MENCINTAIMU BUAT KALI KEDUA

MENCINTAIMU BUAT KALI KEDUA
DIALAH GADIS ITU


__ADS_3

Hujan turun dengan deras disaat Rabecca bangun pagi.Biarpun cuaca sangat sejuk pagi itu,ianya tidak mematahkan semangat Rabecca bangun pagi seperti biasa.Di meja makan,sarapan pagi sudah terhidang.


Di dapur,Bu Sofie terlihat begitu sibuk membakar kek.Diatas meja dapur terdapat beberapa bahan untuk membuat kue yang lainnya.Hal ini menyebabkan Rabecca kehairanan.


"Bu,kok banyak sekali bahan-bahan ini.Apa ada tetamu istimewa ya diundang kemari."Tanya Rabacca yang masih penasaran.


"Eh!Tidak Non.Ibu rasa bosan.Jadi pengen buat kue.Lagian udah lama kok Ibu gak bikin kuenya.Kan kamu juga suka makan kue buatan Ibu."


Wanita paruh baya itu terus mengadun dan menguli tepungnya.Ada kegembiraan terpancar dari wajah wanita itu.


"Bu,Becca tolong ya?Lagian Becca bosan,gak punya kerja hati ini."Ucap Rabecca alai mengandeng lengan kiri Sofie dengan manjanya.


"Eh,Non Becca.Kamu Gak pergi kerja ya pagi ni."


"Gak Bu.Hari ini,aku libur."Jawab Rabecca dengan perasaan yang senang.


"Gak jalan-jalan bareng-bareng sama teman?"


"Ada Bu,tapi lepas makan siang."


"Sama siapa?"Tanya Sofie lagi.


"Sama Charles."Jawab Rabecca.


"Loh,berdua aja.Teman yang lain?Gak libur?"


"Gak Bu.Cuma Charles aja yang ada punya waktu libur.Lagian anak itukan orangnya sukses.Gak selalu punya waktu libur.Untung aja dia ajakin jalan-jalan."Ucap Rabecca lalu turut menguli tepung dengan tangannya dan cepat.


Setelah setengah jam kemudian, biskut, cemilan,dan kue juga siap dibuat.


"Bu,Becca pergi dulu ya.Gak enak jika ditunggu orang sukses."Ucap Rabecca lalu mencium pipi Sofie kerana tangannya belum dikeringkan setelah tersisa basah membersihkan sisa tepung yang terlekat di jari.


"Ya,non.Hati-hati."Kata wanita yang sudah dianggap seperti ibu keduanya.


Rabecca mengendarai mobilnya menuju tempat perjanjian yang dia dan Charles sepakati.

__ADS_1


*********


"Bro,lagi dimana kamu.Aku sudah nungguin kamu hampir limabelas menit.Lagi lima menit kamu gak muncul,aku pulang."


Tegas satu suara yang benar-benar mengjengkelkan di sebalik panggillan telefon sebentar tadi.Ricardo mendengus kasar.Jika tiada urusan yang penting atau dia bosan sendirian, mana mungkin dia mahu keluar menghabiskan masa di resort.Dia juga butuh liburan.


Fikirannya kacau.Sudah hampir satu minggu dia tidak menemui wajah yang dirinduinya.Siapa lagi kalau bukan Rabecca.Gadis yang sikit demi sedikit mengacau hidupnya semenjak dia mengenali gadis itu.Semua gadis tidak pernah menolak pesonanya,hanya seorang saja yang tidak bergeming dengan godaannya.Gadis itu adalah Rabecca.


Sedang dia menunggu kedatangan Danny, pandangannya terpaku pada satu sosok yang amatlah dikenalinya.Matanya tidak mungkin menipu.Wajah yang frustasi, tiba-tiba didatangi sirna kebahagiaan.Melihat sosok Rabecca benar-benar membuatkan dirinya seperti terlahir kembali.Namun, senyuman itu mati secara tiba-tiba.


Dia menyangka Rabecca hanya ke mall seorang diri.Namun setelah beberapa tika,datang seorang laki-laki tampan,tubuh atletis,tinggi lampai, memiliki fitur wajah yang tegas namun memiliki tatapan mata yang cantik dan kedua-duanya terlihat begitu mesra dan dekat.


Hatinya menjadi pedih tiba-tiba.Dia sedikit kecewa.Mungkin itu sebabnya gadis itu tidak terpikat akan pesona dirinya.Ini disebabkan gadis itu sudah punya buah hati yang tampak lebih mengkagumkan dari dirinya.Ricardo mengumpat dalam dirinya sehingga tidak menyadari Danny sudah datang mendekat.


"Hey! Bro.Maaf.Gua lagi telat.Jalannya agak macet."Ucap Danny yang hanya disahut oleh Ricardo dengan nada suara barito dalam.


"Kamu lagi kenapa Rich!"Tanya sang sahabat yang masih menanggapi kebisuan Ricardo.


"Itu!"


"Oh!!Kamu lagi ngelihatin top model asian itu ya? Kenapa?Apa selera kamu sudah tertukar ya?"Usik Danny yang tidak tahu siapa yang dia maksudkan sebenarnya.


"Model? Maksudnya?"


"Kamu gak baca Koran,nonton tivi atau sosial media ya? Aduh! Rich.Biarpun pikiran kamu itu galau, seharusnya kamu tidak perlu tertinggal berita hot loh.Laki-laki itu model yang terkenal loh.Disamping itu juga dia memiliki perusahaan sendiri dan semakin sukses.Mungkin dalam dua atau tiga tahun lagi bisa dinobatkan sebagai miliyar termuda Asia."Terang Danny lantas menyebabkan mata Ricardo melotot tidak percaya.


"Kayaknya,dia beruntung ya? Memiliki pacar secantik gadis itu."Guman Ricardo dengan suara yang lemah.


"Kamu lagi kenapa?Apa kamu kenal cewek itu ya?"Tebak Danny.Richardi mengeluh lemah.


"Gadis itu,adalah orang yang aku suka."Jawab dia lemah.


"What? Beneran ni.Kamu gak bohongkan?"Ucap Danny lagi.


"Sejak kapan aku bohong sama kamu.Bukannya kamu mengenali aku dari dulu.Mana mungkin aku berahsia daripada kamu."Katanya pasarah.

__ADS_1


"Bro!Don't give up.Aku tahu kamu bisa.Untuk pengetahuan kamu,model itu namanya Charles Santiago Bartha.Dia sama satu sekolah SMA dengan kita.Kamu rasa mereka ada hubungan ke?"Kata Danny memberi jalan baru untuk Ricardo agar terus mengejar orang yang dia suka.


Setelah mendengar kata-kata Danny,timbul sikit kelegaan dalam hatinya.Dia harus selidiki siapa Charles Santiago kepada Rabecca,siapa lagi kalau bukan Randy teman akrab Rabecca.Mungkin laki-laki itu tahu akan rahasia Rabecca.


******


"Mama!Becca udah pulang ni!"Jerit Rabecca sederhana sehingga memecah suasana villa yang lumayan besar itu,tanpa menyedari bahawa mereka ada tetamu penting.


"Becca,berapa kali mama bilang.Anak gadis gak elok teriak-teriak.Gak sopan tau!"Ujar sang Ibu dengan lembut.


"Eh?mama!Mama ada tamu?Aduh!maaf.Becca gak tau.Maaf ya tante,om.Becca udah gak sopan."Ucap Rabecca terus terang sambil mukanya sedikit merah menahan malu.


"Oo..gak papa.Tanter gak masalah."Jawab wanita yang hampir baya dengan ibunya,namun masih lagi terlihat cantik dan lemah lembut orangnya.Disamping laki paruh baya itu,ada sosok laki dewasa yang mapan dan berkulit sawo matang serta anak mata yang redup.Wajahnya terlihat sedikit seperti chiness look menambahkan lagi ketampanan pemiliknya.


"Sayang,tadi jalan bareng siapa?"Tanya Risa.


"Sama Charles ma.Ma,Becca naik dulu ya.Udah gerah ni."Ucap Rabecca manja.


"Nanti turun ya,sembari berkenalan dengan teman mama."Ucap Risa yang menatap punggung anak kesayangannya yang menghilang disebalik tangga menuju lantai atas.


"Maaf,jeng.Anak gadis aku gak sopan."


"Ya,gak papa kok Jeng.Namanya juga orang muda."Ujar Samantha tamu Risa.


Setelah Rabecca naik lantai atas,pria muda itu tersenyum sendiri.Dia benar-benar tidak menyangka dapat mengenali sosok Rabecca.Apa lagi setelah mengetahui bahawa Rabecca dan Charles cuma teman biasa.Salah satu berita gembira buat sang teman yang sedang kegalauan menderita kerinduan dengan sosok Rabecca.


****Udah dibaca,jangan lupa ketik


❤️like


❤️vote


❤️ Komentar


Terima kasih ya udah baca cerita dari author...

__ADS_1


__ADS_2