
Di kepekatan malam, Ricardo mengacak-acak rambutnya dengan frustasi.Penjelasan dari Randy benar-benar membuat hatinya kaget dan luruh.Dia benar-benar tidak menyangka bahawa Rabecca adalah teman lama yang dia cari selama ini.
Jika Randy tidak mengatakan hal sebenar-benarnya,mungkin sampai bila-bila dia tidak akan tahu bahawa Rabecca dengan jolokkan 'Si gendut' sewaktu di bangku sekolah dahulu adalah orang yang dia cari selama ini.Ingatannya masih lagi mengingati apa yang pernah Rabecca ucapkan lapan tahun lalu.Dia tidak menyangka,gadis itu senekad itu untuk membuktikan kata-kata nya.
******
Lapan tahun yang lalu.Sewaktu kesalahpaham yang berlaku berlanjutan akibat Rabecca tidak mahu berterus terang dengan Richard,mengapa hubungan mereka tiba-tiba mendingin.
"Becca,bicara sama aku.Aku dan Marlia itu tidak punya apa-apa hubungan.Dia juga seperti kamu.Dia juga teman ku."Ujar Richard dengan suara yang tegas.Memang benar Marlia pernah meluahkan perasaan cinta kepadanya,namun kerana hasutan Marlia akhirnya dia mengalah dan akur pada gadis yang memiliki semua pengaruh dan kekayaan milik keluarganya waktu itu.
"Aku minta maaf.Ada baiknya kita seperti ini saja.Aku sudah muak menjalani perhubungan yang tiada erti bagi kamu.Jika kamu menginginkan aku berpengaruh seperti Marlina,kapan aja aku bisa melakukannya hanya dengan dermaga keluargaku.Aku miliki lebih dari cukup berbandingkan dari Marlina.Tapi aku bukan sombong dan tamak seperti dia.Aku bisa berdiri diatas kaki dan usahaku sendiri tanpa uang dari keluargaku.Sebelum hal itu terjadi,mari berpisah.Jika kau temui aku dalam hitungan tahun yang mendatang,lebih baik kamu tidak pernah mengenal aku,kerana aku benar-benar kecewa memiliki teman gak setia seperti kamu."Ucap Rabecca dengan hati yang luluh dan penuh kemarahan.Dia lalu bergegas meninggalkan Richard.
"Baik!Jika ini yang kamu kamu.Aku akan turuti kemahuan kamu.Rabecca Ivara!aku akan tunggu janji kamu.Apabila kita bertemu lagi di masa depan,baik aku mahupun kamu tidak akan mengenal diri masing-masing."Teriak Richard yang jelas kedengaran di daun telinga Rabecca.
Dengan perasaan yang luluh dan kecewa Rabecca membawa diri bertahun-tahun lamanya untuk menyembuhkan luka dihati.Satu -satunya orang yang dia cintai sejak sekian lama,akhir tidak terungkapkan kerana pengkhianatan seorang teman.
"Becca,dengan ini saja aku berharap kita masih lagi mengenal diantara satu sama lain kerana aku juga menyukai diri kamu.Maafin aku kerna tidak berupaya meluahkannya kepada kamu."Ucapnya dengan lirih pada dirinya sendiri.
Seperti Rabecca,hatinya juga turut sakit.Kerana kesalahpahaman itulah, menyebabkan Richard dipindahkan ke sekolah luar negeri di Australia.
Semenjak perginya Richard,Rabecca menjadi seorang gadis yang pendiam dan sukar diramal sikapnya.Kadang-kadang dia menjadi dingin terhadap sesiapa yang coba untuk mengenali dirinya.Yang bertahan dengan sikap Rabecca yang sering berubah hanyalah Randy seorang saja.
__ADS_1
Hanya Randy yang mengetahui rahasia diantaranya Rabecca dan Richard.Kerna permasalahan diantara kedua-duanya,Randy sedaya upaya menghiburkan gadis gendut itu tanpa jemu.Tidak membiarkan temannya itu kesepian.Biarpun rapat dengan Rabecca,dia tidak pernah mencintai gadis itu.Dia menyukai Rabecca hanya sebatas nama teman dan juga mengganggap gadis itu sebagai adik sahaja.
Mungkin kerana akrabnya keluarga Santoso dan Saputra,menyebabkan Randy ingin melindungi Rabecca yang sudah dikenali semenjak lantai pertama sekolah rendah.
*******
Ricardo melemparkan pandangannya jauh-jauh ke tengah lautan yang luas terentang didepan matanya.Pandangannya kaku,pikiran kosong.Bahkan Karen sejak lima menit lalu,gadis itu duduk disebelahnya juga tidak diperdulikan olehnya.
"Rich!Rich!Kamu knpa sih.Kok beberapa waktu ini kamu mengong terus.Apa ada sesuatu yang mengganggu pikiranmu?"Tanya Kearen yang sudah tidak dapat menahan lagi penasaran di dalam hati setelah melihat perubahan sikap pria yang dicintainya bertahun-tahun lalu,berubah tiba-tiba.
Tidak seperti kebiasaannya dia suka mengobrol,bercanda dan mengusik karyawan-karyawannya baik laki-laki mahupun perempuan.Namun beberapa hari ini dia terlihat dingin, menyendiri dan akan mengurung diri di kamar peribadinya jika tidak ada perkara penting untuk diuruskan.
"Emm.."Guman Ricardo singkat.
"Kok aku kamu tahu?"Jawab sang teman singkat.
"What!Are you kidding me?Jadi siapa gadis tidak beruntung itu?"Celetuk Karen dengan sedikit kaget apabila mendengarkan pengakuan dari Ricardo.
"Rabecca!"Jawabnya singkat sembari menyebabkan dada Karen hampir-hampir meledak kekagetan mendengar nama Rabacca tiba-tiba meletus dari bibir pria yang berdiri di sampingnya.Pandangan laki-laki itu tidak berganjak sedikit pun menatap lautan nan luas terentang di depan mata.
"Apa aku salah dengar nih.Kapan kamu menyukai Iva.Setahu aku Iva itu dingin sama kamu.Kok kamu bisa jatuh cinta sama dia.Persoalannya kini kok dia nolak kamu mentah-mentah?"Tanya Karen yang benar-benar ingin tahu jawaban dari Ricardo.
__ADS_1
"Bukan itu yang sebenarnya.Aku merasakan diri aku bodoh selama aku mengenal Iva.Ternyata dia adalah teman lama yang aku cari-cari selama ini.Aku mengungkapkan kata sukaku pada dia tanpa aku mengenal siapa dia sebenarnya."Ricardo menundukkan wajahnya 180 darjah menatap pasir-pasir putih bersih di bibir pantai.Dia menghembus napas berat.Wajah Rabecca bermain-main lagi matanya.
"Kamu baru sadar diri kamu itu bodoh?Kok bisanya kamu sendiri gak mengenal teman sendiri?"Tanya karen dengan tanpa selindungnya merutuki teman itu singkat.
"Dia sudah banyak berubah dari kali terakhir kita berpisah sehingga apabila kami bertemu lagi rasanya seperti orang asing yang pertama kali bertemu."Jawab Ricardo lemah.
"Kamu bisakan mengupah seseorangkan untuk mengetahui keberadaan Iva?"
"Sudah kulakukan.Namun jejaknya hilang sama sekali,Kerna aku gak tahu dermaganya siapa.Dan kali terakhir juga dia bilang,jangan pernah mengingatinya lagi.Dan apabila ketemu lagi,anggaplah dia cuma sebagai orang asing saja."
'Jadi kamu melakukan hal yang dia minta?Ternyata kamu benar-benar bodoh.Entah mengapa aku bisa jatuh cinta pada kamu bertahun-tahun lamanya.Hanya perkara ini saja,kamu membiarkan semua kata-kata kamu berdua menjadi sia-sia aja."Cibir Karen hanya didengarin oleh Ricardo sebagai angin lalu.
Disaat ini dia benar-benar terpuruk kerana sikapnya ceroboh kerna tidak benar-benar menahan gadis yang mula dicintainya itu pergi meninggalkan dirinya.
"Iva,aku akan mencari cara untuk mendapetin kamu kembali kepangkuan ku kembali."Bisiknya di dalam hati lalu menyematkan satu azam tekad untuk menyelesaikan kesalahpahaman antara mereka yang telah berlangsung sejak sekian lama.
*****Hai teman-teman.Maafin aku.Lama gak update.Kesihatan lagi merosot.Semoga kita diberi saja kesehatan yang berpanjangan.Jadi jangan lupa setelah dibaca,ketik:
❤️like
❤️vote
__ADS_1
❤️ Komentar
*****Selamat membaca..