
Setiap musim telah pun berganti.Rabecca mahupun Ricardo masih lagi menanti sirna harapan yang bisa menemukan tautan cinta mereka kembali.Dari dunia London,dia berpindah merata dunia.Persinggahan yang terkini adalah ke Swiss kerna menyukai suasana gunung dan sejuknya musim dingin di kaki gunung.Suasana itu seakan-akan mengingati dirinya pada kampung halaman.
Bagi diri Ricardo,bukan dia tidak berusaha untuk mencari Rabecca,hanya saja gadis itu tidak mahu menemui dirinya.Sudah sekian lama Ricardo berperang dengan perasaan yang bergolak dalam jiwanya.Setiap hari dia mengharapkan kepulangan Rabecca.
Sudah setengah tahun perpisahan dan terbatalnya pertunangan diantara Ricardo dan Marlia, meskipun Rabecca mendapat khabar akan kecurangan Marlia,itu tetap saja tidak dapat meluluhkan hati gadis itu untuk kembali kepada Ricardo.
Bukan tidak mahu meneruskan perhubungan yang sudah terputus,baginya biarlah hubungan mereka mengalir seperti air.Biarlah masa yang menentukan perjodohan pertemuan mereka kembali.
Sedang asyik dengan pemikiran sendiri, kedengaran ponsel Rabecca berdering di atas meja kerja.Ada video call dari sang teman yang beribu batu jauh dari tanah air tercinta.
"Hai gais!!How are you all?"Ucapnya dengan penuh antusias.
"Kami sihat-sihat saja.Jadi gimana khabar kamu disana?Masih menetap di London lagi?"Tanya Ranny dan Penny serentak.
"Emm...gak.Aku lagi liburan di tempat lain.Suasananya mengingatkan aku apabila kita berada di puncak.Tenang,damai dan sejuk mata memandang."Ucapnya sembari tersenyum.
"Wow!Dimana tuh!"Tanya Akila.
"It's secret!Cukup aja aku bilang di kawasan pergunungan.Suasana aman.Yang penting bisa mengubati rinduku pada kalian.Kerna tempat ini seperti ada kalian bersama-sama denganku.Mungkin satu hari nanti kita bisa liburan sama-sama disini.Aku traktir.Gak usah risau."Ucap Rabecca dengan senyuman yang lebar.
Wajahnya begitu ceria sekali dengan menatap wajah teman-teman perempuannya.Yang laki-laki menghilang entah kemana.Mungkin lagi sibuk dengan kerjaan masing-masing.
"Bec,apa kamu udah tahu khabarnya Rich?Apa kamu masih bisa gak memaafin dia?"Tanya Penny secara tiba-tiba.Suasana sunyi sesaat.Rabecca menggigit bibir bawahnya untuk mencari alasan.Akhirnya kedengaran keluhan keluar dari bibir mungilnya.Soalan yang dirasakan terlalu berat buatnya untuk dia jawab.
"Entahlah.Aku sendiri juga gak tahu.Biarlah hubungan kita seperti air yang mengalir.Biar aja waktu dan tempat menentukan pertemuan kita kembali."Ucapnya dengan nada yang lemah.
"Apa kamu tidak terpikir untuk kembali ke Indonesia?Apa kamu benar-benar mahu meninggalkan kita sendirian disini?"Ujar Akila pula.Ada kesedihan menghurung mereka bertiga di sebalik panggilan video tersebut.Ternyata ketiga-tiga temannya itu benar-benar perihatin dengan dirinya.
"Bec,aku gak perlu berakting menjadi tabah dan kuat.Sesekali menagis itu juga gak salah.Toh,kamu juga mencintai Rich beneran kan?Kasihan dong Sama Rich mencari kamu ke pelosok dunia.Apa kamu gak beri kesempatan samanya?"
Rabecca melototkan matanya kearah Ranny.Dia tidak senang akan pertanyaan sang teman yang baginya terlalu memaksa dirinya menerima Ricardo kembali.
__ADS_1
"Kamu masih lagi membahas soal ini.Sudah ku katakan biarlah hubungan kami ibarat air yang mengalir.Dari mana mengalir nya air bukit jika tidak musik ke muara dan ke lautan lepas.Biarlah seperti itu.Semoga aja berjodohan.Jika dia sudah miliki pengganti aku redha dengan semuanya.Gak semua orang itu memiliki keberuntungan dalam percintaan."Ucapnya tegas.
Ketiga-tiga temannya itu bungkam seketika.Mereka tidak menyangka betapa kerasnya hati Rabecca kini.Pengalaman pahit yang dia lalui menyebabkan dia betah bersendirian.Bersendirian mengobati luka yang semakin dalam.
"Bec,udah ya.Kita pergi duluan.Sampei ketemu lagi ya.Love you and miss you Bec.Daaa...."
Panggillan video ditamatkan.Rabcca melepaskan keluhan berat.Hampir dua tahun dia menyepi diri dari semua orang yang dekat dengannya.Ini kerana dia tidak mahu kesedihan,kelukaan dan kelemahan terungkap di depan sahabat yang menyayangi dan peduli dengan keadaan dirinya.Kali ini dia mahu mengatasi semua ini dengan sendiri.Biarpun payah,dia harus kuat.
********
Beribu bintang di langit kini menghilang,
Meraba aku dalam kelam,
Rembulan mengambang kini makin suram,
Pudar ilham ku tanpa arah.
Ada kerdipan ada sinar,
Itukah bintang ataupun rembulan,
Terima kasih ku ucapkan.
Izinkan ku mencuri bayangan wajahmu,
Izinkan ku mencuri khayalan denganmu,
Maafkan lah oo...
Andai lagu ini mengganggu ruangan hidupmu
__ADS_1
Kau senyumlah oo...
Sekadar memori kita di arena ini,
Kau ilhamku..
Kau ilhamku
Kau ilhamku...
Mobil dikendarai oleh Ricardo meluncur laju menyelusuri jalan raya yang sedang lengang.Entah kenapa lagu dari negara seberang itu mengena pada hatinya yang kini sedang dilanda kesedihan.
Setiap bait baris kata dan lirik lagu itu mencerminkan dirinya dengan masa lalu dan masa kini.Disaat dia jatuh,penguat dirinya adalah Rabacca.Mencintai gadis itu tanpa sebarang syarat membuatkan dirinya jatuh ke jurang yang terlalu dalam sehingga dia sendiri hampir berputus asa.
Hampir dua tahun itu dia mencari keberadaan Rabecca,namun nihil.Setiap kali dia menemukan jejaknya,dalam sekelip mata gadis itu akan menghilang seperti ditelan bumi.
Keenam-enam temannya juga tidak tahu keberadaannya.Perkataan terakhir yang dikatakan oleh Rabecca pada panggillan video terakhir adalah 'Biarlah pertemuan dan perjodohan mereka ibarat air yang mengalir.Biarpun lambat musim,akhirnya akan ketemu juga di laut lepas.'
Ricardo mengcengkam stering mobilnya kerana kekecewaan yang mendalam.Sedikitpun dia tidak pernah berputus harapan untuk menemukan kembali gadis yang dicintainya dengan tulus meskipun nasib tidak berpihak pada mereka pada mulanya.
"Iva,dimanakah kamu?Apa kamu sudah gak mahu aku menemukan kamu?Apakah aku terlalu buruk buatmu sehingga sentiasa lari dari ku.Sampai kapan kamu melarikan diri dari kebenaran ini?"Bisiknya di dalam hati.Hatinya teramat pedih sekali.
"Iva,apakah kamu baik-baik saja?"
Ricardo terus mengendarai mobilnya menuju resort miliknya.Di balkon kamar nya dia mengenang kembali pertemuan kali pertama setelah tujuh tahun terpisah.
Jika kali pertama pertemuan mereka dia mengenali gadis itu,semuanya mungkin tidak separah kini.Sehingga mereka berpisah sekali lagi kerana kesalahpahaman terjadi sekali.
Dia meraup wajahnya,merutuki kebodohan diri sendiri kerna tidak menyedari terlebih awal bahawa Rabecalah gadis yang dia ingini dari dahulu sehingga kini.Namun kali dia berharap tidak terlambat untuk mendapatkan cinta Rabecca kembali.
❤️❤️❤️ Bersambung...
__ADS_1