALI KEDUA
TEMAN LAMA


__ADS_3

Mengisi waktu terluang tanpa teman dekat memang membosankan.Lebih-lebih lagi jika semuanya tidak memperdulikan kamu apabila kamu mengorbankan segala-galanya buat mereka.


"Dasar temen gak tau diuntung.Teganya mereka mengabaikan gue seperti ini.Gapapa!Kita lihat aja nanti."Guman Rabecca seorang di tepi pantai.


Bayu di waktu sore itu bertiup agak damai.Meskipun hatinya sedikit tergores dengan sikap teman-temannya,dia tidak pernah sekalipun menyimpan kemarahan terlalu lama sehingga menyebabkan dendam berpanjangan.


Rabecca menghembus nafas kasar.Dengan ringan kakinya melangkah pelan menuju bibir pantai dan membiarkan hempasan ombak membasahi kakinya yang telanjang.Kaos yang labuh turut basah kerana tidak sempat diangkat hujung kainnya.


Rabecca berhenti sebentar menikmati pemandangan waktu senja.Rambut yang sedikit ikal dan panjang dibiarkan tergerai ditipu angin.Suasana amat mendamai.Namun hatinya dilanda ombak rindu.Rindu kepada semua teman-temannya.


Hari ini adalah ulang tahun persahabatan mereka.Namun keenam-enam temannya itu seolah-olah lupa akan hari yang bertuah buat mereka.


Sedang dengan pikirannya sendiri, kedengaran ponselnya berdering.Tanpa melihat terlebih dahulu yang menelefonnya,dia terus menjawab panggilan tersebut.


"Aku pikir kamu udah gak sayang sama aku lagi.Baru jam sebegini kamu baru nelfon aku."Ucapnya sendiri di bibir pantai tersebut.


"Loh, sayang.Kamu kenapa.Kedengarannya sedikit marah.Marah sama siapa ni."Kedengaran suara wanita paruh baya di sebelah sana menyebabkannya sedikit kaget.


"Mama?Becca pikir temannya Becca.Ada apa ya ma?"Tanya Rabecca setelah menyedari kesilapannya sebentar tadi.


"Kapan mau pulangnya.Udah gelap ni.Anak gadis gak bagus loh, jalan-jalan sorang diri diluar.Apa lagi hati sedang kecewa."Ujar Risa Ibu kepada Rabecca.Ada senyuman terpancar dibibir wanita paruh baya itu yang Rabecca tidak lihat.


"Ya,ma.Becca pulang sekarang."Ucapnya dengan suara yang lemah.


"Becca,sebelum pulang,bisa gak mampir dulu ke Villa percutian kita.Mama lupa ambil koper di kamar mama.Nanti bawa kemari ya?"Ujar Risa lagi.


"Ya,udah.Becca matiin penggilannya ya?"Ujar Rabecca.Ponsel diletakkan semula ke saku kaosnya.Kemudian mengambil langkah sederhana menuju pakiran mobil yang terletak tidak jauh dari pantai.

__ADS_1


Sewaktu Rabecca berjalan di bibir pantai,sepasang mata melirik kearahnya.Pemandangan indah waktu senja,ditemani sosok gadis manis di berjalan di bibir pantai, benar-benar membuatnya jatuh cinta.


Lantas dia mengambil foto Rabecca secara rahasia.Biarpun wajahnya tidak jelas, tetapi pemandangan indah itu telah membuatkan nya jatuh cinta pada pandangan pertama.


Jatuh cinta atas pemandangan indah di matanya serta memahatnya di sebuah kertas lukisan yang telah tersedia di hadapannya.


Tanpa Rabecca sadari,dia telah dijadikan model untuk lukisan pria tersebut.Dan bagi Rabecca berjalan ditepi pantai adalah satu kemestian buat dirinya yang mencintai suasana sepi ditepi pantai.


Tidak lama setelah itu,mobilnya dikendarai laju menuju ke tempat yang dia tujui, iaitu villa percutian milik keluarganya.


Setengah jam kemudian,dia tiba di villa milik keluarganya.Suasana malam itu amat sepi sekali.Yang kedengaran cumalah suara jangkrik yang berlagu disaat malam menjelang tiba.


Saat kakinya melangkah masuk ke dalam villa, tiba-tiba lampu ruangan utama villa tersebut terpasang secara tiba-tiba.


"Surprise!"Teriak beberapa suara dengan kuatnya sehingga dia benar-benar terkejut sehingga jantung berdegup kencang.


"Kalian?"


Belum sempat dia menghabisi kata-katanya,dia diterkam oleh Rania,Penny dan Akila.Ketiga-tiga gadis itu memeluknya dalam satu bulatan.Pelukkan ramai-ramai, pelukkan yang biasa mereka berempat lakukan disaat mereka bertemu.


"Kok bisa kalian ada disini?Katanya lagi sibuk.Apa ini yang kalian katakan sibuk."Ujar Rabecca setelah mendapati mereka berlima berada di villa milik Keluarga Rabecca.


"Ya,jika kita gak kemari,sudah tentu kamu kecewakan?"Ujar Randy sambil memuncungkan jempolnya kearah Rabecca.


"Randy!Dasar cowok gila."Kata Rabecca sembari membaling bantal kearah Randy.


"Sejak kapan kalian ada disini.Aku pikir kalian udah lupa ulangtahun persahabatan kita."Kata Rabecca antusias.

__ADS_1


"Ya,cuma kamu aja yang selalu ingatin?Gak kayak kita berenam.Sibuknya,panjang mulu.Gak punya waktu keluar bareng-bareng sama kamu.Kita semuakan punya kerjaan.Gak kayak kamu.Masih kuliahan aja."Kata Penny pula.


"Makasih ya udah datang.Aku harap persahabatan kita terus kekal hingga kita menjadi tua.Biar dijadikan teladan buat anak-anak nanti."Ujar Rabecca sambil tersenyum miring.


"Wah!wah!wah!Orangnya masih jomblo tiga tahun ni,udah pandai bahas anak ya?"Canda Charles sambil menepuk pundaknya.


"Ooo..gua jomblo,jadi gak pantes ya bicara tentang anak.Kalian yang punca pacaran toh,seharusnya cepat-cepat menikah.Jangan sampei punya anak baru mau menikah."Celetuk Rabecca dengan perasaan tidak puas hati.


"Hei,temen.Ni,coba lihat anak manis ni,masih gak pernah berubah ya.Terlalu cepat sakit harinya.Di bilang sikit aja merajuknya sampei ke laut."Ucap Randy sambil mencubit kedua-dua pipi Rabecca.Kedengaran Rabecca menjerit kesakitan sembari memberi satu tumbukan ringan pada bahagian perut Randy.


"Ouchh!Bec kamu!Gimana kamu bisa punya pacar jika sikap kamu masih lagi kasar kayak gini!"Ujar Randy sambil mengusap perutnya yang kesakitan akibat tumbukan Rabecca.


"Itu balasannya.Siapa juga yang mau pacaran.Kamu juga masih jomblo.Ahaa!Gimana kalo kita berdua pacaran.Seru gak!"


Rabecca menatap wajah Randy serta menggoda pria yang ada disamping sebelah kirinya.


"Siapa mau jadi pacarannya kamu.Gua gak sanggup.Biar aja gue ngundur diri."Ujar Randy sambil mengangkat kedua-dua tangannya sebagai tanda menyerah kalah pada Rabecca.


"Udah,usah banyak ngobrol.Kita langsung aja ke halaman bbq, semua bahan-bahan udah sedia kok.Khemahnya juga udah terpasang.Unggun apinya juga udah dinyalain."Kata Akila diambang pintu setelah sekian lama beberapa detik menghilang untuk menyediakan kelengkapan mereka di acara ulangtahun persahabatan mereka.


"Yuk!kita pergi duluan.Nanti telat loh acaranya selesai.Mendingan kita santuy-santuy aja diluar.Sambil itu kita bisa ngobrol-ngobrol panjang."Ucap Aryan lalu mengandeng lengan Rabecca agar temannya itu mengekori ke halaman bbq yang sudah tersedia.


"Ya,udah.Pelan-pelan kok Aryan.Mujur aja semua ada disini.Mari kita fotoin duluan.Untuk kenangan ulang tahun ketujuh persahabatan kita selama ini."Ujar Penny lalu memotret beberapa keping foto buat tatapan mereka kemudian hari nanti.


Sepanjang malam itu,tujuh sahabat ini berbual panjang.Bercerita tentang kisah lalu yang membuatkan mereka ingin kembali ke masa lampau.Kebanyakkan cerita mereka lebih kearah zaman persekolahan yang masih lagi segar di ingatan.


****Apakah anda semua masih punya teman SMA atau teman-teman yang lain?Dimana suatu tika dahulu bener-bener akrab sehingga kini masih lagi berteman?Aku masih punya kok?

__ADS_1


****Jangan lupa ketik'like'dan tinggalkan komentar anda ya?Happy Reading gais.


__ADS_2